Pengalaman Menggunakan Lensa Fix Untuk Camera Sony A5000

Pengalaman Menggunakan Lensa Fix Untuk Camera Sony A5000 ~ Hokeh, dengan menghela nafas ikhlas akhirnya lensa diganti karena kecerobohan si pemiliknya yaitu saya sendiri. Jadi singkat cerita, lensa bawaan sony A5000 rusak karena tak sengaja terbanting jatuh ke lantai. Saat itu memang lagi buru-buru ngerjain projek foto sebuah sambal, saya ingin menyelamatkan sang cumi yang berada di teras takut dimakan kucing. Yaa malahan lensanya yang tidak terselamatkan huhu.


pengalaman menggunakan lensa fix untuk Camera Sony A5000


Lensa bawaan sebenarnya mungkin bisa diservis gitu, tapi saya nekad mau fixed it sendiri. #sombong :)) Padahal minta pak suami yang utak-atik. Dan penasaran masih nyoba mau reparasi ala youtube. Tapi gagal. Sedih sih karena banyak kenangannya. Cuma tetap harus plong, ikhlasin. Nggak apa-apa deh, mudah-mudahan paping ada rejeki buat beli gantinya #lho #eh. Nggak lama, alhamdulillah bisa punya budget beli lagi lensa gantinya ^^. Terima kasih Allah, terima kasih paping. .

Perburuan lensa dimulai. Saya baru pernah ikut 2x workshop photography, dan selebihnya googling tentang camera, bagaimana setting camera secara manual, apa itu bukaan lensa dan lain-lain. Mau serius belajar food photography, mungkin nanti ketika anak-anak sekolah dan saya menatap nanar perpancian di dapur hihi. Jadi sekarang mah kurang serius gitu? :p

Baca Juga : Persiapan Food Photography Untuk Pemula

Agak bingung dalam memilih lensa waktu itu. Saya suka juga foto nature tapi kan nggak bisa pergi-pergi jauh dalam waktu dekat ini. Jadi kayaknya beli lensa fix saja deh ya. Harus nerima kenyataan bahwa lensa fix nggak bisa zoom in/out secara otomatis. Mau nggak mau memang si tukang foto harus maju mundur secara manual. Bergerak, pindah posisi untuk ngezoom in atau zoom out. Pertimbangannya beli lensa fix, kan lebih sering foto makanan secara dekat. Lihat kebutuhan kesitu. Dan sempat nanya ke teman, dia juga pakai lensa yang memang saya inginkan. Cakep bokehnya kata Prima, beliau adalah deklur kompakers Tangerang. Tadinya saya mau lensa yang tele, tapi harus ngeluarin budget lebih gede. Mengutip yang ditulis di infofotografi.com  "TIDAK ADA LENSA IDEAL, tidak ada satu lensa yang maksimal untuk segala kebutuhan, tapi bahkan sebaliknya satu lensa kit saja (kalau dimaksimalkan pemakaiannya) bisa dipakai untuk banyak bikin foto yang bagus".

Finally, lensa fix 50mm yang dibeli. Lebih berat dikit dari lensa bawaan. Memang lensa bawaan ringan banget, bodynya juga ringan makanya cocok buat bikin video traveling. Lensa camera sony A5000 yang enteng pisan tinggal kenangan, alhamdulillah bodynya masih ada. Untuk pertama dan terakhir kalinya bikin video secara serius pakai lensa bawaan ya projek sambal itu..

Saya coba jembrengin hasil fotonya ya. Mungkin kalau makanan sudah lihat di akun IG @uciggg. Hasilnya bukaan besar, berlimpah cahaya. Sedangkan kalau sudah terlalu cukup cahaya, dibesarin bukaannya sedikit dan mainin Exposure time nya. Lagi-lagi, nggak ada yang bagus atau jelek sih, semua balik ke selera. 


pengalaman menggunakan lensa fix untuk camera sony A5000
Kaina dan Sepupunya
pengalaman menggunakan lensa fix untuk camera sony A5000
Kaina dan bude



pengalaman menggunakan lensa fix untuk camera sony A5000
Sebelum dia gondrong

Sejauh ini lumayan repot kalau foto human ramean ya haha, harus maju mundur. Tapi suka banget sama hasilnya. Dulu tuh jarang banget pakai setting manual karena kok kayaknya nggak sreg. Sekarang selalu pakai setting manual buat foto. Asyik banget.



pengalaman menggunakan lensa fix untuk camera sony A5000
foto produk untuk teman

Kalau temans mau tahu gimana cara memilih lensa, ini banyak di google. Yang penting, tahu kebutuhan kita seperti apa, spesifikasi lensa yang sesuai dengan bodynya juga perlu kita tahu. (imho)

Nah kayaknya sharing pengalamannya gitu dulu. ^^ 
mungkin ada yang mau sharing atau nanya, boleh. .
Bye. . 

Read More

Ini Dia 6 Barang Fashion Yang Sering Dibeli Ketika Belanja Online

Ini Dia 6 Barang Fashion Yang Sering Dibeli Ketika Belanja Online! ~ Belanja online adalah hal yang cukup sering saya lakukan. Tentu membeli barang-barang yang diperlukan seperti melengkapi keperluan rumah tangga. Kadang memang sulit mengatur waktu untuk sekedar keluar rumah mencari barang yang akan saya beli. Apalagi saat ini masih memiliki satu orang anak balita. Hehe. Masih sedikit agak repot. Jadi untuk barang tertentu saya akan beli secara online saja seperti belanja online fashion, belanja mainan atau perlengkapan dapur.

Ini Dia 6 Barang Fashion Yang Sering Dibeli Ketika Belanja Online

Belanja online fashion membuat hidup tuh mudah huhu. Semoga selalu ada saja rejekinya ya. Amin. Kalau beli langsung ke toko kan riweh, belum lagi keluar bensin, atau anak-anak minta mampir sana sini. Dan berujung pada bocor-bocor halus. Huhu. Bisa sampai over budget! Makanya belanja barang kebutuhan secara online sangat membantu untuk saving time dan money asal digunakan secara cerdas. Nggak semua yang ada di toko online dibeli, padahal nggak butuh. 

Kalau belanja online, sejauh ini sih saya merasa banyak positifnya saja, bisa hemat di ongkos, waktu dan tenaga . Memang ada jangka waktu yang harus kita tunggu beberapa hari karena proses pengiriman dan lain-lain. Tapi biasanya saya pilih toko yang jaraknya nggak jauh dari rumah.

Beberapa barang fashion yang dibeli secara online:

Jilbab
Jilbab untuk anak atau untuk saya sendiri biasanya suka beli secara online. Karena jilbab warna warni sering diperlukan ya semacam untuk dresscode gitu hihi. Kalau untuk baju, saya sudah jarang beli baju. Pakai yang masih bagus di rumah saja. Terakhir kali beli baju, lupa banget. Kapan ya? Kayaknya memang lebih sering beli jilbab. Dan beli jilbab secara online itu menyenangkan :)

pixabay.com


Celana Anak
Pertama kali saya beli celana panjang untuk Kaina berwarna fuschia, hasil dapat voucher karena menang lomba foto waktu itu. Ternyata asyik juga kalau beliin celana anak secara online. Yang penting ukurannya sesuai. Atau biasanya mereka beri info size lengkap panjang pendeknya dalam ukuran cm.


Kemeja Suami
Setelah menikah, saya gagal romantis. Selalu beli kado untuk suami berupa barang seperti kemeja, celana ya secara online. Yaa kayak nggak bisa kreatif gitu ya? :p harap maklum, ngurus anak di rumah ternyata tingkat stresnya tinggi. #alasan. Kemeja batik yang pernah saya beli secara online. Tapi kayaknya sekarang harus yang ukuran L ya ^^

pixabay.com


Jeans Suami
Selain kemeja, pernah juga beli celana jeans untuk pak suami. Beli celana jeans, saya coba cari brand yang sudah ketahuan kualitasnya, jadi nggak takut kecewa. Teliti ukuran dan warnanya. Pilih yang sesuai kriteria, dan checkout keranjang belanja deh.

Kacamata
Ini barang belanjaan wishlistnya uti alias mamah saya. Beliau memang beberapa kali menitipkan barang belanjaan supaya saya orderkan. Kacamata adalah barang kedua titipan uti. Kata uti, barangnya bagus, packingnya rapih. Puas banget. Kalau di toko offline katanya nggak sebagus ini padahal harganya sama. Alhamdulillah kalau uti suka. 




Underwear
Barang yang cukup penting nih dalam kehidupan. Beli underwear secara online ya gampang banget, asal ukurannya pas dan modelnya cakep sesuai selera, angkuuut hehe. Dan harganya juga bersaing, cek diskonnya jangan sampai lupa.

Yang terpenting dalam membeli barang fashion secara online, pilih e-commerce yang terpercaya, jangan asal diskon, baca keterangan secara teliti, serta mudah dalam proses pembayaran. Asyiknya belanja online fashion, nggak capek dalam membandingkan harganya.


Kalau kamu sering beli apa saja sih barang fashion secara online? Sharing yuk. .
Read More

Perjalanan Usaha Kuliner Gyoza Halal Lilo Says Factory

Perjalanan Usaha Kuliner Gyoza Halal Lilo Says Factory~ Sudah lama nggak sharing tentang motivasi ya. Saya ingin membagikan cerita yang penuh semangat dalam mengelola usaha, tentu bercampur air mata yang berakhir bahagia. Kali ini cerita dari teman semasa sekolah Telkom saya. Jaman band Box Car Racer haha. Chy inget nggak Chy?. Dulu kami satu eskul, yaitu pecinta alam. Kami memiliki nama panggilan yang sama. Beliau Uchy Sudhanto, mungkin temans blogger sudah mengetahui sepak terjangnya. Dari sekolah dulu saya tahu Uchy seperti apa. Solid banget anaknya. Nggak heran kalau sekarang punya usaha rumahan yang nggak main-main. Jadi, gimana sebenarnya Uchy memulai usaha Lilo Says Factory yang salah satu produknya adalah Gyoza Halal, hmmm lezat!

usaha kuliner gyoza halal


Lilo Says Factory sebut saja LSF. Waktu saya minta Uchy ceritain tentang usahanya itu, Uchy pasti lagi sibuk-sibuknya. Kebayang nggak sih orderan banyak dan punya anak kecil pula. Saya senang banget Uchy menyempatkan waktu buat typing di chat hehe. ThankS Chy!

LSF sudah berdiri sejak tahun 2014, dibuat oleh Uchy sendiri dan pak suami namun saat itu mereka belum menikah.

Bukan Bisnis Yang Pertama. .
Ternyata bukan bisnis yang pertama. LSF adalah bisnis Uchy yang ke-6 semenjak kuliah. Waw, Uchy masih ingat jelas apa saja bisnis yang dia mulai. Uchy usaha jualan tas, baju bayi, kerudung dan scarf lalu berbagai pernak pernik. Selain itu beliau punya Theta's Projects, yang ambil basednya untuk animal lovers. Theta's Projects ini menjual baju dan mug dengan design sendiri.

"Yang lain udah gulung tikar semua, kecuali Theta's Projects yang hibernasi aja. Masih ada ambisi jualan ini buat bantu hewan terlantar hehehe", kata Uchy.

Trial Error Resep Lilo Says Factory. .
Ternyata menu awal yang dibuat LSF bukan Gyoza tapi Cheesy Garlic Butter dan Butterscotch. LSF meracik produk tersebut, trial error sendiri. Produk ini memang masih jarang saat itu. Dan laku keras. Sampai akhirnya di ujung tahun 2016, bahan baku utama melambung tinggi banget. Terpaksa nggak berani jual lagi. Pada awal 2017 mau nggak mau ya mereka vakum.

LSF baru memulai kembali di September 2017. Qadr Allah, Uchy berjuang putar otak.
Harus ada pemasukan tambahan untuk kebutuhan. Saat itu Uchy resign karena menjelang kelahiran Alula. Uchy berpikir harus ngapain? Uchy mencoba bikin Gyoza sendiri, karena saat itu nggak mampu beli. 

Jadi di segala keterbatasan seorang manusia, pasti ada jalan jika mau berusaha. 

Saya baru tahu kalau Gyoza adalah makanan favorit Uchy dan suami. (Yaiyalah cig)
Dari situ mulai iseng ngasih tester ke teman-teman, tanya di mana kekurangannya. Uchy  ngulik resep sendiri sampai akhirnya pede jualan.


Ketika Ada Kegagalan Lagi?
Awal buka PO itu benar-benar dari kepercayaan teman dekat. Dan yang bikin kaget Uchy adalah orderan sampai 500 pcs gyoza. Sayangnya karena kaget, Uchy dan suami nggak siap. Jadi saat perdana bikin banyak, justru Uchy salah takaran bumbu yang mengakibatkan ratusan gyoza yang udah dibuat dan adonan yang banyak banget itu harus dibuang karena nggak layak jual. Ini jadi pelajaran berharga sekali buat LSF 😆

Dari situ Uchy dan suami belajar, tetap ngulik resep sampai akhirnya benar-benar dapat rasa yang pas. Belajar cara manggangnya supaya nggak gosong dll. 

Dulu semuanya dikerjakan sendiri, dan dibantu suami buat bagian masak. Waktunya juga kejar-kejaran sama waktu Alula kalau lagi tidur. Setiap malam begadang sampai dini hari, sambil tetap mengurus rumah. Nggak usah ditanyain rasanya kayak apa ya? Luar biasa. Nggak kebayang ngulik resep sambil punya balita Chy. Kamu hebat Chy.


"Alhamdulillah banget.." Kata Uchy. 




Uchy masih merasa kaget dengan perkembangan LSF bisa secepatnya ini dalam waktu  8 bulan. Finally, memberanikan diri buat tanya rumah kosong di sebelah rumah untuk dijadikan dapurnya LSF. Alhamdulillah juga waktu itu suami Uchy lagi dapat rejeki, jadi mereka bisa membeli inventaris kaya freezer, kompor, dll. Dan dengan semakin banyaknya orderan, akhirnya Uchy menyerah dan hire orang untuk membantu mereka. Yes, alhamdulillah berjalan sampai sekarang.. 😄




Saya pernah nyobain gyoza buatan Uchy, enak dan Kaina suka banget. 
Semoga cerita ini bisa diambil manfaatnya ya, untuk yang mau memulai usahanya atau sedang stuck mungkin bisa bangkit kembali. Nggak ada yang nggak mungkin. Jatuh sedikit yang penting mau bangun, lalu kita lakukan dengan maksimal. 

Untuk Uchy, apapun usaha yang dijalani kamu dan suami moga mendapatkan berkah ya. Salam sayang untuk Alula! Jadi kapan kita camping lagi Chy hahaha. . Terima kasih banyak udah boleh diceritain di sini ya. Barakallah. .

Read More

Bertahan tanpa ART, kenapa nggak?

Bertahan tanpa ART, kenapa nggak? ~ Orang jaman dulu sering bilang, punya anak banyak tapi nggak pakai pembantu tuh. Ng. . Itu karena pertolongan Allah yakan. Dan nggak bisa dibandingin gitu juga karena kondisi tiap rumah tuh beda. Nah bahasan collab blog sama Diah yang sudah lama tanpa ART kayaknya seru. Kami sepakat ingin bahas tentang bertahan tanpa mbak ART. Hihi. .




Saya pribadi dari kecil selalu ada mbak ART meski silih berganti. Di rumah uti sering memiliki ART. Semenjak anak-anak besar di rumah uti tetap ada yang nyuci gosok. Pernah juga menggunakan jasa laundry selama 4 tahun. Hmmm lumayan terbantu.

Semenjak awal menikah, tepatnya saat hamil anak pertama saya memiliki ART. Dulu masih gabung sama mama uti. Setahun berlalu, kami pindah rumah dan mbak ART juga tetap kerja bantuin saya. Sampai bisa jagain Ashika dan saya bye ke Malang waktu tahun lalu.

Si mbak pokoknya bisa handle anak-anak ketika saya ikut event di weekday. Sebenarnya saya nggak ada masalah sama sekali sama mbak. Mungkin ada titik jenuh buat beliau kerja di rumah. Sebelum pergi, mbak curhat dulu. Hiaaa.. 😹 off the record tak bisa diceritakan di sini ya.

Okelah, saya melepas mbak pergi dengan lapang dada. Itu adalah pilihan beliau. Sekarang, 6 bulan berjalan saya melanjutkan perjuangan kerjaan domestik tanpa mbak. Rasanya so far so good. Meski sering masuk angin haha. . Alhamdulillah masih bahagia. Tapi berat badan turun karena kadang malas makan hasil masakan sendiri. Huhu. .

Hidup tanpa mbak ART itu. . harus bisa banget-banget atur jadwal. Saya agak malas kalau laundry. Seperti kurang puas gitu, kecuali ya sangat teramat kepepet. Lagipula anak-anak sudah bisa diajak kerja sama meski #kadangriweh. Yang susah bisa dilakukan adalah me time dan datang ke event saat weekday. Saya mencoba menikmatinya. . 

Kehilangan sedikit teman ngobrol tentang anak-anak. Gimana ya, rasanya tuh kalau ada tempat cerita tentang anak di rumah lebih seru. Meski mbak nggak datang setiap hari, tapi lumayan meringankan saya kalau lagi penat sama anak-anak huhu. Karena sungguh mengasuh anak-anak itu hoaaaaa. . oops hehe.

Tanpa mbak ART memang lebih leluasa, nggak merasa ada yang krik krik gitu. Semua kerjaan dipegang sendiri, dan sesuai selera kita lah hasilnya. Meski hasil setrikaan daku nggak licin paripurna. Terima nasib saja ya papingnya. Heuw.

Dan memang harus kontrol waktu istirahat, nggak usah mikirin kerjaan rumah yang belum beres. Kebiasaan saya kepikiran kerjaan rumah yang belum beres. Ini kadang bikin nggak bisa tidur haha, nggak tahu kenapa. 

Alhamdulillah makin lama jadi makin belajar gimana cara handle semua sendiri. Bukan karena kita nggak butuh orang lain tapi karena memang harus mandiri. Sebagai anak pramuka sejati, ya kudu mandiri dan sosialis juga. #tepukpramuka. Semua yang dilakuin sendiri bukan nggak butuh orang lain, tapi cuma yakin bisa tanpa merepotkan yang lain.

Hmmm, sangat merindukan dimasakin sih 😅 tapi yasudahlah kita coba delivery sajah atau nitip paping #hiaaa.

Dan postingan curhat ini tuntas deh. Lega banget. Uang gaji mbak, jadi bisa beli lensa #eh Sudah. . Yang jelas, tanpa paping yang bantuin jaga anak-anak, tugas setrikaan terbengkalai :) oh iya, baca cerita punya Diah juga yang nggak takut tanpa ART Bertahan Tanpa ART, Siapa Takut? daaaagh. . 





Read More

Pengalaman di Padma Hotel Bandung, Bikin Betah

Pengalaman di Padma Hotel Bandung, Bikin Betah ~ Duh sudah lewat libur lebaran nih. Tapi nggak apa ya bahas liburan yang late post huhu. Liburan keluarga memang selalu dinanti. April lalu, kami sekeluarga melancong singkat ke kota Dilan #hiaaa iya kami jalan dengan naik kereta api ke Bandung. Naik kereta ke Bandung memang paling betul untuk yang nggak tahan macet. Nah, saya mau cerita pengalaman menginap di Padma Hotel Bandung bersama keluarga.


review pengalaman di padma hotel bandung, bikin betah


Kami naik kereta ber-4 ke Bandung, sampai sana ketemu sahabat-sahabat lama. Faktanya cukup nyaman naik kereta ekonomi Bandung. Cuma saya kebagian berhenti di stasiun Purwakarta, lumayan lama. Anak-anak anteng, bisa tidur. Sampai Bandung kami nyobain naik angkot ke Lembang. Butuh waktu 1 jam, kena macet sedikit sih pas berangkat. Adik sempat rewel karena dia maunya turun lari-lari. Minta perosotan lah. Haha. Alhasil paping beli sosis di pinggiran jalan raya. Demi memecahkan kebosanan bocil. So far so good, sampai juga di Lembang. Alhamdulillah.

Sebelum kami menginap di Padma, saya ada acara reuni smk Telkom di Lembang. Dan mampir ke lokasi-lokasi terdekat di sana seperti De Ranch, Dago Dream Park.

Bandung waktu minggu itu macet benerrr, kami dari arah Dago Dream Park yang jalanan menuju sana pun aduhay.#banyakinistighfar. Dari arah Lembang ke Dago Dream Park tuh masha Allah. Bagus viewnya tapi tegang juga karena ada jalan nanjak gitu, sangat curam.

Okay, balik ke Padma. . Sampai di hotel kami disambut oleh staffnya, saya dan anak-anak ke lobby. Duduk-duduk lalu disuguhin minuman. Di hotel ini anak-anak senang banget. Kolam renangnya air hangat. Jadi nggak khawatir cuaca dinginnya Bandung menusuk kalbu hehe. Kami tiba sore hari, langsung nyobain afternoon tea. Restonya enakeun. View hijaunya, love the ambience deh pokoknya. Betah lah huhu. Bisa pilih sarapan dengan menu yang beragam.


pengalaman di padma hotel bandung, bikin betah


Oh ya, ternyata ada fasilitas antar jemput bandara ataupun stasiun. Dan ini harus konfirmasi ke pihak hotel satu hari sebelumnya. Sayangnya kami tuh skip di sini hihi.

Hmmm, dan anak-anak nggak mau nunggu hari berganti, langsung minta renang. Tersedia 3 kolam. Yang khusus anak-anak 1 buah, yang kolam dewasa 1 buah, kolam kecil satunya untuk suhu lebih panas lagi.


pengalaman di padma hotel bandung, bikin betah



pengalaman di padma hotel bandung, bikin betah




pengalaman di padma hotel bandung, bikin betah


Kids activity di Padma cukup banyak. Nggak mati gaya walau menghabiskan waktu di hotel seharian. Arena outdoor nya juga asyik. Tersedia flying fox untuk usia minimal 5 tahun. Saya dan paping mencoba tak melewatkan flying foxnya.


pengalaman di padma hotel bandung, bikin betah

pengalaman di padma hotel bandung, bikin betah


Kids bisa feeding rabbit alias kasih makan kelinci. Ada hewan lainnya juga seperti kambing, ikan dll. Saya agak lupa nih hewan lainnya. :))


pengalaman di padma hotel bandung, bikin betah


Pokoknya service excellent deh. Suka. Almost perfect.
Kamar nya nyaman, bersih, lengkap.
Pemandangan balkon yang nyejukin hatiii.

Untuk dinner, waktu itu kami jalan kaki ke Kalpa Tree dan Kalpa Tree worth it buat dicobain. Kamu-kamu bisa cek postingannya ya Menikmati Kalpa Tree Bandung.



Btw, selamat idul fitri ya. . Mohon dibukakan pintu maaf bila ada postingan yang kurang berkenan^^. Tungguin postingan selanjutnya ya (".)

Padma Hotel Bandung
Jalan Ranca Bentang No. 56-58, 
Ciumbuleuit, Cidadap, Ciumbuleuit, Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142

Read More

Rokok Harus Mahal Adalah PR Kita Bersama!

Rokok Harus Mahal Adalah PR Kita Bersama ~ Salah satu hal paling bikin malas adalah bertemu orang yang merokok di tempat umum. Apalagi kalau di area anak bermain seperti taman atau kolam renang. Duh rasanya geram banget. Apa tidak bisa dilakukan pada tempatnya? Ketika mendengar Rokok Harus Mahal, saya sih yes. Kalau perlu ya semahal mungkin, namanya juga usaha. Usaha supaya masyarakat miskin juga anak-anak tidak bisa semudah membalikkan telapak tangan untuk mendapatkan rokok. Why not?

rokok harus mahal


Rokok Harus Mahal? Sebenarnya Apa Tujuannya?
Jadi kalau masyarakat miskin mengutamakan untuk beli rokok, sudah otomatis mereka nggak sehat dan produktifitasnya akan menurun karena sakit-sakitan. Pemerintah mengeluarkan jaminan kesehatan untuk itu? lebih miris lagi. Rokok Harus Mahal itu Capaian SDGs dan Menyelamatkan JKN. Karena terkait tentu saja yang namanya kemiskinan pasti kaitannya dengan SDG’s atau Sustainable Development Goals. Apa SDGs?  Tujuan pembangunan berkelanjutan 2015-2030.

Pengendalian tembakau tak hanya berperan untuk meningkatkan kesehatan. Pengendalian tembakau dapat mendukung 17 poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Termasuk pada poin pertama, yaitu masalah kemiskinan dalam bentuk apapun. Kelompok masyarakat berpendapatan rendah dapat mengalokasikan uangnya untuk belanja kebutuhan primer yang lebih penting dibanding membeli rokok. Menaikan harga rokok sehingga tak lagi terjangkau oleh kelompok miskin diyakini akan mengurangi prevalansi perokok di kelompok ini. Dan kelompok miskin dapat mengalokasikan uangnya ke kebutuhan primer atau hal-hal yang penting lainnya dibandingkan membeli rokok, kira-kira seperti itu harapannya.

Jadi kesimpulannya Rokok Harus Mahal itu untuk mensejahterakan masyarakat, termasuk salah satunya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan juga untuk bisa menghasilkan sumber daya yang lebih baik.


Dukung Kampanye Rokok Harus Mahal!
Ketika mendengarkan siaran campaign Rokok Harus Mahal, terasa kobaran semangat masyarakat mendukung Rokok Harus Mahal. Minggu lalu bahasan tentang Rokok Harus Mahal ini ada di 100 radio jaringan KBR, di Jakarta dengan Power Radio 89,2 FM dan di Pekan Baru bisa didengarkan di Green Radio. (Program radio Ruang Publik KBR) #RokokHarusMahal #Rokok50ribu

Narasumber saat siaran kampanye Rokok Harus Mahal diantaranya Dr Arum Atmawikarta, MPH, Manager Pilar Pembangunan Sosial Sekretariat SDGs Bappenas, Tulus Abadi  Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Mas Jalal dari Koalisi bersatu melawan kebohongan Industri rokok.

Saya lumayan kaget ternyata bagi masyarakat miskin yang merokok, dan buat mereka rokok itu berhak jadi kebutuhan pokok setelah beras. Malah mungkin rokok lah yang utama. Ya Allah . . sedih

Harga Rokok Yang Murah Membuat Konsumsi Rokok Makin Tak Terkendali
Sedihnya, masyarakat miskin seharusnya memikirkan panganan yang baik bukan membeli rokok. Rokok yang semakin lama kelamaan dikonsumsi akan membuat penyakit. Kalau kata peribahasa, sudah jatuh tertimpa tangga pula. Hmm makanya Rokok memang benar Harus Mahal.

Dengan siklus kemiskinan atau bahkan siklus pemiskinan, karena berdasarkan data 7 tahun terakhir sebetulnya kelompok miskin yang merokok itu proporsinya meningkat. Kalau kita tahu data bahwa sekarang juara dunia pria merokok itu proporsinya ada di Indonesia, karena pria Indonesia dewasa 67 persennya merokok. Nah dari proporsi merokok itu sebetulnya sangat tinggi proporsi orang miskin di situ. Ujar Mas Jalal.


Kenapa sih masyarakat miskin merokok juga?
Kita tahu bahwa rokok dalam kandungannya kan ada nikotin, nikotin ini kan adiksi. Siapapun yang sudah teradiksi itu, tidak kenal kaya, tidak kenal miskin, sehingga dia akan kencanduan untuk itu. Ketika di satu sisi ada adiksi dan ada aspek keterjangkauan bagi mereka itu yang kemudian jadi klop. Oleh karena itu harus dibuat tidak bisa dijangkau.

Dari diskusi kampanye Rokok Harus Mahal, banyak para penelepon yang memberi banyak masukan. Kurang lebihnya ya, semua pihak harus andil dalam masalah Rokok ini. Ada salah satu penelpon yang menyuarakan pendapatnya, saya rasa pendapatnya jleb banget!

"Perdebatan soal ini tuh susah, ada kontrol dari pabriknya. Karena kalau sudah teradiksi sulit. Kalau anak-anak di sekolah bagaimana mereka tidak mau merokok kalau mereka lihat gurunya juga merokok. Ini tidak bisa dibiarkan."

Saya sangat sangat setuju. . 


rokok harus mahal
sudah mengisi petisi? saya sudah ^^


Seberapa Mahal Harga Rokok Seharusnya?
Info yang diutarakan pak Arum, harga yang 50 ribu didapat dari survei FKM sebuah lembaga DKFM UI. Pertanyaan sederhana yaitu : akan berhenti merokok jika angka diterapkan sampai berapa? Mayoritas menjawab berhenti merokok ketika harganya 50 ribu rupiah per bungkus.

Dan sudah terbukti di banyak negara bahwa instrumen untuk bisa menekan prevalensi merokok itu adalah dengan menaikkan harga tersebut. Ya pada saat ini ya 50, ya termasuk yang akan kita kampanyekan, tapi kedepan akan kita tingkatkan lagi, sehingga peluang untuk, terutama kelompok miskin untuk bisa mengakses rokok itu yang ingin kita tekan terus. Karena terus terang yang paling menderita akibat rokok itu pada kelompok yang miskin tersebut. Ujar pak Arum.

rokok harus mahal



Faktanya Di Indonesia, Mudah Mengakses Rokok. 

Rokok ilegal itu banyak, dan rokok dijual secara ketengan. Wah wah, cukup banyak PR kita bersama nih! Rokok Harus Mahal dengan memperhatikan pengendalian penjualannya. No ketengan!

Jadi Semua pihak harus bekerja sama agar rokok tidak mudah beredar.
Perihal ini bisa dimulai dari keluarga dan pendidikan. Mulai dari keluarga, alhamdulillah pak suami tidak merokok. Kalau pak suami ditanya "kenapa kamu tidak merokok?" Beliau jawab, "babeh aja nggak merokok!" Noted ya, anak-anak melihat dan mencontoh. PR buat para ayah ibu untuk tidak merokok. Supaya mereka nggak mencoba dan akhirnya kecanduan rokok. Sedikit cerita,bapak mertua saya memiliki 4 anak laki-laki dan semuanya nggak ada yang merokok. Pondasi yang kuat dari keluarga memang sangat perlu.

Well, temans juga bisa mengisi petisi RokokHarusMahal di link ini ya RokokHarusMahalMari sehatkan anak-anak, keluarga generasi bangsa tanpa rokok.





Artikel ini juga diikutkan dalam Serial Lomba Blogger #RokokHarusMahal Episode 4 yang diselenggarakan oleh KBR.id.

Read More

5 Menu TerFavorit Saat Bulan Puasa

5 Menu TerFavorit Saat Bulan Puasa ~ Hmm, bahasan yang nggak pernah bosan diobrolin ya tentang makanan. Ya kan? Buat saya makanan itu bisa membuat kenangan khusus, deep. Apalagi bulan puasa gini, tentu sangat merindukan makanan yang khas saat ramadan. Collaborative Blogging yang ke-3 ini mengangkat tema Makanan Yang Dirindukan Saat Bulan Puasa. Saya berusaha mengingat-ingat apa saja makanan yang menjadi favorit pas bulan puasa. Nggak berpikir keras sih hehe. Cuma saat menuliskan ini saya sedang puasa. Okay, apa sih makanan atau minuman terfavorit saat bulan puasa?


5 menu terFavorit saat bulan puasa

1. Kangen Dengan Biji Salak
Pernah bikin biji salak dan baru sekali coba. Mau bikin lagi deh tapi. . belum ada niat dan tekad yang kuat nih huhu. Mungkin di akhir ramadan bakal saya coba bikin lagi. Saya nggak gitu suka kolak. Tapi kalau isinya si biji salak, nggak nolak. Apalagi kalau dingin. Biji salak adalah makanan yang terbuat dari ubi. Bikinnya mudah banget. Intip di sini ya Resep Kolak Biji Salak

5 menu terFavorit saat bulan puasa


2. The Gorengan
Gorengan ini semacam candu. Huhu. Entahlah kalau bulan puasa tuh paling terkenang, membekas di hati adalah martabak tahunya uti. Kangen berat karena sekarang sudah nggak jadi anak-anak lagi. Hiaaa. Martabak tahu cocol saus gitu. Sudah. Selain martabak tahu, ya apalagi kalau bukan bala-bala the one and only, alias mbakwan. Alhamdulillah saat buka puasa bareng tetangga sebelah, ku dapat bala-bala. Uhuy. Saya suka bikin tanpa toge, jadi cuma wortel dan kol saja. Hmmm, duh!


5 menu terFavorit saat bulan puasa
source: twenty20


3. Sang Es Timun Suri
Kalau lihat timun suri, otak langsung kodein bahwa ini tuh khasnya bulan puasa. Ah, pokoknya timun suri jadi mahal deh pas awal bulan puasa. Timun suri campur sirup saat buka puasa seperti pelepas rindu, dahaga sirna. #apasih. Saya love banget sebenarnya sama timun suri cuma pak suami sih biasa saja sama doi. Dan Kaina nggak gitu suka. Jadi mungkin saya dan Ashika yang bisa sungguh-sungguh menikmatinya. Heheu

4. Si Teh Manis HANGAT
Istimewa sangat ya teh manis hangat untuk buka puasa. Dia tuh sudah manis, hangat pulak. Gimana saya nggak suka. Lol. Teh Manis biasanya jadi pembuka saat bedug, adzan maghrib berkumandang. Dengan gula yang nggak terlalu manis, saya lebih suka. Terus lanjut takjil tipis-tipis dan langsung makan besar. Seringnya takjil dimakan lagi selepas tarawih. Karena sudah terlalu kenyang kalau dihajar semua.



5 menu terFavorit saat bulan puasa
source: Pixabay

5. Asinan
Mau asinan sayur atau buah, saya selalu ingat makanan ini adalah makanan di bulan puasa. Hihi. Nggak tau kenapa. Favorit lah kalau ada yang suguhin, bikin sendiri mah belum pernah.


5 menu terFavorit saat bulan puasa
Source: twenty20

Cuma ada 5 yang terfavorit buat saya, kalau Mak Yunita cerita tentang es goyobod menjadi salah satu kuliner khas dan dirindukannya saat ramadan. Baca cerita lengkapnya di Kuliner Ramadan Yang Khas Dan Dirindukan. Atau bisa berkenalan lebih lanjut dengan beliau via blog, kak Yun http://www.greenyunita.com/.

Nah ya, kalau kamu pasti punya menu terfavorit saat bulan puasa kan? Apa saja sih. Share di komen yuk! 

Read More
cigrey.blogspot.co.id. Powered by Blogger.

© Maming Story, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena