Memiliki Anak Cewek Tomboy, Apa Yang Harus Dilakukan?

Memiliki Anak Cewek Tomboy, Apa Yang Harus Dilakukan?

Beberapa hari lalu saya baca artikel tentang kenapa anak cewek tomboy. Ternyata banyak faktor yang membuat si anak tersebut menjadi tomboy. Mungkin dulu saat saya dalam kandungan mama, beliau sangat happy dan tidak stres haha. Sehingga hormon testosteronnya meningkat dan yang lahir adalah anak perempuan. Mungkiin sama seperti saya ketika hamil Ashika. Oow anak cewekku tomboy tapi jijian sama keset 😅.  Sejauh ini saya mau share berbagi pengalaman, gimana sih memiliki anak cewek tomboy, apa rasanya?



Ya, namanya Ashika. Anak cewek yang satu ini luar biasa. Ingat proses melahirkannya aja saya dan paping seperti percaya nggak percaya dan ketawa campur aduk. Dari awal dia udah ngeledek haha. Ketika dokter mau vacuum, eh dia masuk ke perut lagi. Bercanda nih bayi, padahal belum ketemu dunia. Makin besar memang Ashika kadang mau macho, kadang girly. Masih berubah-ubah. Lalu gimana sih kalau anak kita tomboy?

Memang nggak terlalu masalah  kalau anak tomboy kan dia juga nanti berubah. Duluuu, saya juga tomboy. Seiring berjalannya waktu #cieeeh berubah deh. 

Hmm sejujurnya saya malas dengar kalau Ashika jadi bahan bercandaan. Bukannya meluruskan, malah ngetawain dan fatalnya bilang Ashika harusnya terlahir jadi laki. Haduh. 

Memiliki Anak Cewek Tomboy, Apa Yang Harus Dilakukan?

Lantas memiliki anak tomboy, apa yang harus kita lakukan? Namanya juga usaha ya.

Beri Perhatian Lebih Banyak


Masa anak-anak sangat perlu perhatian, pendampingan saat bermain. Walau kita nggak mungkin selalu ada di sampingnya, kita bisa ajak ngobrol sehabis mereka main. Kita bisa nanyain tadi mainnya gimana dan ketemu siapa aja. Kalau terbiasa terbuka dari kecil itu pasti menyenangkan.

Penjelasan Tentang Gender
Ada perbedaan laki dan perempuan. Namun kasih sayang Allah sama. Laki seperti apa dan perempuan itu harus gimana. Sesederhana mungkin beri penjelasan tentang jenis kelamin. Banyak cara untuk belajar konsep ini. Dan memberikan pengetahuan batasan mana aja anggota tubuh yang boleh dan yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.

Selalu Mengingatkan
Membolehkan pakai atribut laki tapi selalu mengingatkan, bukan berarti boleh jadi laki-laki. Haha. Anak cewek tomboy sukanya mainan tembakan, topeng, aktifnya memang kayak laki dia. Tetap suka main peran ibu-ibuan. Nggak lupa stimulasi dengan permainan untuk perempuan dan pakaian perempuan hehe.



Jadi Cewek Juga Bisa Asik
Kata siapa jadi cewek itu nggak asik. Bisa kok citaa-citanya jadi polisi tapi wanita. Dalam islam menjadi wanita itu juga mulia. Masya Allah. Tetap bisa naik sepeda kok.

Ashika anaknya unik, apa adanya, pemberani, tangkas dia udah roda dua sebelum 4 tahun. Sebagai orang tua saya bangga namun harus terus didampingi agar rasa beraninya digunakan dengan bijaksana. Masih teringat tragedi nyeburin kaki boneka ke got olehnya. Haha. Dia mirip saya sih, waktu kecil jijik sama keset. Padahal keset nggak salah apa-apa 😃



Rasanya itu aja yang saya lakukan selain mendoakan supaya mereka menjadi anak sholeh dan sholehah. Amiin. Ada yang punya pengalaman serupa? Sharing yuuuk.  

1 comments:

  1. wah setuju banget salam kalimat 'jadi cewek juga bisa asik' :D keren banget Bun! Semangat terus yaaa

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di maming story. Yuk leave comment. Semoga bermanfaat ^^

Mohon maaf komentarnya dimoderasi dulu ya 🙂
Twitter / IG : @uciggg (sila follow yaa ^^)

cigrey.blogspot.co.id. Powered by Blogger.

© Maming Story, AllRightsReserved.

Designed by