Mengingat Kebaikan Orang Lain

Mengingat Kebaikan Orang Lain~ Cukup berat ya judulnya? Tapi nggak lah. Allah saja Maha Pemaaf, Maha Baik. Kita yang terlalu angkuh untuk merelakan, mengikhlaskan luka-luka dalam hati. Padahal manusia itu butuh memaafkan.

Baca Juga : Butuh Memaafkan


                  

Kalau ada yang bilang, kamu terlalu baik. Let it go. Ya masa bangga jadi terlalu jahat 😶 nyatanya, memang banyak banget orang yang bangga dengan kejahatannya sendiri. Temans yang mampir ke sini mudah-mudahan baik semua yes ^^

Kalau saya nggak merasa baik. Hanya mencoba jadi orang baik. Sering khilaf.

Perlunya mengakui kesalahan dan berusaha nggak mengulanginya lagi. Saya banyak belajar dari anak-anak. Karena anak-anak juga yang menempa saya tiap hari. 

Anak saya yang pertama, halus sekali perasaannya. Fragile huhu. Moga Allah selalu melindungi Kaina dan adik Ashika ya.

Anak-anak nggak pernah mengungkit kesalahan dan pemaaf.

Lain lagi dengan adik, belum mengerti hal sebanyak Kaina. Tapi kalau diminta pelan-pelan barang yang ada di tangannya, biasanya si adik nurut. Ya, harus melewati proses   pelan dan cukup lama. Pernah juga dia nggak mau ngasih pinjam.

Gitulah anak-anak. Proses belajarnya, selalu bisa membuat saya narik otot haha. Tapi dengan begitu, saya  juga ikut memperbaiki diri. Pribadi yang selama ini cukup asal-asalan 😁

Mengingat kebaikan orang, rasanya makin bersyukur karena Allah lah yang mempertemukan kita. Saya ingat pernah dikasih sofa oleh ibunya sahabat. Pernah dibantuin nyari jalan pas tersesat jauh dari rumah, ditolong orang yang tampangnya ya bisa dibilang menyeramkan. Begitu banyak kebaikan-kebaikan yang saya alami dalam hidup ini. 

Hmm, bukan berarti nggak pernah kecewa. . 
Saya cuma nggak mau terlalu larut dan buang-buang waktu untuk membenci sesuatu atau seseorang.   

Fokus pada memberikan yang terbaik. Do your best. 
Bukan menuntut hal sesuai keinginan kita.

Jadi, yuk merdekakan diri kita dari rasa benci.
@uciggg
@mamingstory

                          




                            

  
Read More

Bagaimana Mencetak Generasi Multitalenta - Konferensi Ayah BundaPlatinum Morinaga

Bagaimana Mencetak Generasi Multitalenta - Mendidik anak-anak itu memang perlu energi yang sangat besar. Tantangannya semakin hari semakin berat. Butuh banyak cinta dan keikhlasan di setiap harinya. Ah, tapi saya pernah juga mengomel jika mereka nggak nurut. Kalau sudah gitu, ujung-ujungnya ya menyesal! Sedih sendiri dan bad mood nggak jelas. Ada yang seperti saya juga?

Rasanya belum cukup menjadi teladan yang baik buat mereka. Masih harus banyak belajar dan melatih kesabaran. Always

Makanya ketika ada KONFERENSI AYAH BUNDA  PLATINUM (KABP) sabtu lalu, saya sangat antusias untuk ikut. Acaranya berlangsung di Novotel Tangerang. Happy banget karena dekat dari rumah, hanya 10 menit. Seperti biasanya, saya hadir bersama Ashika dan disusul oleh Kaina juga paping.

Seminar Parenting dari Morinaga kali ini bertema "Siapkan Kecerdasan Multitalenta Si Kecil Sejak Dini". Acara dibuka oleh MC dan Moderatornya adalah Kak Irfan Hakim (kayak akrab) hehe. 






Seminar ini pun menghadirkan DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K), Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, RSUD Dr. Soetomo / FK Unair Surabaya pada sesi pertama dan dilanjutkan oleh Dr. Rose Mini A. Prianto, M.Psi selaku Ketua Program Studi Psikologi Terapan, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan Direktur ESSA Consulting pada sesi kedua.




Jadi, Konferensi Ayah Bunda Platinum ini merupakan seminar persembahan dari Morinaga mengenai bagaimana agar anak memiliki kecerdasan yang multitalenta. Seperti yang diungkapkan DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K) singkatnya dokter Wawan ini bilang, kecerdasan anak itu bukanlah hal yang tiba-tiba muncul. Tetapi perlu adanya stimulasi anak yang tepat serta nutrisi yang baik untuk anak.



Kualitas tumbuh kembang jangka panjang seorang anak juga ditentukan sejak usia janin dalam kandungan hingga usia 18 tahun. Dokter Wawan dengan gaya bahasa yang mudah dimengerti, santai, dan sangat asyik memaparkan Perisai Pelindung Tumbuh Kembang Anak Generasi Multitalenta di era Milenial.

  1. Perkembangan Otak
Nutrisi itu sangat penting untuk membentuk sel-sel otak anak cerdas. Nutrisi terdiri Makronutrien yaitu protein - alfa laktalbumin, lemak -AA-DHA, Mikronutrien yaitu zat besi, zat seng, tembaga, selenium, yodium, lalu Vitamin B (B6, B12), vitamin A, K, asam folat dan kolin.

Selain nutrisi, stimulasi membentuk dan memperkaya koneksi sel-sel otak anak cerdas.

Gimana sih stimulasi yang benar?
-Stimulasi harus kegiatan interaktif antara orang tua dan anak, jadi bukan anak kita kasih gadget ya.    Sesederhana permainan ciluk ba! 

-merangsang anak untuk belajar melakukan berbagai kemampuan.
 Contohnya, beri sendok dan piring untuk belajar makan. Rangsangan seperti itu adalah mainan terbaiknya.

-Di mulai sejak dini
-Secara bermain dan menyenangkan
-Alami sehari-hari, rutin dan reguler.

Gimana kalau si kecil kurang nutrisi dan stimulasi ya?

Nah, koneksi sirkuit otaknya tidak dapat terbentuk secara optimal dan beresiko mengalami gangguan dalam hal kemampuan dasar, proses belajar, perilaku dan emosi. Huvt.... panjang ya ternyata dampaknya. Ya Allah, cukupkanlah nutrisi anak-anak kami.
  1. Sistem Ketahanan Tubuh
Pembentukan sistem ketahanan tubuh pada usia dini:

-Dalam Kandungan
 Pada tahap ini, perjalanan seorang anak dimulai sejak usia dalam kandungan. 1000 hari pertama
 kehidupannya sangat penting. Seorang ibu hamil perlu nutrisi yang baik. Ibu hamil kalau bisa ya tidak    boleh sakit. Sel-sel antibodi dari ibu yang ditransfer melalui plasenta. Setelah lahir, diberi vaksinasi atau    imunisasi sesuai waktunya. Sekali lagi, vaksinasi bukan untuk program pemerintah tapi supaya tubuh anak  membentuk sel-sel antibodi. 

-Masa Bayi
 6 bulan pertama harus diberikan ASI. Karena yang terbaik memang Air Susu Ibu. Segala anti bodi terdapat  di dalamnya. Anak ASI diketahui mempunyai daya tahan tubuh terbaik sehingga terlindungi dari resiko  berbagai penyakit infeksi, alergi bahkan penyakit kanker.

-Masa usia anak
 Lalu, setelah 6 bulan bisa dilanjutkan dengan MPasi. Mpasi untuk meningkatkan kematangan dan  kedewasaan sistem ketahanan tubuh anak yang semakin butuh kalori dan energi yang lebih besar. 

  Ketahanan tubuh anak terkait dengan kualitas pertumbuhan fisik anak tersebut.

3. Tumbuh Kembang Optimal
Tumbuh dan kembang anak tidak dapat dipisahkan. Bukan seberapa gemuk atau kurus si anak, tapi yang harus dilihat adalah pertumbuhannya, apakah tinggi dan berat badannya normal sesuai usianya. Apakah fungsi dan kemampuan bertumbuhnya juga normal.
Hal seperti ini harus kita selalu monitor.

Tumbuh Kembang Optimal





Dokter Wawan menekankan, yang dialami usia anak 2 tahun itu sangat mempengaruhi tumbuh kembang si anak di masa depan.

Seberapa besar sih genetik berpengaruh pada tumbuh kembang anak?
Memang ada pengaruhnya tapi masalah genetik pada tumbuh kembang anak bisa diatasi.


4.Kesehatan Saluran Cerna
Proses pembentukan organ saluran cerna dan otak anak harus melalui sebuah waktu yang dikenal dengan nama "periode kritis", yaitu sebuah periode di mana saluran cerna atau otak tumbuh dengan kecepatan tinggi.

Apa yang terjadi di saluran cerna akan memengaruhi otak, dan sebaliknya apa yang terjadi di otak akan memengaruhi saluran cerna.





Tips untuk para orang tua agar membentuk perisi pelindung anak generasi multitalenta
Pada Masa Kehamilan
- Jaga kesehatan seoptimal mungkin
- Kontrol kandungan secara teratur
- Hindari stres kronis dan usahakan selalu dalam keadaan tenang, senang dan nyaman.
- Kreatif dalam menciptakan aktivitas sesuai kondisi kehamilan (senam hamil dsb)
- Selalu siaga untuk menghadapi proses persalinan sewaktu-waktu.

Pada Masa Persalinan dan Setelah Bayi Lahir
- Upayakan lahir normal kecuali atas indikasi saran dari dokter kandungan yang mengharuskan    lahir secara khusus.
- Segera memberi ASI sesaat setelah lahir (IMD/inisiasi menyusui dini)
- Menyusui ASi secara ekslusif dengan cara yang benar.

Pada Masa Bayi dan Anak Usia Dini
- Menghindarkan anak dari stres yang berlebihan
- Responsif terhadap perilaku yang menunjukan keinginan anak.
- Tidak membiasakan unsur paksaan ke anak dalam interaksi sehari hari
- Mengasuh, interaksi, memberi makan ke anak dengan cara yang menyenangkan dan memberi     kesempatan anak untuk eksplorasi.
- Tidak sembarangan dalam pemberian obat terutama antibiotik tanpa anjuran dokter
- Mengamati dan mendokumentasikan perjalanan tumbuh kembang anak secara rutin dan      reguler. Memiliki buku catatan khusus tumbuh kembang seperti KMS, Buku KIA dsb)

Di sesi setelah dokter Wawan, ada Dr. Muliaman Mansyur yang menjelaskan tentang peran nutrisi otak.




Sesi Bersama Ibu Romi
Ternyata bu Romi kocak banget. Hihi. Diawali dengan games, jadi feel free dari mengantuk.

Well, kekuatan bermain untuk menstimulasi kecerdasan anak. . Interesting.
Bu Romi memperkenalkan kecerdasan majemuk. Perlu digarisbawahi ya, kemampuan akademik bukan ukuran untuk kecerdasan anak. Cerdas bermakna luas. Arti kecerdasan sendiri adalah keseluruhan kapasitas atau kemampuan untuk belajar, memahami lingkungan dan memecahkan masalah. 

Kecerdasan yang mencakup banyak bidang dalam kehidupan kita sehari-hari, sering diistilahkan kecerdasan majemuk atau Multiple Intelligence yang diperkenalkan oleh Dr. Howard Gardner sang psikolog dari Universitas Harvard 


Kecerdasan seseorang itu terdiri dari berbagai bentuk

1. Musical Intelligence (kecerdasan dalam musik)
    Kemampuan mengekspresikan diri melalui musik

2. Bodily Kinesthetic Intelligence (kecerdasan gerak tubuh)
    Kemampuan menggunakan kecekatan tubuh

3. Logical Mathematical Intelligence  (kecerdasan logika dan angka)
    Kemampuan berhitung atau aritmatika

4. Visual Spatial Intelligence (kecerdasan gambar dan ruang)
    Kemampuan mengimajinasikan dan membayangkan sesuatu

5. Linguistic Intelligence (kecerdasan bahasa)
    Kemampuan berekspresi secara verbal

6. Interpersonal Intelligence (kecerdasan antarpribadi)
    Kemampuan berinteraksi dengan orang lain

7. Intrapersonal Intelligence (kecerdasan intrapribadi)
    Kemampuan menganalisis diri sendiri

8. Natural Intelligence (kecerdasan memahami alam)
    Kemampuan mengenal alam sekitar

Selain itu ada kecerdasan lain yang tak kalah penting dan melengkapi seluruh kecerdasan lain yaitu moral intelligence (kecerdasan moral). Akan tampak dari kemampuan seseorang membedakan baik dan buruk.

Setiap anak adalah bintang. Memiliki kelebihan masing-masing. 

Pentingnya Stimulasi Sejak Dini
Pada dasarnya otak bayi memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menyerap informasi dari lingkungannya. Seperti spons dalam menyerap informasi. Di 5 tahun pertama nya adalah kesempatan emas untuk mengasah potensi kecerdasan yang dimiliki sang anak supaya optimal. 

Stimulasi harus diberikan sesuai usia dan karakteristik perkembangan anak, jadi proses stimulasi dianggap tepat bila diberikan pada waktu yang tepat.

Pendekatan yang dapat digunakan untuk menstimulasi kecerdasan anak ialah lewat bermain. Seluruh bagian dari kecerdasan majemuk atau Multiple Intelligence (MI) dapat diasah melalui aktivitas bermain.

Kegiatan bermain memberikan banyak peluang bagi anak untuk belajar.
Manfaat dari bermain adalah:
- Melatih kemampuan fisik, sosial emosi dan berpikir si anak
- Menjadi sarana rekreasi buat anak
- Anak dapat belajar memahami dan mentaati peraturan
- Memberikan kesempatan kepada anak belajar hidup bersosialisasi dan bekerjasama dengan    orang lain
- Persiapan untuk menjalankan peran-peran di kehidupan orang dewasa
- Menstimulasi kecerdasan majemuk anak.

Naah, dapeeet yaa. .
Sekarang kita bahas singkat Kecerdasan Multitalenta

Bahan utama untuk pembentukan otak yang sedang tahap perkembangan pada usia dini adalah dengan pemenuhan nutrisi dan pemberian pengalaman melalui stimulasi dari orang tua dalam kehidupan sehari hari.

Masa keemasan yang nggak bisa terulang harus penuh nutrisi dan stimulasi.
Nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang optimal juga terdapat pada 
Chil Kid Platinum Moricare atau Chil School Platinum MoriCare+ 


 Sumber Foto: web resmi Morinaga


Morinaga sebagai susu untuk Generasi Platinum Multitalenta
Kita bisa lihat formula platinumnya ya. .





6 langkah Aktivasi Multitalenta


                        
    
Perlu diingat, tidak hanya nutrisi saja yang diperlukan akan tetapi peran stimulasi dari orang tua menjadi sangat penting.




Ashika di sela-sela seminar sesi kedua


Crowdednya Novotel saat itu. Meriah banget.


Anak-anak juga suka Morinaga Chil-Go! 

Oh ya, KABP ini adalah acara untuk umum lho sebetulnya. Biaya masuk 100ribu dapat goodie bag, snack, lunch dan sertifikat. Ada booth kenali alergi, booth Morinaga, playground, booth Multiple Intelligence.

Booth
Di ujung ballrom tersedia playground untuk anak-anak. Memang kan seminarnya boleh bawa anak-anak nih^^ kalau rewel bisa gantian ke arena bermain ini.

playground


Booth MI Play Planmenyediakan Alat Identifikasi Kecerdasan Majemuk atau Multiple Intelligence Identification Method, supaya membantu para ortu untuk identifikasi awal kecerdasan majemuk si kecil



booth MI Play Plan


Booth Susu
Nggak hanya susu Morinaga lho, tapi ada susu hamil Prenagen, Milna dll (grup Kalbe Nutritions)


Booth Susu 



Yang menarik juga, para orang tua bisa mengenali alergi si kecil  pada booth ini

Booth Kenali Alergi


Registrasinya juga ramai lancar dan para orang tua hebat ini luar biasa. Wah wah, dan ternyata kota Tangerang untuk pertama kalinya masuk Konferensi Ayah Bunda Platinum dari Morinaga. 


Bersama momblogger

Semoga kita sukses ya mencetak generasi multitalenta. Semangat :)


untuk informasi lebih lanjut bisa pantau terus ya
Website: www.morinagaplatinum.com,
Facebook: Morinaga Platinum, 
Twitter: @MorinagaID, 
Instagram: @morinagaplatinum, 
YouTube: Morinaga Platinum

Read More

Socmed oh Socmed

Waktu lalu twitterland gempar akan twitnya ibunda Elly Risman. Terlihat begitu kecewanya ibu Elly Risman terhadap kabar yang katanya hoax. Well, Meskipun minta maaf, masih saja jamaah twitter seperti nggak nerima. Hmmmm. . Bukan, bukan mau membahas kasus ini sih :) Socmed oh socmed

                       
   
Mau ngomongin socmed doang! Yakin 'doang' cig? Nggak sih, mungkin beberapa orang terlalu serius untuk urusan socmed. Sampai semua-semuanya diurusin. Diperkarakan. Dibeberin. Semua diceritain di socmed.

Buat saya socmed itu lebih ke untuk hobi, ya hobi foto atau seputar kerjaan. Sharing url blog atau informasi yang positif. Terus melihat teman-teman yang jarang ketemu. Atau saudara jauh. Gimana perkembangan anak-anaknya, kehidupan keluarganya. Lagi liburan kemana atau apapun.

Baca Juga : Menikmati Hidup


Kalau instagram kan kayaknya lebih nyaman ya, mau upload foto jalan-jalan atau apapun. Sedangkan kalau upload ke facebook beberapa pendapat, itu riya :)) Entahlah. .

Intinya, saya ikut bahagia kalau atmosphere socmed pun bahagia dalam arti yang tidak merugikan atau menyakiti perasaan orang lain. Di dunia maya dan nyata, insya Allah saya akan tetap sama.

Terus. .
Karena socmed itu seperti mulut, apa yang kita ketik itulah yang kita bicarakan. Bener nggak sih? So, betul-betul dipikirkan apa yang mau di share. Itu sih saya :)) nggak tahu kalau mas Anang.

Misalnya ada yang kayaknya kok menyindir padahal memang betul nyindir :)) yasudahlah. 
We are different. Kita beda pemahaman dan lifestyle 😂 I should go away. 
Tanpa melepas silaturahim. Dan kita sudah tahu cara jaga jaraknya. Kelar. .Saling menghormati.

Harus ku katakan sambil menghela nafas, socmed itu wide world.

Nggak bisa kita tebak, lo ngomongin gue ya?! Terus dengan nanya gitu, apakah orang tersebut bakalan to be honest? Ya nggak tahu juga kan. 

Jadi nggak usah berprasangka. Kalau ada status yang positif dan rasanya memang kita perlu evaluasi diri, ya just do it. Bukan tuduh-tuduhan. Cmon. .

Sebisa mungkin, nggak bikin panas.

Kenapa telinga kita dua, ya itu. . Coba lebih banyak mendengarkan, bukan semuanya ngomong. 
Ya kalau kamu ngomong, saya ngomong, siapa yang mau dengerin. Serba salah memang. Selalu ada the nyinyiers. Tapi nggak usah pusing ^^ 

Socmed ya gitu, santai buat saya.
Mau bikin status ngeruk gunung berlian juga nggak apa-apa, tapi siap-siap kemalingan lho :p

Okay,
Karena nggak semua orang bisa menerima status kamu, insta story kamu, tweet kamu bahkan isi pikiran blog kamu tapi dibaca terus #lho hihi.

Positive thinking deh, hidup lebih nyaman, sehat dan bahagia. Kalau lihat orang lain bahagia ya ikut bahagia :)

Segitu dulu deh...

Kalau menurut kamu, socmed itu gimana?
Read More
cigrey.blogspot.co.id. Powered by Blogger.

© cigreydotcom, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena