Event Launching Buku Before I Met You

Event Launching Buku Before I Met You ~ Minggu lalu saya menghadiri sebuah launching buku yang berjudul Before I Met You, di Food Colony Tangerang. Ini memang kali pertama saya hadir acara launching buku. Entah sudah berapa lama nggak baca buku. Btw, tahu film Insya Allah SAH? Nah, penulisnya adalah mbak Achi TM juga penulis buku Before I Met You. Dengan Achi TM ini saya memiliki kedekatan karena salah satu tetangga di rumah dan beliau adalah teman sekolah kakak saya #hiaaa kalau dibilang dunia ini sempit? ya gitu ternyata dunia luas-luas sempit hehe. Tapi launching memang untuk liputan blog. 





Seperti apa sih acara launching bukunya?

Saya melaju dengan bapak gojek siang itu. Sesampainya di sana, Food Colony sudah penuh, saya mencoba mencari-cari bangku kosong. Alhamdulilah masih dapat.

Sepertinya acara baru dimulai, dan luar biasa ramai. Banyak pembaca setia Achi TM yang sudah membuat Food Colony sesak. hehe. MASIH PADA MUDA! keren. Memang karyanya mbak Achi patut dibaca oleh anak-anak muda. Tua juga boleh sih :p Selain pembaca novel-novelnya mbak Achi TM, terlihat keluarga juga hadir di sana.




Mbak Achi sudah banyak menuangkan tulisannya dalam sejumlah buku, pasalnya sudah 25 buku yang beliau tulis. Buku Before I Met You ini ditulis setelah kelar Insya Allah Sah pada tahun 2005. Buku ini terinspirasi karena beliau di telepon oleh anak dari mantan pacar ayah mbak Achi. Jeng jeeeeng. Inspirasinya saja sudah bikin what?! huhu. JADI, buku ini bercerita tentang kisah seorang Tasya yang harus memilih antara 2 orang. Kalau dibayangkan, ceritanya menyedihkan karena Tasya cukup banyak beban hidupnya. Tasya makin bingung karena mendapati surat-surat almarhum ibunya dengan pria yang bukan ayahnya. Hmmm, bisa cek ke toko sebelah ya untuk beli bukunya^^

Yang nggak kalah seru dari launching ini adalah bincang-bincang santai tentang dunia kepenulisan, seperti bagaimana bisa membangkitkan kembali mood menulis, cara mendapatkan tokoh nama untuk sebuah novel, menemukan judul sebuah novel, hubungan dengan editor. Wah pokoknya bermanfaat buat teman-teman yang sudah hadir di acara launchingnya.




Selain Achi TM, para undangan dapat berinteraksi dengan mbak Raya. Beliau adalah salah seorang editor GPU buku Before I Met You. Mbak Raya bilang, supaya bisa bergabung dengan penulis lain di GPU coba membaca buku-buku terbitan GPU. Kenali karakternya. Oh ya, kenapa sih buku perlu seorang editor? diantaranya adalah menjaga karakter sebuah novel supaya nggak kemana-mana. Untuk penulis pemula, bisa mencari guru atau mentor. Dan teruslah menulis. Jangan lupa juga untuk selalu membaca.

Well, saya mau namatin bacanya, dan penasaran sama tokoh Zakki di novel ini. Sudah gitu saja! Met Weekend. . 




Read More

Resep Ikan Bakar Teflon

Resep Ikan Bakar Teflon ~ Haiiiii, wah sudah lama banget nggak nulis pembuka di blog dengan kata HAI!. haha. Ingin berbagi resep kali ini. Bagi saya, memasak itu adalah hal paling berseni setelah jadi ibu. Yang masakin saja kadang bosen. Seseibu itu sering pas mau tidur lihat daftar menu yang cocok dimasak buat anak-anak, kalau untuk bapaknya bisa lah menyesuaikan term & condition. Menu goreng menggoreng memang praktis. Cuma kan bosan ya. Saya suka lauk bakar-bakaran. Dan sudah 2x mencoba bikin ikan bakar pakai teflon. Iya ikan bakar pake teflon^^.

source: pixabay


Paling enak sih beli ikan segar gitu ya, dan dibersihin sama pedagangnya sampai kinclong cuma apa daya ya harus bersihin lagi supaya bebas dari rasa pahit masa lalu. Pertama kali saya nyobain pakai kemiri. Fixed deh seterusnya nggak pakai kemiri. Ikan bakar itu paling enak kalau sampai dagingnya juga terasa bumbu-bumbu sampai meresap.

Meski rada ribs, alias ribet tapi tetap suka bikin ikan bakar teflon ini. 


Bahan :
4 Ekor Ikan (Bawal)
1 buah Jeruk Nipis
Garam

Bumbu Marinasi
3 siung bawang merah
5 siung bawang putih
1 sdm Saus Tiram
3 sdm Ketumbar


Bumbu Oles Haluskan:
1 sdm Ketumbar
Kecap Manis
1 sdt Lada 

Cara Memasak:
- Lumuri ikan dengan jeruk nipis lalu cuci bersih
- Beri garam pada ikan lalu goreng setengah matang, tiriskan
- Haluskan bumbu marinasi
- Masukan ikan pada bumbu marinasi
- Diamkan dalam kulkas selama beberapa jam, biasanya 1-2 jam
- Panggang di atas teflon dengan api kecil, jangan lupa beri bumbu oles ya
- Sajikan dengan sambal kecap, duh enaaak klo dibikinin haha



Alhamdulillah ikan bakar pakai teflon terasa bakarannya hehe. . Yang penting makannya selagi lapar :p.  Selamat mencoba ya. . Jangan lupa lapaaaaaaar!
Read More

6 Cute Things, Improve My Mood

6 Cute Things, Improve My Mood ~ Hidup memang harus terus maju, kadang saya mau mundur di saat-saat tertentu. Misalnya saat bersuara keras pada anak. Kids, forgive me ya. Ng, bekerja di rumah tuh selain nikmat tapi ternyata tak semudah di angan #tsaah udah kayak lagu aja. Apalagi saat ini saya sedang ditinggalkan partner duet, dan menjadi solo dalam urusan mencuci, setrika, beberes rumah, belanja, masak dan endesbree lainnya. Eh tapi kalau weekend ada bantuan pak suami ^^. Okay, berarti sekarang keluar dari zona nyaman? Ya, hampir 2 minggu mbak ART pergi ke Jakarta. Mungkin kisah kita berakhir di Januari. LOL.







Well, tantangannya adalah tetap bisa bekerja dari rumah tanpa mbak? Apa bisa? Lalu saya mikir, gimana sih caranya supaya BISA. Wohoooo. Alhamdulillah ya, so far so good.

Set Goal
Prioritas itu penting, supaya nggak stres. Nggak semua kerjaan bisa kamu lakukan dengan multi tasking. Saya bawa santai, contohnya kalau giliran mencuci ya nggak mau masak. Dan ketika anak-anak sudah bangun, seringnya say good bye domestic work.

Time Work
Waktu efektif bekerja tiap orang itu beda-beda. Nah, bekerja di rumah kan fleksibel. Kamu coba deh rasain, di jam berapa sih bisa menghasilkan kerjaan secara lancar jaya. Pasti ada! Biasanya saya saat anak-anak tidur siang atau tengah malam. Sekarang ini menjelang pagi saya pakai buat domestic work.

Dari tadi ngomongin produktif, apa sih sebetulnya produktivitas?
berdasarkan Wikipedia, Produktivitas merupakan istilah dalam kegiatan produksi sebagai perbandingan antara luaran (output) dengan masukan (input).
Ada empat tahap sebagai satu siklus yang saling terhubung dan tidak terputus dalam produktivitas:
  1. Pengukuran
  2. Evaluasi
  3. Perencanaan
  4. Peningkatan


Selain itu konsisten dan disiplin, ada hal lain yang harus dilakukan demi kebahagiaan dan produktivitas dari dalam rumah. Ada hal-hal kecil, cute things tapi sangat membuat up mood, ya karena waktu untuk bekerja dari rumah pun amat terbatas. Ngerti kan? Pekerjaan domestik seperti nyuci, nyapu, ngepel dan paling PR banget adalah setrika pakaian cukup menyita waktu.


Beberapa hal kecil yang membuat mood saya jadi asyik dan lakukanlah ^^ 6 Cute Things, Improve My Mood. . 

1. Makan
Cobain makan sesuatu yang manis atau bikin mie rebus pakai cabe rawit. Meski cuma sebentar, terus kamu rasain momentnya makan mie tanpa diganggu orang lain gitu. Duh, me time yang nggak usah pergi jauh. Ini udah nikmat banget. Biasanya saya suka lakuin hal ini di saat anak-anak tidur siang. Eat something!


Source: Pixabay



2. Musik Enak, Pasang Headphone
Seringkali saya buka laptop, menulis sambil mendengarkan lagu yang bisa buat bahagia. Paling nggak cari lagu yang bisa buat bersenandung sedikit sih. Jangan cari lagu yang membuka luka lama lho yaaa, hehe. Musik enak, cukup bisa membuat semangat lagi. Sekalian cek-cek top forty deh. :))


Source: Pixabay



3. Break For a While
Setiap pekerjaan pasti ada kepenatan tersendiri. Tergantung gimana kamunya aja. Saya sih nggak mau maksain kalau lagi penat. Santai dulu sebentar tapi setelah itu tetap serius ngejalanin kerjaan yang di depan mata. It's always work. .



4. Chit-chat

Saya rasa dengan mengobrol atau sekedar melempar candaan ke orang-orang terdekat bisa membuat semangat. Saya cukup sering reply insta story sahabat dan teman-teman juga. Jangan salah lho, inspirasi bisa datang dari mana aja kaaaan? Sebisa mungkin ngulik dan memperhatikan hal di sekitar. Selain mudah, efisien dari segala aspek buat dapat ide.



Source: Pixabay


5. Pergi Menjauh Sejenak dari Social Media
Sejenak menjauh dari social media itu perlu, supaya kerjaan cepat beres. Buka instagram atau twitter saat mau menulis, kadang malah nggak jadi nulis. Yha?! Close chat application juga. Bagi saya, yang paling susah sih close chat application kayak whatsapp hehe. Soalnya sering chat si Dilanku #eh. 


Source: Pixabay



6. Menghitung Penghasilan
Kamu punya memangnya cig? lol. Ya, alhamdulillah buat beli lipen mah ada, hihi. Entah kenapa ketika habis menghitung beberapa sponsor post, event dan lainnya, jadi seru aja gitu. Saya jadi pengin terus menulis dan motret yang bagus.

Ditambah lagi saya baru punya little stuff yang kayak gini? Cute.
Kalkulator legend, Casio. Sejak dulu, siapa yang nggak kenal kalkulator Casio? Jaman belajar sin tan cos gitu hehe. Saya kenal kalkulator ini dari kakak sepupu. Sekarang lucu-lucu banget deh warnanya, Casio kalkulator jaman now.





#CasioMyStyle
Oh ya kamu bisa dapatin Colorful Calculator seperti ini di Casio My Style. Pilihan warnanya ada banyak banget, mulai dari pink, kuning, biru wah sangat berwarna pokoknya.
Kalau mau diskon bisa pakai kode voucher berikut ya CASIOBLOGUT6278I

Kalkulator Colorful Casio ternyata dirancang khusus dengan warna-warna menarik dengan bentuk yang nyaman ditangan. Saya juga ngerasain, saat memegangnya. 

Tulisan pada keyboard yang memberikan kesan informal ini sangat mudah untuk dibawa dan cocok digunakan kapan saja. Bisa ngitungin penghasilan kamu di mana pun. 

Mudah-mudahan bisa menginspirasi kamu ya kalau lagi bad mood sama kerjaan. Tinggal pilih deh mau stuck atau move on! Depend on you. . 
Read More

Usia 40 Tahun, Ingin Hidup Lebih Hidup

Usia 40 Tahun, Ingin Hidup Lebih Hidup ~ Menua adalah hal yang cukup menakutkan bagi sebagian orang, hmmm, mungkin. Sejujurnya, saya belum tahu rasanya karena belum tua-tua banget #eh. Tapi makin bertambahnya usia, dalam satu hari terasa singkat hidup ini. Rasanya masih banyak yang belum dikerjakan. Apalagi kesibukan mengurus rumah sendiri, nggak ada kata selesai untuk itu. Ngalamin juga nggak? Mau beresin ini itu dan kalau anak-anak tidur maunya melakukan hal-hal produktif seperti boci menulis. Segitu saja sudah cukup bagi saya, menikmati hidup ini. Nggak mau ada kata 'stres' karena 'stres' nggak laku dijual yakan? . .

Usia 40 Tahun, Ingin Hidup Lebih Hidup


Menapaki usia demi usia, mengumpulkan bekal untuk kembali pulang. Serius banget deh cig idup loe. Biarin, yang penting nggak stres :p. Lagian juga, kalau sudah pulang kita nggak bisa balik lagi ke dunia #nahlho. Kalau ditanya, usia 40 tahun mau apa? Selain memohon hidup penuh berkah dan ridho Allah, ada cita-cita yang ingin saya wujudkan.

Menjaga Keikhlasan
Menyelipkan niatan ini di berapa pun usianya. Karena bagaimana juga saya akan terus menyandang predikat seorang istri dan ibu. Mengasah skill tersebut mulai dari lingkup dalam, yaitu keluarga. Lama-lama bertahap ke lingkar luar. Insya Allah siap, diapain aja? begitulah istilahnya. Tentu dengan beberapa logika di sana.


Mengajar
Jauh di lubuk hati, saya ingin mengajar. Tapi kok kayaknya kurang pantes gitu ya hehe. Ilmu yang masih dangkal sekarang ini. Hanya seorang fakir ilmu. Apalagi saya yang nggak terbiasa bekerja di depan layar. Semoga bisa belajar di 10 tahun menuju 40 tahun nanti.


Mengawal Anak-anak
Anak-anak akan memasuki masa remaja, ketika saya 40 tahun. Nggak boleh ketinggalan update yang hits anak-anak jaman mereka. Ya demi menyelami dunia anak-anak. Keep update.




Mau Sehat, Titik.
Olah raga rutin bareng keluarga. Lari pagi akan menjadi pilihanku. Ah, saya teringat sepatu lari yang belum dipakai lari haha. Mudah-mudahan dia nggak ngambek ya. Karena sekarang ini hanya lari dari kenyataan :)). Lalu membatasi makan makanan yang enak-enak #whew. Kontrol diri supaya sampai tua tetap bisa merasakan makanan yang nikmat. Ini perlu!


Yakin nggak ada list jalan-jalan?
Nggak sih, cuma mau naik gunung *samaaja*. 

Sudah nggak posesif juga dengan tas, baju, sepatu. Biasa saja hehe. Daku hanya mencoba meletakkan dunia di genggaman tangan. Sudah cukup itu semua. Dunia cuma sebentar, nggak perlu resah gelisah apalagi sedih karena jumlah follower. . 

Btw, 40 TAHUN bukan usia yang tua banget hehe. Usia hanya angka saja bukan? Yuk jadikan digit usia untuk reminder diri, koreksi diri sebab semua akan berpulang pada waktuNya.





Tulisan serius tapi santai ini diikutsertakan dalam postingan Tematik Kumpulan Emak2 Blogger, #PostTematik Keinginan di Usia 40 tahun. Kalau kamu mau gimana di usia 40 tahun? sharing yuk. .
Read More

Bagaimana Membuat Home Food Photography ala Mbak Yulyan Parwati

Bagaimana Membuat Home Food Photography  ~ Foto makanan untuk upload di social media bukanlah hal yang aneh di jaman now. Mempercantik tampilan galeri nggak ada yang salah kan? Saya cukup ambil manfaat positifnya saja dari social media. Kenapa sih suka foto makanan cig? Soalnya dia nggak bisa protes kalau hasilnya nggak bagus, hehe. Btw, saya mau sharing hasil workshop food photography sabtu lalu. Tema pertama tentang Home Food Photography. Seperti apa?

canva.com

Home Food Photography oleh Mbak Yulyan Parwati, biasa dipanggil Mbak Yan. Berawal dari modal cinta makan. Mbak Yan menekuni food photography dari rumah saja. Saya suka sekali dengan paparan Mbak Yan saat memberikan workshop. Beliau memberikan materi dengan jelas dan beberapa tricky dalam foto makanan di rumah.

Sebelum ke hal yang lebih teknis, untuk memulai food photography kamu harus punya passion dan knowledge.

Paling tidak kamu pasti suka makan dong? meski nggak bisa masak. Hehe. Belajar tentang makanan itu menyenangkan lho. Plus memilki basic foto, know your tools. Mau foto pakai handphone atau kamera DSLR/Mirrorless, kamu harus kenal dengan gearnya kamu nih. 

Bagaimana settingnya, baca manual book dan jangan malas untuk selalu mencoba (kata mbak Yan). Dengan sering latihan progressnya bisa lebih cepat.

Saya ngulik Sony A5000 buat foto makanan juga cukup lama. Awalnya foto bluwek banget, nggak banget lah pokoknya. Makin lama makin putus asa hehe. Eh tapi semangat nyobain terus, kalau tiap hari nggak foto makanan tuh rasanya ada yang kurang (inikah cinta, passion) 

Berlanjut ke persiapan foto makanan ya. Step by step nya bisa dicoba untuk latihan di rumah. Setting up for capture.

Menu
Explore the recipe
Tentukan satu menu saja yang akan di foto. Pilih yang memudahkan kamu dalam membuatnya. Saya pilih sup iga. Langsung praktek trik dari mbak Yan. Untuk wortel dan buncis saya hanya tumis sebentar. Sayuran disiapkan ketika semua set telah siap, supaya masih segar dan warnanya cantik. 

Concept
Proses kreatif kamu mainkan di step ini nih. Konsepnya bisa bermacam-macam. Juga sesuaikan dengan makanannya ya. Kalau conceptnya breakfast dengan set mood segar, ringan, background putih. Atau pilih tradisional,  bisa juga kids meal, before after. dll

Studio Set Up - lighting
Cahaya sangat penting. Harus tahu arah cahaya, lalu set dari mana kamu mengambilnya.
Lighting direction, back light, side light.

Apakah setiap foto harus pakai Reflector dan Diffuser? Nggak selalu. Kita mau foto seperti apa dulu. Harus tahu, perlu atau kapan pakai.
Fungsi reflector dan diffuser supaya bayangan menjadi lebih lembut.

Contoh penggunaan reflector dan diffuser seperti gambar di bawah ini.


Contoh Penggunaan Reflektor dan Diffuser keadaan backlight


Properti 
Segala sesuatu dalam foto yang bukan makanan disebut sebagai property. Termasuk di dalamnya alas, linens, bunga, kursi, dll. Properti yang cukup wajib menurut mbak Yan seperti talenan, nampan dan napkin.

Tips:
  • Sesuaikan dengan konsep yang ditentukan
  • Perhatikan color scheme dan mood dari foto untuk menentukan property yang tepat
  • Sesuaikan ukuran props dengan besarnya makanan yang akan difoto
  • Sesuaikan dengan fungsi dari props itu sendiri
  • Hindari props lebih dominan dan mengalahkan makanan yang akan difoto
  • No props? Why not. .
  • Pilih background berwana gelap untuk subject yang berwarna cerah agar dapat dengan mudah menonjolkan warna, bentuk, dan teksturnya
  • Color Coordination bisa membantu kamu untuk menyetting tampilan foto.

Komposisi
Subject Placement:
Bisa menggunakan Off center or Center

Rule of Thirds (ROT) adalah garis bantu untuk membagai frame foto menjadi sembilan
bagian yang sama besar, dengan menarik dua garis sejajar pada horizontal dan dua garis sejajar pada vertikal.

untuk ROT dan center bisa di googling ya hehe.

Sedangkan S CURVED, DIAGONAL, TRIANGLE, LINES ini saya capture contoh punya mbak Yan.



Tentang Angle
Angle: Eye level, above eye level, BEV.
Kuncinya : Kenali karakter dari “Hero” dan tentukan bagian mana yang ingin ditonjolkan. 

Angle tiap jenis makanan berbeda ya. Misalnya angle untuk pizza lebih menarik dengan angle BEV. Sedangkan burger pakai angle eye level untuk memperlihatkan tumpukan isi  burger. 


Styling
Suka mentok ya saat styling? Katanya memang perlu jam terbang dibanyakin. Hehe. Harus diperhatikan gimana meletakkan makanan, memberi garnis, gimana kalau produknya ice cream, sayuran dan lain-lain. Workshopnya seru, mbak Yan membagi ilmunya dan diskusi santai. Semua trik styling yang dikasih bisa dipraktikkan di rumah. Oh ya, beliau juga ngadain Food Photography workshop lagi untuk Conceptual and Styling di bulan Maret. Bisa cus daftar buat temans yang tertarik untuk menggeluti dunia food photography. Intip instagram beliau di @yulyan_parwati.


And Then Shoot

Less is better! Jangan terlalu banyak melakukan editing hingga menyebabkan foto nampak tidak alami. Pastikan semua settingan sudah OK di kamera sehingga tidak perlu menghabiskan waktu untuk editing. So, edit sesuai warna aslinya saja.

Selain mbak Yan, speakernya juga ada mbak Sefa Firdaus dan mbak Ayu Diah Respati. Mungkin selanjutnya mau share tentang bagaimana cara menentukan fee jasa foto produk? Ada yang penasaran juga nggak? Insya Allah, share hasil beberapa hasil tanya-tanya dengan food blogger seperti mbak Dyah dan mbak Eliza mengenai cara menentukan fee jasa foto produk, terutama makanan ya. Stay Tune ^^.

Read More

4 Hal Penting Dalam Memilih Baju Renang Anak Perempuan

4 Hal Penting Dalam Memilih Baju Renang Anak Perempuan ~ Anak-anak adalah manusia baru yang sangat perlu dibimbing. Sebagai ortu nggak boleh bosan untuk mengingatkan. Seperti memilih pakaian untuk anak usia pra sekolah? Kalau sekarang Kaina lagi senang banget milih pakaian sendiri, ambil baju di lemari. Sedangkan adik Ashika masih bebas lepas terserah mau dipakaikan apa pun asal jangan koteka ya miii 😆






Berhubung anak kami itu cewek-cewek semua, pasti lucu ya kalau kembaran meski bukan kembar beneran. Hihi. Kaina lagi suka banget pakai dress. Pokoknya say no to celana. Semacam tidak bisa dipisahkan dari pakaian yang girly. Padahal saya lihat dia udah riweh banget, tapi yasudahlah mungkin untuk mendalami peran sebagai seorang princess.

Selera anak-anak juga kadang nggak bisa dipaksa, bisa terjadi peperangan. Padahal sih cuma masalah selera yang berbeda antara ibu dan anak ini. Saya cuma bilangin yang penting sopan, urusan menutup aurat nanti saat usia sekolah kita perlu usahakan. Insya Allah. Dari usia pra sekolah sudah harus sounding, pengenalan gimana hijab, kenapa wanita harus berhijab. Moga Allah mudahkan ya^^.

Saya suka yang simple dan menyesuaikan keadaan tapi Kaina kadang mau yang heboh. Nggak peduli cuaca hujan maunya pakai baju putri raja melulu. Duh. . Harus banyak belajar sabar untuk mencerdaskan selera anak-anak. Hihi. Just a kid. 

Saya juga mempercayakan pak suami kalau beli baju untuk anak-anak karena seleranya nggak jauh berbeda, bahkan pak suami sepertinya sudah memahami karakter Kaina. Saya pernah nitip beli baju renang, iya baju renang anak perempuan  

Menurut saya memilih pakaian untuk anak nggak harus branded.
Asal nyaman dan sesuai dengan kondisi deh. Nggak pas kan kalau kondisi
hujan eh malah dikasih celana pendek?!
Btw, saya pernah menulisnya juga di sini  memilih pakaian untuk anak.
Berenang versi anak usia pra sekolah adalah bermain air di dalam kolam besar. Ada tempat meluncur, ban, air mancur. Ya doing fun in the water.

Kalau sekarang saya mau bahas memilih baju renang anak perempuan. Seperti apa sih? Berikut ini adalah tips memilih baju renang anak perempuan.


1. Bahan Yang Nyaman
    Bahan pakaian untuk renang kan pasti nggak mungkin yang berbahan seperti sweater ya, bakalan berat dong berenangnya. Biasanya nih baju renang itu berbahan polyester, lycra, nylon, neoprene dan bahan campuran lain. Yang mudah kering, ringan, daya serapnya rendah. Bahan memang harus diperhatikan karena anak-anak juga harus merasa nyaman memakainya. Ada juga lho, baju renang yang memiliki uv protection. Bergerak elastis saat berolahraga, pasti mereka suka. so, choosed wisely.


2. Ukuran Yang Sesuai Dengan Anak
Sama halnya seperti pakaian biasa, beli baju renang yang sesuai sajalah dengan ukuran tubuh anak. Kasihan lho kalau terlalu kebesaran atau kesempitan. Kadang nih suka berprinsip, beli rada gedean supaya kepakai lama. Haha. Jangan gitu deh kalau baju renang. Kan kalau kedombrongan gitu nggak enak juga anaknya, pasti nggak akan nyaman. 

3. Warna Cerah
    Kalau warna baju renang untuk perempuan, bagusnya yang cerah ya. Kaina punya pink hasil pilihan paping. Nggak merekomendasikan warna hitam untuk anak-anak berenang. Terkesan kurang ceria deh auranya. Kalau warna cerah bisa semakin semangat olah raga renangnya yess!


4. Model
  Model baju renang cukup banyak. Ada yang model lengan panjang, pendek dan tidak berlengan. Beresleting atau tidak. Lalu kita harus cari yang sesuai dengan kesukaan dan karakter si anak. Ini juga salah satu sumber perdebatan antara anak dan ortu, iya kalau si anak sudah bisa memilih. Wah jadi harus kompromi sebelum beli dong ya!


Ternyata memilih baju renang untuk anak perempuan cukup seru juga ya. Saya prefer yang baju lengan pendek dan memiliki resleting. Dengan gambar karakter princess yang anak-anak sukai. Pasti deh renangnya tambah semangat ^^. Yuk nyebuurrr. .
Read More

Review Playdate Bareng Teman Main

Review Playdate Bareng Teman Main ~ Beberapa pekan lalu saya membawa anak-anak untuk ikut playdate bareng Teman Main. Sebetulnya sudah mau sejak lama mencoba acara semacam ini tapi belum terlalu tergerak nih, kadang sabtu minggu pergi event atau mau stay di rumah saja, iya nggak? Nah berhubung kami sudah nyobain playdate nya bareng Teman Main, jadi mau ceritain di blog. Seperti apa sih playdate bersama Teman Main?



Teman Main itu sendiri merupakan komunitas yang gemar bermain dengan anak-anak. Teman Main adalah wadah kegiatan positif bagi anak-anak dengan turut serta mendukung peran besar orangtua agar lebih peduli pada tumbuh kembang anak melalui kegiatan edukatif. Mungkin teman-teman bisa mencobanya sendiri. Di setiap main bareng, mereka punya tema yang beda-beda. Jadi kalau Kaina waktu itu ikutan main dengan tema Sparkling Your Life...  Teman Main mengajak Kaina mengenal proses shooting dengan mengunjungi studio Happy Holy Kids di daerah Tangerang Selatan. Adik Ashika kemana? ada sih dia di dalam ruangan tapi nggak bisa diam. #AshikaManaMungkinDiam

Acara dimulai tepat pukul 9 pagi, semua sudah siap bermain seru dan berbaris rapih ya. On time! Saya happy kalau acara on time hehe.


Kak Ranti adalah salah satu founder Teman Main, beliau menyambut dengan yel-yel khasnya.

Teman Main,
Siap
Teman Main,
Siap
Teman Maiiin.. Eksplor and Fun

Semua lompat, tangan ke atas...

Teman Main hari itu diajak mengenal proses shooting, ada dongeng, pentas di atas panggung, menggambar, mewarnai, proses rekaman suara dan menikmati pertunjukan sulap. Wah seru banget kan, ditambah lagi banyak games nya juga lho.

Anak-anak mulai berlatih

Kak Ranti Sedang Memberi Contoh



Seperti apa ya keseruannya?

Shooting
Memilih lagu untuk pentas di atas panggung. Lalu latihan bersama sampai ke proses shooting bersama. Semua kompak. 



Menonton Dongeng
Kaina agak deg-degan dengan Mondy yang melompat hehe. Overall anak-anak happy, terhipnotis oleh dongeng. Alur ceritanya juga ringan namun sarat makna. Pesannya sampai ke anak-anak.

Mondy dan Kak Happy


Games
Oh ya Kaina berani ikutan games buka tutup mulut. Nggak begitu nyangka Kaina mau maju, kirain sudah malas #ups.

Games Buka Tutup Mulut


Menggambar dan Mewarnai
Juga diajari menggambar ikan, berawal dari angka 3. Bisa jadi seperti ini lho.



Dan diwarnai ya, nanti yang bagus dapat hadiah.

Perekaman Suara
Selanjutnya kami diajak berpindah ruangan. Kali ini mau rekaman suara yang merupakan salah satu kegiatan pembuatan film. Bernyanyi bersama lalu direkam. Nah ada alat perekam suaranya. Kocaknya, suara anak-anak diubah. Kok seperti chipmunk yaa?
Anak-anak kebingungan. Ternyata ada proses pengeditan di dalam komputer. Apa itu pengeditan? Jadi suara yang telah direkam masuk ke komputer, itu bisa diubah-ubah menggunakan software khusus.



Pertunjukan Sulap
Berakhir dengan sulap. Awalnya ada 4 kotak kok sekarang berubah menjadi 6 kotak. Kok bisaaa?? 

Bisa dong, pesan kak Rahmat  : "pasti juga bisa sulap asal rajin belajar yaa, Hehe.."


Acaranya sangat asyik. Anak-anak senang banget. Selain mengedukasi anak, acaranya kayak gini tuh interaktif. Kriteria usia dari Teman Main, mulai dari 2 sampai 10 tahun, tapi menurut saya kegiatan ini cukup di usia 6 tahun saja batasnya. Tapi kalau ada yang mau mencoba membawa anak usia 7-10 tahun, silahkan^^

Manfaat mengikuti Playdate Teman Main sangat banyak, diantaranya mengasah kepercayaan diri anak-anak, pastinya juga bisa mendapatkan pengalaman baru.



Saya rekomendasikan buat teman-teman yang mau ikutan acara semacam ini, mungkin bisa follow socmednya Teman Main ya. Kadang kan suka bosan ya mau ngajak anak-anak ngapain gitu?! haha. Ikutan Teman Main bisa menjadi salah satu pilihan baru, investasinya jangka panjang banget karena untuk mengedukasi anak-anak.

Kak Ranti and team, sukses terus ya. Oh ya Kak Ranti ini adalah salah satu teman sekolah saya hehe. Sudah lama banget nggak ketemu.

Teman Main
http://www.temanmainid.com
Instagram : @temanmainid
Read More
cigrey.blogspot.co.id. Powered by Blogger.

© Maming Story, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena