Jadikan Momen Menyusui Momen Istimewa Untuk Ibu dan Bayi

Jadikan Momen Menyusui, Momen Istimewa Untuk Ibu dan Bayi ~ Mau nangis rasanya saat mengASIhi adik Ugo. Setiap malam merupakan perjalanan panjang karena Ugo minta nenen melulu, banyak dan makannya pun kuat hmmm lagi masa-masanya. Iya, memberikan ASI untuk balita 14 bulan adalah kegiatan yang masih rutin saya lakukan. Meski penuh lika liku saya tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anak. Apa pun itu saya berjuang menyusui secara langsung karena saya menyusui untuk bayi istimewa.

 


Love At First Sight Saat IMD

Saya kira sehabis melahirkan itu bakalan plong lega, kelar deh urusan eh ternyata perjuangan babak baru dimulai. Haha. Tugas selanjutnya adalah memberikan ASI. Takjub ketika proses IMD (inisiasi menyusui dini). Anak bayi itu bisa reflek menemukan puting ibu saat IMD lalu proses menyusui pertama kali dimulai. Meski belum banyak. Naluri bayi mampu mengisap ASI dengan baik, masya Allah kan. Kalau diingat lagi, ah momen yang membahagiakan banget. Ada yang air susunya nggak langsung keluar saat hari itu juga, saya pun mengalaminya. Tapi yakin akan keluar dan coba  susui terus.

Baca Juga : Pengalaman Menyusui Bayi Lelaki


Adik Ugo usia 1 hari

Lalu ibu bisa merasakan payudara bengkak, puting lecet, tidur miring kanan miring kiri, serba salah, kelelahan, haus lapar saat menyusui. Saya dan semua ibu menyusui juga pernah merasakan bagaimana jungkir baliknya masa menyusui.  Ibu pejuang ASI bangun tengah malam. Semua akan menjadi kenangan berganti dengan anak yang tumbuh sehat dan kuat. Itu adalah momen istimewa.


Ugo makin bertambah beratnya


Terlihat Mudah, Sejuta Manfaat

Pernah membaca buku Super Baby Directory, tentang pemberian rangsangan kepada anak, bisa dimulai sejak anak itu dilahirkan. Menyusui merupakan salah satunya, selain bermain. Saat menyusui sebagai seorang ibu bisa sangat dekat dengan anak, kita bisa ajak bicara, bahkan bercerita. Momen yang tidak akan terulang.

Kalau ditanya "kenapa nggak sufor aja sih?" Heyy kamu bu Tedjo yaa? haha. Ups. masih aja nanya. Oke maaf mungkin yang nanya gitu belum tau manfaat ASI itu kayak gimana? Bagus banget, ya kan air susu ibu itu dispensernya langsung dari Allah. Tentu nggak diragukan lagi kedahsyatannya.


Selalu menanti perkembangannya

6 bulan pertama harus diberikan ASI. Karena yang terbaik memang Air Susu Ibu. Segala anti bodi terdapat di dalamnya. Anak ASI diketahui mempunyai daya tahan tubuh terbaik sehingga terlindungi dari resiko berbagai penyakit infeksi, alergi bahkan penyakit kanker. Lalu dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI setelah usia 6 bulan hingga 2 tahun. 

Kecerdasan anak nggak akan muncul tiba-tiba tanpa nutrisi yang baik dan stimulasi (rangsangan) yang benar makanya tetap mengASI walau mengantuk, namun lelahnya terbayarkan karena anak tumbuh sehat dan kuat. 

Persiapan Menyusui Sedari Hamil

Perjalanan seorang anak dimulai sejak usia dalam kandungan. Makanya 1000 hari pertama kehidupannya sangat penting. Seorang ibu hamil perlu nutrisi yang baik. Ibu hamil kalau bisa ya nggak boleh sakit. Sel-sel antibodi dari ibu yang ditransfer melalui plasenta. Setelah lahir, diberi vaksinasi atau imunisasi sesuai waktunya. Sekali lagi, vaksinasi bukan untuk program pemerintah tapi supaya tubuh anak  membentuk sel-sel antibodi. Pengaruh kurangnya vitamin pada janin atau bayi lebih besar daripada pengaruhnya terhadap ibu. 

Ibu hamil jangan sampai kurang konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Perlu diingat saat hamil ibu memerlukan lebih banyak zat besi untuk pembuatan hemoglobin baru dalam darah yang bertambah banyak.

Asupan Ibu Adalah Kunci Lancar Menyusui

Sudah 14 bulan dan tidak bisa diam 

Jangan menyerah karena selain rasa bahagia, asupan ibu adalah kunci supaya lancar menyusui. Selalu pantau tumbuh kembang anak. Walau seringkali kita mendengar ungkapan "kalau malam menangis itu tanda kurang susu", tangisan pada bayi penyebabnya bukan selalu karena kurang ASI. Bisa jadi ada yang dirasakan oleh bayi, mungkin bukan lapar atau haus.
 
Nggak boleh berpikir ASI kurang, insya Allah ASI selalu cukup. Meski kandungan AA dan DHA untuk perkembangan otak ada pada sufor namun kandungannya tidak semurni yang dikandung ASI. Catet!

Asupan Ibu memang sangat menentukan kualitas ASI yang dihasilkan. Oleh karena itu sangat penting bagi Ibu untuk memperhatikan asupan makanannya, agar bisa memberikan ASI yang bernutrisi. Asi berkualitas kayak gimana sih? 

Ciri-ciri ASI bernutrisi bisa dilihat dari ASI yang kental berwarna kekuningan atau putih pucat dan memiliki kandungan lemak yang cukup. Selain makan makanan sehat dan minum air putih, ibu sebaiknya juga melengkapi nutrisi yang dibutuhkan dengan mengonsumsi suplemen bernutrisi lengkap untuk masa menyusui.

Suplemen ibu menyusui yang recommended adalah Blackmores karena Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold (PBFG) memahami bahwa semua Ibu di Indonesia berhak untuk mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung kesehatannya dan buah hati. Saya jembrengin nih 17 nutrisi di dalamnya.

Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold Untuk ibu Hamil dan Menyusui

Bisa dikonsumsi semasa kehamilan sampai menyusui. Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold (PBFG) mengandung 17 nutrisi esensial yang dibutuhkan oleh ibu Menyusui: 
●Tinggi asam folat yang dapat bantu menjaga Ibu dari resiko anemia 
●Tinggi kalsium, untuk pertumbuhan tulang dan gigi buah hati dan juga mencegah terjadinya osteoporosis pada Ibu 
●Zat besi yang tidak menyebabkan konstipasi sehingga aman dan bantu ibu jaga energi supaya tidak mudah sakit 
●Omega 3/DHA tidak berbau yang baik untuk pertumbuhan otak & mata buah hati, sehingga tidak menyebabkan mual saat dikonsumsi. 
● Vitamin & Mineral lainnya yang dibutuhkan oleh ibu Menyusui 

Suplemen dengan kandungan lengkap, 17 Nutrisi Esensial, bantu penuhi nutrisi ibu sehingga dapat memberikan ASI bernutrisi untuk Buah Hati.



Peran Ayah, Peran Suami


Saya pribadi sangat merasakan betapa butuhnya peran suami dalam mendukung pemberian ASI. Pak suami bisa melakukan pijat oksitosin, membantu ibu yang menyusui dengan menjaga kakak-kakak, memenuhi kebutuhan camilan haha. Itu sungguh berguna lho. ASI banyak, istri sehat, bayi kuat istimewa. Yakan. Alhamdulillah 3 anak ASI di rumah juga dapat dukungan dari paping. Mengingatkan untuk makan makanan yang bergizi, menjaga kesehatan dan minum suplemen seperti Blackmores.

3 buah hati kami, anak ASI.

Ketahanan tubuh anak terkait dengan kualitas pertumbuhan fisik anak tersebut.

Sama dengan halnya pak suami, Kalbe Blackmores Nutrition melakukan serangkaian edukasi dan juga sharing pengalaman di social media yaitu pada official instagramnya @blackmoresid yang membahas seputar ASI dan menyusui dalam memperingati World Breastfeeding Week 2020 untuk meningkatkan awareness Ibu agar dapat selalu memberikan ASI bernutrisi bagi buah hati. 

Karena Blackmores percaya, setiap tetes ASI sangat berarti bagi buah hati dan merupakan wujud kasih sayang Ibu baginya
Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding turut mendukung World Breastfeeding Week bulan Agustus dan bekerjasama dengan Bumi Sehat Foundation. 


Telah bermitra sejak 2017 dengan Blackmores


Secara berkelanjutan telah membantu pemenuhan gizi Ibu Hamil dan Menyusui melalui pembagian 12.000 botol Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold setiap tahunnya di Klinik Bumi Sehat, yang tersebar di 3 kota yaitu Denpasar, Aceh, dan Papua. Wah keren ya supportnya.


Review Blackmores
Saya juga sudah mencoba Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold semingguan ini, tidak pahit dan tidak berbau. Efeknya terasa beda, badan nggak pegel saat menyusui Ugo dimalam hari. Alhamdulillah menemukan suplemen yang pas untuk menyusui Ugo yang super duper buat saya lelah, belum lagi ditambah membersamai kedua kakaknya. Energi saya terserap banget, belum lagi darting ehhh daring hihi, tapi bisa power up lagi. Sungguh happy ketemu Blackmores untuk busui ini. 

Review tambahan. .
Hari ini saya tumbang, batuk pilek nggak enak badan karena datang bulan, saya coba minum 2x pada pagi dan malam. Biasanya saya memang minum obat supaya bisa langsung fit, tapi kali ini enggak. Alhamdulillah tubuh membaik. Memang kapsul penuh vitamin ya iniiiii. Masya Allah, apalagi habis minum Blackmores ditambah pijat pak suami😄. Sehat sehaat.

Kapsul Blackmores untuk busui


Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold saya rekomendasikan untuk ibu menyusui, yang harus dipersiapkan sejak masa kehamilan, dan semangat memberi ASI Bernutrisi untuk Ibu dan Bayi yang Istimewa.

Sehabis nyiram tanaman, minum vitamin yuk


Btw produk Blackmores mudah didapatkan, tersedia di E-commerce Tokopedia, Blibli, Lazada dan Shopee yang bertuliskan Official Store. 

Ya, sesibuk apa pun ibu, tetaplah mengasi. Jadikan momen menyusui momen istimewa. Dengan Blackmores, asi bernutrisi untuk ibu dan bayi yang istimewa.
Read More

Memiliki Anak Cewek Tomboy, Apa Yang Harus Dilakukan?

Memiliki Anak Cewek Tomboy, Apa Yang Harus Dilakukan?

Beberapa hari lalu saya baca artikel tentang kenapa anak cewek tomboy. Ternyata banyak faktor yang membuat si anak tersebut menjadi tomboy. Mungkin dulu saat saya dalam kandungan mama, beliau sangat happy dan tidak stres haha. Sehingga hormon testosteronnya meningkat dan yang lahir adalah anak perempuan. Mungkiin sama seperti saya ketika hamil Ashika. Oow anak cewekku tomboy tapi jijian sama keset 😅.  Sejauh ini saya mau share berbagi pengalaman, gimana sih memiliki anak cewek tomboy, apa rasanya?



Ya, namanya Ashika. Anak cewek yang satu ini luar biasa. Ingat proses melahirkannya aja saya dan paping seperti percaya nggak percaya dan ketawa campur aduk. Dari awal dia udah ngeledek haha. Ketika dokter mau vacuum, eh dia masuk ke perut lagi. Bercanda nih bayi, padahal belum ketemu dunia. Makin besar memang Ashika kadang mau macho, kadang girly. Masih berubah-ubah. Lalu gimana sih kalau anak kita tomboy?

Memang nggak terlalu masalah  kalau anak tomboy kan dia juga nanti berubah. Duluuu, saya juga tomboy. Seiring berjalannya waktu #cieeeh berubah deh. 

Hmm sejujurnya saya malas dengar kalau Ashika jadi bahan bercandaan. Bukannya meluruskan, malah ngetawain dan fatalnya bilang Ashika harusnya terlahir jadi laki. Haduh. 

Memiliki Anak Cewek Tomboy, Apa Yang Harus Dilakukan?

Lantas memiliki anak tomboy, apa yang harus kita lakukan? Namanya juga usaha ya.

Beri Perhatian Lebih Banyak


Masa anak-anak sangat perlu perhatian, pendampingan saat bermain. Walau kita nggak mungkin selalu ada di sampingnya, kita bisa ajak ngobrol sehabis mereka main. Kita bisa nanyain tadi mainnya gimana dan ketemu siapa aja. Kalau terbiasa terbuka dari kecil itu pasti menyenangkan.

Penjelasan Tentang Gender
Ada perbedaan laki dan perempuan. Namun kasih sayang Allah sama. Laki seperti apa dan perempuan itu harus gimana. Sesederhana mungkin beri penjelasan tentang jenis kelamin. Banyak cara untuk belajar konsep ini. Dan memberikan pengetahuan batasan mana aja anggota tubuh yang boleh dan yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.

Selalu Mengingatkan
Membolehkan pakai atribut laki tapi selalu mengingatkan, bukan berarti boleh jadi laki-laki. Haha. Anak cewek tomboy sukanya mainan tembakan, topeng, aktifnya memang kayak laki dia. Tetap suka main peran ibu-ibuan. Nggak lupa stimulasi dengan permainan untuk perempuan dan pakaian perempuan hehe.



Jadi Cewek Juga Bisa Asik
Kata siapa jadi cewek itu nggak asik. Bisa kok citaa-citanya jadi polisi tapi wanita. Dalam islam menjadi wanita itu juga mulia. Masya Allah. Tetap bisa naik sepeda kok.

Ashika anaknya unik, apa adanya, pemberani, tangkas dia udah roda dua sebelum 4 tahun. Sebagai orang tua saya bangga namun harus terus didampingi agar rasa beraninya digunakan dengan bijaksana. Masih teringat tragedi nyeburin kaki boneka ke got olehnya. Haha. Dia mirip saya sih, waktu kecil jijik sama keset. Padahal keset nggak salah apa-apa 😃



Rasanya itu aja yang saya lakukan selain mendoakan supaya mereka menjadi anak sholeh dan sholehah. Amiin. Ada yang punya pengalaman serupa? Sharing yuuuk.  

Read More

Berbagi Peran Dengan Pasangan Untuk Kesehatan Mental

Berbagi Peran Dengan Pasangan Untuk Kesehatan Mental
Semakin banyak anak, semakin semakin kerepotan? Kalau saya yes. Waktu mbak ART belum ada, pak suami cuma ngingetin untuk panggil mbak lagi pas Ugo lahir supaya saya tetap waras dan tidak terlalu kelelahan. Qadr Allah, pandemik. Ya Allah repotnya luar biasa sih karena harus belajar dari rumah sementara kedua anak lainnya harus tetap diawasi dan ajak bermain. Pernah posting agak mirip ini. Peran untuk jadi ibu yang baik tidak terlepas dari dukungan suami. Beribu terima kasih buat para suami yang rela mengutamakan keluarganya dibanding hal lain.


Berbagi Peran Dengan Pasangan Untuk Kesehatan Mental

Butuh Bantuan
Sangat butuh bantuan. Bukannya manja tapi kalau jaman dulu kan rumah saudara tuh dekatan jadi bisa minta tolong. Namanya juga saudara yaa. Sekarang kalau bukan para suami yang bantu istri, siapa dong? Lagian kan itu anak bersama, pengasuhan juga bersama. Saya sering dibantu papi, anak-anak disuapin dan dimandikan. Anak-anak diajak bermain. Pokoknya dua cewek itu dipegang papi. Sehingga nggak merasa kehilangan saya yang sedang mengasuh Ugo. 



Bonding Time
Selain terbantu, mereka punya ikatan kuat sehingga manfaatnya lebih dari yang semestinya. Anak-anak dekat dengan saya namun mereka juga dekat dengan papinya. Pak suami yang sangat dapat diandalkan dalam mengurus anak tentu jadi kebahagiaan seorang istri. Asiiiik. Anak-anak yang dekat dengan ayahnya itu mempengaruhi psikologisnya, mereka bakal tumbuh berkembang dengan baik. Insya Allah, amiin.


Nggak Stereotip Gender
Laki harusnya giniii, perempuan nggak boleh itu. Saya kurang setuju. Kalau sudah menikah ya itu jadi urusan antara keduanya. Suaminya yang megang domestik dan istrinya kerja, ya silakan aja. Yang nggak boleh tuh istri kerja, suami malah nggak kerja, nggak bantuin apa-apa. Cuma kalau istrinya happy dan nggak jadi singa, mangga aja. Masalah ke pasar? Laki-laki juga nggak apa-apa sih ke pasar. Tujuannya membantu istri. Sungguh mulia bukan? Yang nggak mulia tuh yang cuma komen, jeeeen netijeeeen ngurusin orang banget. Haha. Suami istri memang harus kompak, mau udah punya momongan atau pun belum. Saling backup.



Beban Jadi Lebih Ringan
Meski kalau ada kecoa mati saya yang maju beresin, tapi kalau ada masalah tikus waktu itu. . Oh No! Saya ogah. Hehe. Impas kan kita hihi. Masalah pendidikan anak, saya minta bantuan suami untuk ngajarin si anak kedua dalam mengenal huruf hijaiyyah. Berbagi apa pun sama pasangan itu bikin beban jadi lebih ringan. Cerita apa aja aman. Pokoknya secret rapi jali. Alhamdulillah paping nggak pernah kompor. Selalu ngadem-ngademin (kipas pake duit?) 😂 lol. Saya pribadi cerita paling enak ke pak suami, pokoknya love.

Jadi berbagi peran dengan pasangan tuh memang menyehatkan. Kalau ada suaminya yang nggak support istrinya, ke laut aja ya 😄 #eh. Kalau istrinya oke aja, gapapaaa kali deh. Kamuu gimana? Sehat?
Read More

Pengalaman Menyusui Bayi Lelaki

Pengalaman Menyusui Bayi Lelaki~ Katanya anak laki itu nyusunya lebih kuat? Dari pengalaman 2 anak perempuan sebelumnya, memang Ugo nyusunya lama banget. Paping aja sampai geleng-geleng melihat kenyataan iniiih haha. Ashika dulu nyusunya juga lebih kuat dari Kakak Kaina tapi mas Ugo lebih gahar lagi. Apakah saya menyerah?


Pengalaman Menyusui Bayi Lelaki itu. .

Alhamdulillah atas ijin Allah proses menyusui 1 tahun pertama penuh cinta berlangsung dengan lancar. Seperti kakaknya, Ugo full ASI. Ya Allah terharu, mau nangis karena memang perjuangannya. Kalau malam tuh ya lamaa banget deh nyusunya. Ugo nyusu kok nggak kelar-kelar sih. Punggung mamak udah meronta-ronta minta posisi terlentang. Haha. Asli mau kraiiiiii. Belum lagi drama akak-akaknya. Tapi saya tetap bawa happy, happy banget *sambilmakanmie

Walau ada punggung yang pegal kalau malam. Ugooo nyusu mulu deh. Diaper aja cepat full kalau dia mah. Haha. Tapi nggak pernah terpikir mau ngasih formula buat Ugo. Setelah 1 tahun Ugo dicoba minum UHT aja. Ugo makannya juga nggak ada kendala. Saya terus coba makan minum yang bergizi. Dan sekarang ngopi karena ngantuk 😆.

Perlu Menikmati Proses Mengasihi




Buat saya proses menyusui itu luar biasa jungkir balik. Tanpa support suami akan terasa lebih berat. Soalnya kan kakak ke-2 belum bisa bobo sendiri. Nggak nyangka deh bisa nyusuin sambil puk-puk kakaknya dan baca artikel dari hp kalau siang. Lol. Belum lagi kalau yang pertama lagi angot minta puk-puk ugaaak. Kaki turun tangan. Mau ketawa kalau diinget. Kok bisa sih kayak gitu. Proses yang nggak mudah, menyusui juga moment penting dalam hidup saya. Rasanya supeeeer beneer. Haha.

Jangan Pernah Berpikir Asi Kurang



Seperti dokter bilang, pantau berat badan. Nggak usah prasangka asi kurang. Bukannya nggak pernah mikir kurang sih tapi nyoba gimana caranya mengcover kebutuhan asupan makan si anak, usaha ini lebih baik. Yang terpenting pantau perkembangannya kan. Pikiran positif sangat perlu. 

Suka Duka Menyusui



Ada perut yang selalu terasa kosong. Benar adanya. Saya bisa makan banyak banget tapi ya kontrol diri haha. Kalau nggak lagi nyusuin juga kan memang saya makannya banyak. Hihi. Sukanya melebihi dukanya. Bisa makan banyak tanpa merasa bersalah. Kan ibu menyusui #alesan. Menyenangkan bukhaaan? Kita juga tau ya, manfaat menyusui itu untuk bonding time. Udah bergizi dan hemat susu formula. Uang sufor bisa buat jajan somay deh. Ahiy.

Anak Yang Sehat Adalah Utama



Kini anaknya sudah bisa berjalan. Lagi sukanya jalan kemana-mana. Sebelum satu tahun Ugo memang bisa 2-3 langkah tapi nggak ada kemauan jalan haha. Dia balik lagi merangkak. Usia 13 bulan kini, mungkin Ugo mulai ingat kalau dia sebenarnya bisa jalan dan harus berlatih supaya lancar mengejar cinta matahari.

Menyusui bayi lelaki memang menguras tenaga dan perut sayaaa. Bersyukur bisa menyusui sampai sekarang, dikuatin dikebalin karena pada ujungnya semua akan berakhir. Insya Allah dengan indah. Amiin. Nah, gimana. . Ada yang mau curhat? Apa aja boleh asal sopan. Yuk ah. 
Read More

4 Cara Membuang Energi Negatif Supaya Hidup Tetap Bahagia

4 Cara Membuang Energi Negatif Supaya Hidup Tetap Bahagia ~Nggak nyangka bulan Juli aja. Anak ke-3 saya udah genap setahun. Dan kesibukan ngurus suami plus anak yang lucu-lucu yang kadang bikin ketawa juga bikin nangis haha. Alhamdulillah dikasi kesibukan positif, punya kegiatan yang bermanfaat supaya mulut bisa lebih terkontrol, juga kontrol pikiran. Karena pikiran itu pusatnya, apa yang kita pikirkan, pengaruhnya sangat besar. Jadi lupakan hal yang nggak penting. Marah, kesal bisa disalurkan pada tempatnya. Energi negatif nggak baik kalau dipelihara, bagusnya kamu hempaskan dia hehe. Memangnya semudah itu? Ya kalau kita mau, nggak ada yang nggak mungkin yakan, saya coba tuliskan cara membuang energi negatif supaya hidup berlanjut bahagia. Yuk. .



Siapa yang nggak kesel kalau anaknya lagi main sepedah terus tiba-tiba motor kenceng lewat. Si anak sampai ngomong, "lihat dong pakai mata" saking kagetnya, haha, yang satu itu memang frontal. Alhamdulillah anak saya nggak kelindes, cuma shock. Sebagai seorang ibu, sedih udah pasti ya. Nggak bisa berkata-kata kalau masalah ini. Sahabat mengingatkan, "ujian lo mungkin dari area sini ci, sabar, insya Allah pahalanya besar". Saya coba renungkan berjuta kali. Btw, mending saya bagi tips membuang energi negatif supaya hidup bahagia ya. 

Sharing Pada Tempatnya
Ini tuh kunci sih!. Kalau tempat curat kamu orangnya malah bikin panas kayak kompor meledug yhaaaa, kelar deh. Komentar dia aja bisa bikin air mentah jadi mateng, panas bingit. Yang ada sih bukannya masalah jadi hilang tapi malah menjadi-jadi. Sebaiknya cerita pada tempat yang tepat. Kalau saya sendiri tempat curhat paling-paling suami hehe, sama 1 atau 2 orang, nggak banyak karena sulit memang menemukan orang yang tepat, hiaa.

Menyibukkan Diri




Carilah aktifitas yang sangat teramat menyenangkan, ya mungkin bahagiamu sekedar scroll e-commerce buat window shopping, lakukanlah. Banyak banget kegiatan yang fun, kamu bisa coba olah raga, gambar, nyemprot-nyemprot tanaman. Yes, mungkin karena pas kecil suka lihat si mama megang tanaman, nyiram-nyiram kembangnya, sekarang saya juga menyibukkan diri merawat beberapa teman ijo alias tanaman. Awalnya mager sih karena ngurus anak tuh udah melelahkan ya, tapi saya harus nyoba. Semacam lepas penat saat spray si ijo-ijo itu. Serupa deh ketika kamu motong orang daging pas masak.

Salurkan Emosi 
Jujur deh kalau marah tertahan tuh nggak enak banget kan, dongkol, di tenggorokan tuh menohok rasanya. Coba deh aktivitas fisik buat menyalurkan marah kamu. Waktu itu saya pernah dengar saran psikolog, disuruh nyikat celana jeans. Haha. Saya pribadi sih nyikat kamar mandi. Beneran terbukti ampuh. Tiap kali lagi kesal gitu, saya nyikat. Pernah suatu hari, disangka paping lagi esmosi karena ngosrek kamar mandi haha, padahal mah memang kotor itu toilet. Lol. Bisa juga pukul samsak. Pokoknya harus salurkan. Jeans mana jeans. Tapi bisa juga salurkan emosi ke workout. Tinggal pilih aja sebisa kamu.

Mindset
Coba deh mulai kecilin masalah besar dan masalah kecil anggap nggak ada. Teori sih gampang, tapi kan nggak semudah itu bambaaaaang! Banyak latihan set pikiran kamu. Saya juga masih suka gondhook, kalau mau diceritain yang lain di sini jadi panjaaaaang, malas ah. Haha. Buang waktu. Dan benar adanya, kita adalah apa yang kita pikirin. Belum tentu juga orang yang kamu keselin itu ngerti perasaan kamu. Stop buang waktu. Awal banget itu dari pikiran kita, yuk move on.




Kunciii hidup bahagia ya utamanya bergantung sama Allah karena selain itu ya mengecewakan, right. Baik sama orang lain itu ya buat diri kita sendiri. Biarin aja orang lain seperti apa dan gimana. Kita ya baik aja. Wallahu a'lam bishawab.
Read More

Alasan Kenapa Dia Nggak Follback, Followback Kaka?

Alasan Kenapa Dia Nggak Follback, Followback Kaka?~ Loh loh, judulnya kok gini? Beberapa orang bilang,  "Ih mau marah ah saya mah kalau nggak followback." Maming sarankan jangan marah. Baca dulu deh, siapa tau kamu nemu alasannya. Mungkin salah satunya karena itu, bukan karena benci. Lanjut baca kenapa dia nggak followback kamuuu.



Social media itu kan luas kebangetan ya, jangan geer kalau orang nulis caption atau ngetwit buat nyindir kamu. Heuw. Kalau cara berpikir kamu kayak gitu dalam main socmed, bakalan keki. Saran saya untuk menyehatkan jiwa raga, bisa hide story dan mute. Biar kita baik-baik sajalah dalam dunia nyata. Supaya saling nggak tau apa-apa. Atau juga biar kita nggak sok tau. Adil bukan? Karena saya pribadi hanya ingin saling menjaga bukan berarti membenci.

Well, balik lagi nih kenapa nggak follback kaka? Pasti banyak alasan untuk nggak followback. Banyak juga yang jadi ribut hanya karena nggak difolbeeeek.

Alasan Kenapa Dia Nggak Follback, Mungkin kaka itu nggak follow back kamu karena beberapa hal berikut:


Notifikasi Bertumpuk
Jadi nih jangan marah dulu ya kalau kamu nggak difollback kakaaak! Bukannya nggak cinta tapii notifikasinya ketutupan. Nah yang alasan ini sih sering kejadian di saya. Kadang nggak ngeh kalau di follow sama orang yang kita kenal di dunia nyata. Bukannya suombong, cuma notifikasinya aja yang ketumpuk. Daaan setelah sekian lama baru tau kalau difollow hihi. Maafkeunlaaah.




Tidak Saling Kenal
Biasanya kalau nggak kenal ya nggak follback atau akun jualan apa gitu yang kurang saya minati. Cuma ya kalau blogger biasanya memang saya follback atau dari satu komunitas yang sama seringkali auto follback. Kalau dia nggak follback ya sudaaah, tabah aja haha. Mungkin dia memang selebgram. Huhuy. Pernah banget kan ngalami unfollow padahal dia minta follback tapi yasudahlah saya mah selow.

Nggak Suka Kontennya
Kenal tapi nggak suka kontennya? Ada. Nggak kenal dan nggak suka kontennya juga ada. Intinya dia nggak suka konten kamu lah pokoknya. Hiks sedih. Ibaratnya mah kamu bukan tipe dia. Jleb. Btw, jangan sedih dong. Jalan keluarnya, kamu bisa upgrade skill isi konten instagram kamu, itu kalau kamu mau. Kalau nggak? Ya bebas aja.


Biar Followingnya Lebih Dikit
Keren katanya mah kalau following dikit. Bagi beberapa orang sih gitu. Ah tapi saya nggak sepaham. Balik lagi ke kontennya seperti apa, itu indikator cakep buat saya ikuti. Walau nggak difollback kang Armand, saya tetap follow. #hiaaa

Nggak Diminta Follback, Yawis
Ada banget, nunggu diminta dulu meskipun dia tau kamu follow duluan. Heheeuu. Saya pernah deh minta sekalinya itu, dilalah orangnya nyeleb banget. Kapok deh, haha. Eh terus besokannya ketemu di event. Kejadian ini sudah lamaaaa syekali.



Nggak Mau Aja
Ya nggak boleh maksa dong. Hehe. Kalau yang ini sih salah satu alasan saya nih. Kenal sih tapi nggak mau aja dan bukan mahrom. Kalau kang Armand memangnya mahrom? Ya tapi itu mah beda. LOL.


Saya pribadi kalau ada beberapa orang yang saling kenal dan dia nggak follback saya, ya okay aja. Kok bisa sih? Karena hidup ini terlalu singkat buat ngurusin follback, unfollow, block dkk. Jadi gimana gimana? Clear kan? Kalau kamu kenapa nggak follback?
Read More

Cobain 5 Tips Usaha Di Rumah, Setelah Resign Dari Kantor

Cobain 5 Tips Usaha Di Rumah, Setelah Resign Dari Kantor~ Rasanya udah lama nggak nulis tentang motivasi ya. Btw, kalau menulis motivasi sebenarnya untuk memotivasi diri sendiri lho. Hihi. Cerita motivasi kali ini saya datangkan dari pengalaman sahabat saya. Ahzeg. Ada yang ragu setelah resign dari kantor mau ngapain aja di rumah? Usaha atau gimana sih cara mulai usaha kecil-kecilan. Nah bisa lanjut bacanya ya, jangan lupa kedip hehe.



Resign dari kantor itu mungkin keinginan terbesar seorang ibu, tapi mungkin juga tidak. Ya ya nggak usah war, saya nggak suka war. Semua punya pilihan masing-masing. Kali ini cerita dari sahabat saya yang mengalami perubahan dalam karir dan cita-citanya. Kayaknya dulu tuh nggak pernah muncul tanda-tanda dia bisa baking. Berkali-kali orang sekelilingnya meragukan. Haha. Tapi ini nyata. 

Sebut aja Thia, lah memang namanya itu kan. Heheu. Thia nama sahabat saya yang sekarang menjadi kang brownis. Tepatnya jualan fudgy brownis. Wow, dari yang dulu kerja di bank sebagai orang IT. Saya ingat dikasih beberapa tester hasil racikannya. Dia memang orangnya kalau udah maunya, udah deh, gaspol. Dia nyoba resep 20x an lah katanya, nyoba resep dengan bahan beda merek, nguji lidah rasa mana yang terenak dan pas. 

Nggak ngerti saya mah sama dia, kok bisa baking, punya oven mixer aja nggak. Nah nah keren. NIAT!
Sekarang? Butuh orang banget buat bantu dia karena orderan via shopee dan ojek online selalu penuh. Kuenya dia udah banyak yang beli via shopee, udah 1000an. Terharu banget. Saya ikut bahagia banget, proud.

Saya harus cerita di blog biar kita baca lagi nanti. Syukur kalau bermanfaat untuk yang baca. Ini ada beberapa tips dari pengalaman dia yang memutuskan untuk resign dari kantor dan usaha di rumah:

Niat Karena Allah
Bismillah niat resign karena Allah. Karena wanita, apalagi yang sudah berkeluarga. Beliau menganut wanita seharusnya bekerja di rumah, ngurusin suami, anaknya, rumahnya. "Jangan mikirin mau usaha apa dulu, nanti nggak jadi-jadi resignnya", katanya.

Mulai Usaha Dari Sesuatu Hal Yang Disukai
Cari usaha yang bikin enjoy diri sendiri. Jangan bikin stress. Lagi-lagi utamakan keluarga, usaha mah nomor terakhir. Usaha bikin brownis ini ditemukan karena awalnya bikinin anak-anak cemilan.

Jangan Cari Pinjaman Untuk Modal Usaha
Menurut Thia, nggak perlu cari pinjaman. Jadi pelan-pelan ya nabung buat modal usaha?  Iyaaa. Kalau ada uang baru jalan.

T.E.G.A.R
Kalau belum laku jualannya, jangan langsung drop. Kayak rossa ya, tegar aja. Awal daftar di ojek online dan shopee tuh nggak langsung ramai pembeli. Bisa minta beberapa kerabat order via shopee lalu beri testimoni. Coba deh!

Strategi
Selalu update, sering cek kompetitor. Produknya, harganya, cara jualannya. Kan namanya bisnis makanan juga ada hal yang dinamis, namun rasa tetap dipertahankan. 

Ada pesan nih dari Thia, katanya nggak usah terlalu diforsir. Karena cari uang tugas suami. Ditulis di Alquran juga. Kalau suami kaya raya, nggak usah punya bisnis. Waktu luangnya lebih baik buat hal-hal yang bermanfaat, ikut kajian, ikut forum-forum yang bermanfaat. Saving money dari hasil kerja suami, jangan dipakai foya-foya.

Pesannya tajeeeem banget. Masya Allah 😃

Gimana nih? Btw, dari tadi belum kasih tau ya akun nya. Bisa intip instagram jualannya di Khara Rasa.


Boleh sharing pengalaman jualannya juga yuk di komen yaa.  
Read More
cigrey.blogspot.co.id. Powered by Blogger.

© Maming Story, AllRightsReserved.

Designed by