Weekend Story Gagal Dine for Two

Beberapa minggu lalu kami nonton Totoro. Film yang begitulah, ceritanya cukup sederhana. Bagus buat anak-anak. Film ini ngajarin tolong menolong, menjadi berani, sayang ayah dan ibu, dan mandiri. Overall, Totoro cocok untuk anak-anak. Salut deh sama tokoh dua anak kecil di film ini, tinggal berdua di rumah, sementara bapak kerja dan ibunya dirawat di rumah sakit. Saya bayangin Kaina dan Ashika karena di film ini memang dua anak perempuan. 

                       


Memang yang namanya film anak penuh daya khayal cukup kental. Hihi. Kaina happy. Meski belum bisa baca text, karena paping ngasih tau ceritanya. Kalau adik yaa, nangis pas Totoro keluar. Ashika takut soundnya. Ditambah juga lagi ngantuk berat bos. Alhasil boboin dia dulu di samping bawah cinema. Dan saya lanjut nonton di kursi paling depan. Nonton secara dangak sambil mangku bayik setahun. Alhamdulillah bukan film Critical Eleven yang ditonton :))

Setelah nonton, kami memutuskan makan di Fish & Co. Long time no eat di situ 😂 Kirain bakalan bisa ngerasain promo ini nih. Dine for two. Lumayan kan pemirsa 💛 



Tapiii ternyata percakapan paping dan masnya berujung, syarat dan ketentuan berlaku. Ini harus weekday banget. Huhu. Until May.

Yaudah akhirnya order best fish n chips nya 2. Dan saya baru tahu kalau ada meal untuk anak-anak. Dulu sih belum sama anak ya ke fish n co nya. 😅 saya inget terakhir makan di fish & co pas masih kerja. Oldskul!

Kalau menu maming ya ini doang. Sekarang harganya best fish n chips 99 ribu.



Yang ini nih fish n chip untuk kids. Penyajiannya ya anak-anak bangetlah. Haha. Lucu. Setengah porsi dari orang dewasa.



Untuk minuman, saya pesan tea bisa di refill. 
Tempatnya nggak gitu gede yang di Summarecon Mall Serpong 2. Tepat di sebelah kanan pintu masuk. Kalau dari segi pelayanan 7/10. Untuk rasa fishnya ya nggak ragu lagi, enyaak. Nggak berbau amis. Saya sih suka ya. 9/10 buat rasanya. 


Niatnya mau bikin theme #weekendstory sebulan sekali. Mungkin habis ini mau posting rasanya nonton berdua setelah memiliki anak. Basi nggak sih HIHI. Kalau kamu weekend storynya gimana?


Read More

Menangis Bahagia Nonton Critical Eleven

Kemarin siang saya dan paping nonton film Critical Eleven. Seneeng banget, karena nonton berdua untuk yang pertama kalinya, setelah memiliki anak. :)) Nggak berharap banyak sih sebetulnya bisa nonton film ini berdua suami. Tapiii ternyata waktunya pas, meski di ujung film si mamah uti whatsapp saya dan bilang kalau adik Ashika sudah nangis. Back to topic. . Film Critical Eleven ini diangkat dari sebuah novel yang berjudul sama yaitu Critical Eleven. Kalau dari novelnya Ika Natassa yang ini, saya nangis. Maklum, muka rambo hati rinto :)) (ada yang ngerti jokes ini nggak ya?!) Dulu pernah cerita tentang novel Critical Eleven juga kok di sini. Lanjut postingan cerita tentang filmnya sih, mungkin bukan review film Critical Eleven :p 


Kangen banget sama suami, after Critical Eleven. Kenapa? Ya karena ini novel tentang perjalanan suami istri, kisah Ale dan Anya. LDM, long distance married. Mulai dari gimana mereka ketemu, cara Ale ngelamar Anya, konflik di awal pernikahan. Adaptasinya. Sampai cobaan besar di tahun-tahun pertama pernikahan, tentang anak. Dan semua hal yang dialami oleh sepasang suami istri. Tentunya yang pernah menikah mengerti ini. 

Makanya saya males kalau nonton sendirian, nggak ada yang di puk-puk so sweet gitu. Pak suami kan hatinya rinto jugak. Hihi.

Ale diperankan oleh mas RR hihi alias Reza Rahadian sedangkan Anya oleh Adinia Wirasti (Karmen nya AADC). 

Hmm. .
Makin seru konflik di film sih ya setelah satu jam deh kayaknya, cmiiw. Memang betul chemistry nya dapeet banget. Megang! 

Kehangatan keluarganya Ale, bapak ibu dan saudara kandungnya. Ditambah lagi, asisten rumah tangga yang bernama Tini. Kalau dia muncul, penonton ketawa karena memang lucu. 

Viewnya juga bagus deh, ada New York. Love it, pas mereka berdua ngasih nama untuk calon anak mereka.
Autumn Leaves. Mesra. . Penuh pengorbanan dan gairah. Lumayan banyak adegan kissingnya, bahkan adegan sepasang suami istri gitu. Ya memang untuk 17 plus. So, do not carry your child at this movie  :) 

Di sini saya nggak mau bandingin film dengan novel. Dari inti cerita, kurang lebih sama. Romancenya dapet, pesannya nyampe. Kisah cinta sehari-hari yang pernah kita temui sih. Simple, tapi memang nggak mudah kalau kita ada di posisi Anya atau Ale. So hard. .

Masih seperti novelnya, pelajaran buat suami istri. Jadi nggak ada yang lebih sedih, lebih capek dalam menjalani pernikahan. Suami dan istri sama-sama. Comparing each other malah jadi nambahin masalah. Malah semakin badai. Makanya, marah secukupnya, sedih secukupnya. Sudah cukup. (Ampun... maming jadi ceramah!) HAHA.

Cocok buat nimbulin kehangatan awal-awal pernikahan. Suami mana suami >.<

Oh ya. .
Kita berdua sama-sama baru tahu kalau melahirkan janin yang sudah meninggal itu bisa secara normal. Penasaran, lalu saya cari deh. Ternyata di novelnya juga betul begitu ceritanya, kami lupa hihi.

Nggak kebayang, melahirkan secara normal dengan bayi yang sudah nggak ada detaknya lagi. Ini nangis kejer, sekejer-kejernya!

Saat film hampir selesai, 
Saya bilang ke Paping: "kamu nangis"
Paping bilang: "abisnya curang, bawa-bawa anak"

Habis itu ngakak bareng. Setelah berderai air mata, ikut deg-degan, terharu bahagia karena ceritanya.

Happy ending story

Ini sih beberapa scene favorit hehe
Pertama kali ketemu. Aldebaran Risjad dengan Tanya Baskoro (Ale dan Anya)


Setelah Menikah Anya ikut Ale ke NY. Cakep banget di sana.



Inget nggak pas ngasih nama anak, dan ini so sweet banget. Loveee



Nyesek pas bagian ini. Ibunya Ale lagi ngobrol dari hati ke hati. . . Berat bahasannya, tentang menjadi istri sekaligus ibu. Nggak shanggup untuk nggak nangis saya mah.


Masih ada beberapa lagi scene favoritnya, sayang nggak ada di trailer :p
Btw, sudah nonton Critical Eleven? menurut kamu gimana filmnya. .?
Happy monday. .

NB: semua gambar diambil dari movie Trailer Critical Eleven (YouTube)
Read More

4 Tips Beli Khimar Secara Online

Nggak terasa sebentar lagi puasa. Marhaban ya Ramadhan! Bulan penuh rahmat dan ampunan. Hmm, apakah sudah ada persiapan? mungkin kalau saat ini ya tenabang ruame banget ya. Ngomongin belanja. . Sudah lama banget nggak beli baju muslim secara offline. Soalnya sekarang kan gampang, tinggal beli online. Jadi deh. Praktis kalau online. Hemat waktu, hemat tenaga. Itu penting. Karena ngurusin anak-anak bocah perlu tenaga huhu. Cuma sih kadang ada yang cocok, ada juga yang di luar harapan. Memang kalau kita beli online tuh harus jeli dan teliti juga. Beberapa faktor harus kita perhatikan. Apalagi kalau beli online untuk baju muslim. Memilih baju muslim wanita nggak gampang lho.


                                      
  

Tapi sekarang saya sudah nggak terlalu sering beli baju. Hihii

Baca Juga Yuk : Muslimah dan Hijab

Semenjak pakai khimar. . Sering belinya khimar aja. Baju sih bisa menyesuaikan. Saya juga cuma gonta-ganti rok. Lebih praktis dan nyaman buat saya saat ini. Apalagi untuk ibu menyusui. No need apron anymore!

Apa sih memangnya khimar itu? Ya hijab juga. Namun lebih menutup lekuk tubuh, lebih panjang. Khimar ini dikenal dengan hijab syar'i. Namun arti khimar itu sendiri adalah kerudung. Berkembang pemahamannya, kerudung itu yang menutup dada Sesuai (QS An-Nur : 31).  Dan beberapa tahun belakangan ini menjadi hits. Mudah-mudahan makin berdampak baik ya. Saya pun masih belajar. Meskipun sebagian orang menganggap jilbab atau hijab ini hanyalah sekedar budaya. Tapi nggak bagi saya. Perintah ini jelas, Allah SWT berfirman (artinya),”Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min,’Hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” (QS Al-Ahzab : 59). 

Insya Allah, teman-teman semua selalu istiqomah ya :) amin

Btw, saya mau memberi tips beli khimar secara online:
  1. Perhatikan Bahan Khimar
        Pilih bahan khimar yang tidak transparan, nggak membentuk lekuk tubuh alias nyeplak tapi cari yang nggak bikin panas. Bahannya kalau bisa ya mudah menyerap keringat. Misalnya ketemu seller yang produknya sudah cocok di kamu, better ya nggak perlu cari-cari yang lain^^ kadang juga kan bisa custom.

  1. Lihat detail size atau ukuran. Biasanya jelas kok ukurannya
        Jangan sampai salah pilih ukuran karena seringnya nih tinggi badan model nggak sama dengan tinggi badan kita. Suka terpaku dengan picturenya kaan. Dan versi size (s, m, l, xl) tiap online shop itu juga suka beda. Lebih baik lihat detail sizenya, berapa panjang depan dan belakang. Gitu aja.

  1. Pilih model khimar sesuai dengan aktivitas kamu
        Model khimar kan ada yang khimar instan atau juga yang segi empat. Ini sih suka-sukanya kamu aja. Senyaman kamu! Saya kadang suka kangen pakai kerudung segi empat. Hihi, jadi pernah beli karena modelnya lucu dan lagi kangen pakai kerudung segi empat.

  1. Lihat testimoni
Mau nggak mau atau like or dislike, selalu lihat testimoni ketika belanja online. Harus selektif dalam memilih seller. Alhamdulillah selama ini lancar dan dapat khimar yang nyaman. Cocok.

Semoga tips beli khimar secara online ini dapat membantu kamu ya. Hmm, kalau cari khimar untuk kado atau hadiah gitu sebaiknya kamu tahu dulu nih, model khimar yang  sering dia pakai seperti apa dan tahu warna favoritnya^^  Have a great day. .

Read More

Pengalaman Food Photography dengan mirrorless Sony A5000

Food Photography dengan mirrorless Sony A5000. Di feed instagram saya saat ini agak banyak foto makanan ya. Hehe. Juga karena doyan makan sama masak yang gampang, kalau sempat :D yang nggak doyan itu adalah beberesnya. Sebelum menggunakan Sony A5000 ini, saya menggunakan Ipad untuk foto.  Hampir 2 tahun pakai Ipad dan pernah ngerjain foto produk pakai Ipad juga. Ya dapatnya memang dari Sribulancer. Alhamdulillah buat pengalaman. Mirrorless SonyA, pertama kali saya mencoba mode yang bukan manual. Karena waktu itu nggak familiar dengan ISO, shutter speed etc. Well, postingan kali ini saya mau sharing hasil foto makanan, yaps food photography dengan mirrorless Sony A5000. Bukan bahas teknis ya, hanya sharing pengalaman menggunakan A5000, editing via snapseed. And the result is. .

Saya masih sering pakai mode auto, kalau waktunya banyak biasanya ngulik mode manual sih. Seru tapi masih raba-raba nih. Mau banget ikut workshop tentang food photography. Tapi saya masih nggak tega ninggalin lama bayik itu. Ini kenapa jadi curhat >.< 



                                     
   


Cukup puas sama hasilnya. Menurut kamu gimana? Ada yang pakai ini juga?


Kalau foto makanan tuh ya harus kelihatan enak. Jelas. Dan angle juga harus diperhatikan. Belum lagi kalau makanan berkuah, supaya kelihatan isinya muncul gitu. Daun bawang atau seledri kudu rapih di atasnya. Butuh effort banget. Mungkin dibilang, kerjaannya cuma motoin makanan. Tapi lumayan capek. Ngeluarin keringet. Kamu sudah nyobain belum? :D 




Kayak foto di atas ini. . Diganjel pakai tomat di bawahnya, tapi tetap masih kurang muncul banyak si isi bowlnya. Hadeuh belum lagi stylingnya. Masih kaku saya mah.



Ini nasi padang menunya rendang gitu. Diambil angle kayak gini biar jelas ada daun singkongnya juga. Habisnya rendang cuma seiris. Mungkin kalau rendangnya sekilo bisa dengan angle lain. :) makanan ini juga cuma beli kok. Nggak selalu masak.


Yang ini foto bebek goreng , pas foto rada gelap. Cuacanya mendung.




Susu dan pisang, kata adik saya kupasannya kurang cantik haha. Ya gimana dong, begitu adanya :)) 


Sedangkan cerita behind the scene biasa banget ya, nggak pakai reflektor, diffuser , fill-in. Mau ketawa deh kalau lihat suasana yang ada. Belum punya meja khusus buat foto lho #kodekeras. Ruangan di belakang diberi celah cahaya, dikasih fiber bening tertutup. Bisa kelihatan seperti gambar di bawah ini nih, yang mau ngetawain boleh deh hihi. Yang ini nggak pake sony ya :D


                             

Saya selalu foto di ruangan tersebut. Terus alas foto sederhana, belum kayak food photographer. Pakai bekas stagger bangunan, rencananya minta bongkar jadi rada ceper. Tapi belum kesampean. Sering juga narik meja ke bawah tangga, jadi backgroundnya si batu itu. 

Yasudah, saya memanfaatkan yang ada dulu. Properti juga nggak ngoyo, pelan-pelan aja belinya sesuai kebutuhan, dan tau-tau bingung naro di mana :D karena umpel-umpelan di lemari.

Yakin dengan latihan terus, nothing to loose. Alhamdulillah pecah telor, mirrorless ini bisa bantuin foto produk mie yang lagi hits di kalangan blogger :) ahzeg. Thank you big mommy for trust in me.

Alhamdulillah wa syukurilah..semoga teman-teman bisa mengambil manfaatnya. You can do it.
Read More

Rindu Bapak dan Kedamaian

Dari kecil saya terbiasa dengan kata-kata lebih baik mengalah. Damai. Oke, ini ajaran bapak. Kadang mau berontak sih tapi... ya daripada panjang urusan 😂. Meski bapak memiliki sisi negatif, tetap nggak mengurangi rasa hormat saya sama bapak. Karena bapak juga lah yang membentuk sifat atau atmosfer baik di jiwa ini. Ahzeg. Ngajarin saya tetap santai, meski dikecewain, dilupain, dikepret, dilepeh. Haha. Sekarang alhamdulillah jadi ngerti. Itu semua Allah kasih supaya bikin kamu setrooong. Kalau cuma dianggap sebelah mata atau tutup mata semua, ya nggak apa-apa. I'm fine. Hihi. Mungkin itu yang terbaik?

Balik lagi ke bapak, kangeeen banget sama bapak. Kalau lihat kedekatan Kaina sama pak suami, rasanya kok saya nggak pernah kayak gitu sama bapak :D bapak saya sibuk banget. Sampai sekarang ini juga beliau masih sibuk. Saya tinggal di lingkungan keluarga bapak yang agak kaku, komunikasi satu arah. Dan ini jadi pelajaran buat saya. Beda dengan suami yang keluarganya penuh kehangatan. Makanya tuh saya lebih mamang-mamang daripada pak suami :)). Ini sebetulnya curhat campur aduk ya :))

Kangen wejangan bapak. Nasihat bapak.
Kata bapak... kita baik sama orang aja, masih ada yang jahatin, gimana kita jahat.
Hmmm... 

Baca juga yuk : 3 kata bapak

Masih banyak pelajaran tentang kesabaran dan kerja keras yang bapak kasih. Dan bapak itu cuek sama omongan orang. Parah. Bapak keras banget. Buat saya, omongan orang lain jadikan bahan refleksi diri aja, perbaiki diri lagi. Karena masih banyak kurangnya. Kalau dikentutin orang, jangan langsung kzl, mungkin kita pernah kentutin orang lain. 😅

Dan kangen banget sama kedamaian. Kenapa sih rela ribut demi sesuatu yang sebenernya kita nggak perlu. Merasa nggak dihormati, ribut. Merasa diabaikan ribut. Merasa diinjek-injek juga ribut. 

Sedih, banyak kejadian menyedihkan. Nabrak orang cuma karena rasa dendam bahkan cuma karena uang.

Apakah kedamaian saat ini seperti barang langka? 
Yang pasti saya sangat rindu dengan kedamaian. Peace love en gaul. :))
Udah ah. Ngaco. 

Yang mau curhat di kolom komentar juga boleh kok. Hayuk :D kalau kamu rindu apa? Atau rindu siapa...

                      

Read More

Kuliner di Jogja, nggak nyesel deh kalo ke sini!




Gudeg Yu Djum - Belum sah katanya kalau ke Jogja nggak makan gudeg. Lagi-lagi jadwalnya kuliner Jogja yang latepost banget cig. Kami.  memutuskan untuk makan gudeg Yu Djum yang pasti teman-teman juga sudah paham ya rasanya hehe. Honestly, saya nggak gitu suka makanan manis, seperti gudeg. Ketika saya dan pak suami ngelist kuliner Jogja waktu itu, paping yang mau ke Yu Djum. Saya oke sadja, soalnya takut nggak diserok ke Jogja kalau berontak haha gitulah anaknya. Oke, sebetulnya enak nggak sih gudeg Yu Djum? Hmm. .tapi kita ke outlet gudeg Yu Djum nih, bukan ke pusatnya :)








Dari Pawon Cokelat kita jalan kaki menuju gudeg Yu Djum di dekat Malioboro, menurut saya lumayan dekat. Kayak dari Sarinah ke Hotel Indonesia kali ya. Cuma kan relatif ya, bagi sebagian horang yang nggak suka halan kaki, mungkin jauh banget itu kaks. Nah, kalau ke gudeg Yu Djum ini cobain di pagi hari, karena cocok untuk menu sarapan. Saya sampai di gudeg Yu Djum pukul 11.00 pagi dan menunya tinggal paha ayam dan telur. Tahu tempe sudah habis mak. . Jadi buat yang mau ke Yu Djum, harus pagi hari ya. Alhamdulillah krecek dan gudegnya masih ada :)

Harga Paket nasi gudeg mulai dari 7 ribu sampai 35 ribu

Kalau nasi gudeg + krecek + telor harganya 10 ribu.

Kalau pake ayam harganya 30 ribu.


Rasanya gurih manis pedas. Enak dan porsinya cukup. Jadi nggak buat kekenyangan. Ayamnya itu memakai ayam kampung. Gudeg kayak gini bikin nggak enek hehe.

Misalnya ke Yogya lagi ya mau banget ke gudeg Yu Djum yang pusatnya kali ya. Saya prefer sarapan gudeg pagi tapi balik lagi selera temans ^^ 

Lanjut makan siang dengan Baso. .

Baso Tengkleng Mas Bambang



Tentang mas Bambang iniiii, jadi kami nggak bikin itinerary ke baso tengkleng mas bambang. Cuma tahu tempat berikut dari driver Grab. Katanya wuenak puol. Berhubung lokasinya dekat, baiklah kami sambangi sekalian. Oh ya, ini juga outletnya ya.  Sehabis dari Yu Djum, kami berjalan lagi ke seberang. Dan dalam beberapa menit juga sampai ke baso tengkleng mas Bambang. Untuk teman-teman yang belum tahu, apa sih baso tengkleng itu? Jadi daging sapi yang nempel di tulang. Penyajiannya dicampur dengan baso. Rasanya nyes, daging sapi banget.


      






Di Outlet Baso Tengkleng Mas Bambang, ada minuman tradisional lho. Jamu! Ada beras kencur dkk. Si mbah pesan jamunya.


                                     


Basonya terasa sapi banget benerrr. Tempatnya juga bersih. Terdapat poster-poster lucu deh di sini. Dan ada mushola di bagian atasnya.


House Of Raminten



Saya pribadi nggak mau kemari lagi hehe karena nggak suka bau restonya. Nggak nyesel cuma nggak suka baunya. Tapi kalau dipaksa mampir lagi, apa boleh buat (suka paksaan). Pas malam pertama tiba di Yogya, kita melipir ke House of Raminten. Dan itu padahal weekday lho. Ruame banget dan rame terus ya ternyata. Waiting list kurang lebih 15 menit kayaknya. Seperti ini ruang tunggunya, nggak berdiri kok. Cukup nyaman. Buka 24 jam nonstop. Tersedia mushola juga.




Saking banyaknya pengunjung, pak suami kedatangan makanan paling lama. Untungnya dia memesan beberapa makanan, jadi bisa cemal-cemil dulu. Lha orang udah pada kelar makan, pesanan dia belum juga datang :)) pukpuk

Pramusajinya unik ya, beneran. Harganya murah meriah. Makan ber-4 orang dewasa itu 130ribuan. Pesanannya kami kayak gini:

Nasi kucing 2 buah
Soto Ayam
Capcay
Mie Jowo
Mendoan
Es Dawet
Teh Manis
Jus




Saya cobain nasi kucingnya, enak.




Soto Ayam dan Cap cay, not recommended. Mending beli nasi kucingnya deh plus mendoannya. Oh ya, padahal ibuk mau makan rawonnya tapi habis. Mungkin rawonnya enak. .




Ini es dawet jumbo banget ya.

Mie jowonya lumayan enak. Sayang banget nggak ada fotonya nih :D

Gimana? Dari tiga list di atas, ada yang kamu belum pernah coba? Share ya. . Balik lagi ke Jogja aja yuk :)

Read More

Manfaat Pillow Talk dengan Anak

Pillow Talk. .?
Kalau sama pak suami ya udah jarang banget melakukan ini. Gimana bisa pillow talk kalau sambil nenenin adik dan puk-puk si kakak. Saya lebih sering ngobrol saat pagi sekali atau saat malam sambil makan dengan pak suami. Lumayan unek-unek istri tersalurkan. Haha tapi gitu, ngerti kan kalau curhat sama laki-laki? :))



                                              
  
Collab blogging kali ini mau bahas pillow talk. Baca punya Diah juga ya : Pillow Talk sebagai bonding

Pillow Talk itu sendiri artinya obrolan sebelum tidur. Saat ini paling sering pillow talk sama anak-anak terutama Kaina. Biasanya saya suka recap, hari ini Kaina bla bla bla...ngapain aja, tadi nangis apa nggak.

Baca Juga yuk : Mewarnai Dunia Anak 

Dengan Pillow Talk, nggak hanya bikin tambah dekat tapi membuat Kaina ingat bahwa ada yang nggak boleh dia lakukan lagi di hari berikutnya dan ada juga prestasi yang membanggakan di hari itu.  Meski nggak langsung dia nurut di hari esoknya. 

Saya merasakan pillow talk bermanfaat banget buat menjaga kedekatan sama Kaina. Membantu meluruskan sambil bercerita. Meminta maaf atas kejadian hari ini padanya. I need. Sebagai ibu di rumah, yang tingkat kesulitannya absurd tiap hari. Nggak ada kunci jawabannya selain sabar, sabar dan sabar. Huvt. Alhamdulillah, Kaina masih nurut. Masih nempel terus kayak perangko 😆saya nggak gitu peduli, kalau misalnya Kaina dibilang "anak mami". Pada kenyataannya, ya bener kan, Kaina memang anak mami ucig haha. Setiap orang memiliki gaya parenting masing-masing.

Back to topic...

Berikut ini manfaat Pillow Talk bersama anak yang saya rasakan:
  1. Bonding Time antara ibu dan anak
Saya suka ngerasa takut, saat melakukan pekerjaan lain. Merasa jiwa saya nggak berada di rumah. Meski jadi ibu rumah tangga, pasti kita nggak selalu menemani anak. Jangan sampai cuma raganya saja yang ada di rumah. Hatinya entah pergi kemana. Seperti kegiatan saya menatap layar handphone untuk blogwalking, suka diprotes keras oleh Kaina. Dia butuh sahabat main. Saya dengan Kaina tuh seperti apa ya, dia kan sebentar-sebentar panggil maming :)) enjoying this life. Besok-besok nangis kejerr karena anak-anak sudah pergi dengan temannya. 
Jadi pillow talk itu membuat kedekatan bersama anak. Ini waktu khusus buat mengikat batin kita sih. 

  1. Waktunya brain wash
Karena lingkungan sangat berpengaruh, so...be carefull. Saya selalu bolehin main dengan siapa saja. Boleh main. Sangat amat boleh. Satu yang saya kasih tahu ke Kaina. Main boleh, asal tepat waktunya. Ada waktunya makan, waktunya mandi, tidur, dan main. Bah, maminya tentara kali yes?! No, maminya dulu cuma anak pramuka. Ayo tepuk pramuka....haha. Hmm, anak-anak itu pinterr banget, disiplin betul. 
Ketika mereka keluar rumah terus ketemu teman, otomatis ada yang nyangkut-nyangkut. Kalau yang dibawa itu positif, oke. Sedangkan yang negatif inilah yang harus kita sapu bersih. Saat pillow talk, ayo kita mainkan. Meluruskan apa yang anak-anak lakukan.

  1. Memberikan kesempatan berpendapat untuk anak
Namanya juga pillow talk ya, saling sharing, ngobrol dari hati ke hati. Kegiatan kayak gini tuh ngasih kesempatan mereka buat berpendapat. Komunikasi harus dua arah. Kita jadi tahu apa yang anak rasakan. Anak akan bahagia karena pendapatnya bukan sekedar didengar tapi dihargai.

  1. Bisa dilakukan sambil dongeng
Ini sih memang kesukaan Kaina. Pillow talk diselingi dongeng. Tapi kalau sudah mengantuk, cuma cerita formalitas terus dia molor :D atau sebaliknya.

Baca Juga yuk : Manfaat Mendongeng
  1. Mengetahui kegiatan si anak
Membiarkan si anak bercerita tentang harinya, kita jadi tahu apa yang terjadi. Baiknya tahu secara detail. Anak yang memiliki kedekatan dan komunikasi dua arah, nantinya kalau ada sesuatu yang mengganjal akan segera kita tahu. Perubahan yang terjadi pada anak, sekecil apapun kita akan rasakan. Menurut teorinya sih seperti itu^^

Nah, untuk sekarang ini pillow talk lebih sering dengan anak-anak dan saya rasakan manfaatnya. Kalau kamu gimana? Ber-pillow talk nggak sih.. share yuk

Read More
cigrey.blogspot.co.id. Powered by Blogger.

© cigreydotcom, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena