Jadi Gen Bapur Milna, Nggak Ada Alasan MPASI Tanpa Buah dan Sayur

Jadi Gen Bapur Milna, Nggak Ada Alasan MPASI Tanpa Buah dan Sayur~ MPASI? Wow hi helloo. . Moment MPASI salah satu moment yang tidak terlupakan. Masa pertama kalinya bayi yang biasa cuma nyusu, perlahan kenalan dengan asupan lain. Nggak lama lagi saya bakalan bertemu dengan masa-masa ituu. Masa menyiapkan MPASI untuk adik Ugo. Meski sudah pernah melalui masa itu bersama kakak dan mbak, tetap saja saya selalu excited menyiapkan MPASI. Karena tiap anak itu memang beda.



Jadi Gen Bapur Milna, Nggak Ada Alasan MPASI Tanpa Buah dan Sayur

Jaman Kaina dan Ashika MPASI nya nggak ada beda sih. Saya tetap menyiapkan dengan konsep sama. Keduanya no gulgar(gula garam) sampai usia 1 tahun, etapi anak kedua nggak pernah pakai unsalted butter. Hihi. Ashika cukup enak banget masa MPASI nya karena sudah di rumah sendiri. Meski neneknya anak-anak nggak bawel tapi lebih leluasa bikin MPASI di rumah.


Uwel-uwel bayik

Nah beberapa bulan lagi adik Ugo sudah 6 bulan nih. Kalau kata ibu sih jaman dulu mah bapaknya anak-anak sudah makan pisang walau belum 6 bulan. Ya 3 bulan deh para bayi jaman dulu mulai mengenal makanan karena dikhawatirkan bayi kurang asupan dan merasa lapar. Ada juga yang newborn sudah makan lho. Tapi seiring perkembangan ilmu pengetahuan, cara makan untuk si kecil pun mengalami perubahan. Memang cukup banyak perbedaan merawat si kecil jaman now dengan jaman dulu. Usia 6 bulan baru diperbolehkan mengenal makanan, tenar dengan nama MPASI (makanan pendamping asi).

Kenapa bayi usia 6 bulan baru makan?
Jadi ketika usia 6 bulan organ pencernaan bayi sudah siap untuk menerima makanan dan dapat diproses dengan baik. Proses MPASI di awal sih sekedar mengenalkan ya. Jangan langsung putus asa dan menyerah kalau anak-anak belum langsung suka dengan jenis makanan tertentu misalnya sayuran dan buah.

Menurut penelitian efek buah dan sayur dalam tubuh mempengaruhi risiko kematian. Buah dan sayur banyak mengandung serat yang memang dibutuhkan untuk metabolisme tubuh kita. Selain itu dapat mengurangi risiko terkena penyakit degeneratif. Makanya sangat penting mengenalkan buah dan sayur.

Masalah kadang anak susah makan sayur dan buah? Namanya juga baru kenalan. Nggak bisa dipaksa tapi harus dibiasakan. Paparan awal yang berulang (8-10X) terhadap sayur buah, efeknya bertahan hingga 6 tahun. Anak-anak pun perlu makanan yang bervariasi. Perlu dicoba dan dikreasikan sesuai kesukaan anak-anak.

Repot Ya Bikin MPASI gitu?
Tenang. . nggak ada alasan untuk nggak ngasih buah dan sayur. Mulai 2017 sudah ada Milna Nature Delight. Saya pernah hadir saat itu. Cara Mudah Makan Buah dengan Milna Nature Delight memang praktis dan sehat. Rasanya juga enak. Nah beberapa waktu lalu Milna juga mengadakan event serupa mengkampanyekan Gen Bapur. Apa itu Gen Bapur? Lanjut dulu yaaa. .

Jadi Makanan Yang Seperti Apa Untuk MPASI ?
MPASI awal biasanya memperkenalkan makanan yang halus. Kan belum ada gigi lengkap juga yes. Konsistensi halus atau saring, mulai agak encer dan dikentalkan bertahap.

Enak nih yaaa mii?

“Pemberian MPASI idealnya terdiri dari 3 porsi makanan utama dan 2 porsi makanan selingan atau snack. Pada menu makanan utama, bisa diutamakan daging dan sayuran sementara untuk menu makanan selingan, buah bisa menjadi salah satu pilihan. Pentingnya pemberian makanan selingan atau snack adalah untuk memastikan agar jumlah asupan dan nutrisi Si Kecil terpenuhi dengan baik. Menu snack juga harus dipastikan agar kaya rasa dan menarik supaya tidak membosankan. Salah satunya contohnya dengan memperkenalkan buah, karena buah memiliki nutrisi tinggi, ragam variasi tekstur, rasa dan terdiri dari bermacam-macam warna dan bentuk yang menarik untuk Si Kecil,” jelas dr. Attila Dewanti, Sp.A (K) selaku dokter spesialis anak yang hadir pada saat event Milna.


dr. Attila Dewanti, Sp.A (K)

Nih saya jembrengin manfaat buah. .

Manfaat Buah untuk si Kecil
Memiliki kandungan vitamin yang tinggi untuk meningkatkan kekebalan tubuh si kecil dan kesehatan gusi
Memiliki kandungan lemak dan kalori yang rendah
Kandungan serat yang tinggi untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan
Memiliki kandungan anti oksidan untuk mencegah penyakit degeneratif di masa yang akan datang.



Jadi Gen Bapur Milna, Nggak Ada Alasan MPASI Tanpa Buah dan Sayur



Sedangkan Milna Nature Delight itu sendiri dinilai baik dari segi kandungan nutrisi maupun kemasannya yang praktis dan memudahkan ibu-ibu zaman now dalam memenuhi kebutuhan snack sehat Si Kecil. Gen BAPUR apaaaaa itu?


Christofer Samuel Lesmana

Christofer Samuel Lesmana selaku Business Unit Head for Baby and Kids Food Nutrition, Kalbe Nutritionals menjelaskan, “Meningkatnya antusiasme konsumen Milna Nature Delight telah melahirkan GEN BAPUR atau Generasi Bawa Pure". Nah ini dia GEN BAPUR. GEN BAPUR adalah generasi  ibu zaman now yang telah mempercayakan Milna Nature Delight sebagai pilihan pertama ibu untuk Cara Mudah Makan Buah Si Kecil. Milna mendukung GEN BAPUR yaitu sebuah kampanye berskala nasional dengan misi mendukung anak Indonesia untuk makan buah, kali ini melalui kampanye Cara Mudah Makan Buah Zaman Now.


Tya Ariestya

Hadir juga Tya Ariestya, yang merupakan konsumen setia Milna. Merasa sudah menjadi 
GEN BAPUR, karena Tya selalu menyediakan Milna Nature Delight. Milna ini juga untuk bekal snack Kanaka saat Tya travelling maupun beraktivitas.


Seperti Apa Milna Nature Delight?


Praktis dan Mudah Dibawa




Cara Mudah Makan Buah Untuk Si Kecil Jatuh Pada MILNA

“Dengan mendukung GEN BAPUR, Milna Nature Delight diharapkan bisa mendukung ibu-ibu millennials zaman now yang karakteristiknya adalah melek teknologi atau lebih praktis dalam mencari solusi, namun tetap mengutamakan nutrisi dan kualitas asupan Si Kecil. Karena Milna Nature Delight adalah fruit puree dalam kemasan pouch yang sangat praktis, terbuat dari 100% buah asli yang tidak mengandung pengawet ataupun gula tambahan,” tutup Christofer Samuel Lesmana selaku Business Unit Head for Baby and Kids Food Nutrition, Kalbe Nutritionals.


Clarissa Gunawan-Brand Manager Milna

TENTANG KALBE NUTRITIONALS

KALBE Nutritionals secara aktif melakukan pengembangan produk nutrisi, guna mempertajam komitmen di bidang bisnis makanan dan minuman kesehatan. KALBE Nutritionals, selalu berupaya mewujudkan misi: We provide wellness to millions dengan menyediakan produk dan layanan kesehatan bagi masyarakat.



Penjualan Milna Nature Delight tahun 2019 telah meraih angka penjualan 2 kali lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Respon positif dan meningkatnya minat konsumen, menjadikan produksi Milna Nature Delight lebih efisien dan memungkinkan Milna untuk melakukan penyesuaian harga dari Rp. 15.000,- menjadi Rp. 9.950,-. Penyesuaian merupakan wujud konkrit dukungan Milna dalam mendukung kebiasaan anak makan buah sejak dini. Nah semoga nanti harganya semakin bersahabat.





Well, Traveling Saat MPASI Pun Jadi Lebih Mudah
Adik Ugo sebentar lagi bakalan MPASI, persiapan dimulai dengan menyiapkan alat-alat dan memikirkan makanan apa yang akan pertama kali saya kenalkan. Dan sebagai ibu maunya ya anak-anak itu suka buah dan sayur. 


Baby BAPUR

Kalau traveling saat MPASI
nggak terlalu repot karena ada MILNA Nature Delight ini. Saya sempat packing si MILNA ini beberapa hari lalu dalam tas saat berpergian. Memang ringkes banget deh. Wah kita GEN BAPUR nih Ugoooo.


Ugo pilih varian yang mana ya?





Jangan khawatir kalau kelupaan bawa pure untuk baby, karena Milna Nature Delight bisa diperoleh di supermarket Alfamart, Carrefour, Hypermart, Lion Superindo, Yogya Group dan toko-toko terdekat lainnya. Gampang kan. Jadi nggak ada alasan MPASI tanpa buah dan sayur. 

Milna Ahlinya Makanan Bayi.
Website : www.milna.com
Instagram : @milnaid
Facebook : MilnaID
Twitter : @bundamilna

Read More

Jangan Nunggu Stres, Lakukan Xperience Ini Yuk Bareng Traveloka Xperience!

Jangan Nunggu Stres, Lakukan Xperience Ini Yuk ~ Menghibur diri sendiri itu. . Nggak perlu nungguin stres dateeeng. Yang namanya masalah hidup memang pasti ada aja kan. Apa pun profesi kamu. Dokter, guru, wiraswasta, karyawan, jomblo? Eh kok bawa-bawa jomblo. Iya iya, apalagi sudah menikah dan memiliki anak. Lumayan deh. Faktanya, seorang ibu yang punya anak balita memang rentan stres. Ibu lebih rentan dibanding ayah. Duh duh, saya dong! Ibu dengan 3 anak (6tahun, 3tahun, 3bulan).



Berdasarkan riset memang ibu lebih rentan stres dalam mengasuh anak bila dibandingkan dengan ayah. Seorang ibu itu segalanya, tugasnya nggak pernah kelar. Mulai dari menyusui, merawat, mengasuh mendidik anak, itu semua nggak mudah. That's why surga di bawah telapak kaki ibu.
Pasca melahirkan anak ke-3, bisa dibilang kondisi psikologis saya lebih labil. Rasanya cuma capek, dan capek banget. Menjadi mudah marah juga lebih sensi. Pokoknya senggol bachokkk! Hmm karena menghadapi anak tidak sehalus kulit bayi 😂


Anak-anak itu setiap hari sama saya karena sudah hampir 6 tahun lebih saya memutuskan untuk di rumah saja. Resign dari kantor sih awalnya impian. Tapi setelah terjun di dalamnya. Waw waw banget. Masya Allah bahagia campur-campur.


Ah sudah saya tidak mau berlarut-larut dalam esmosi. Saya hanya ingin bahagia, menghibur diri dengan melakukan beberapa cara ini.

Bersyukur
Klise tapi yakinlah dengan bersyukur maka Allah akan menambah nikmatNya.
Saya bersyukur karena bisa memiliki keluarga yang support saya. Anak-anak dan suami yang sehat. Memiliki asisten rumah tangga yang jujur. Kita harus lihat yang enak-enaknya, jangan bahas dan pikirin yang pahit-pahit. Hehe. Pokoknya selalu bersyukur apa pun itu. Sama satu lagi nih nggak usah compare hidupmu dengan hidup orang lain. Kecuali untuk bikin kamu termotivasi jadi lebih baik SAH aja!



Bercerita
Lagi-lagi harus bersyukur kalau punya partner hidup yang punya telinga baja. Kuat mendengarkan walau sambil ngegame ngemil. Cobalah kamu bercerita. Curhatkan saja ke tempat yang tepat. Ingat lho, curhat pada tempatnya akan sangat meringankan.




Melakukan Hobi
Entah apa jadinya kalau saya nggak punya hobi. Paling tidak ya hobi bisa menyeimbangkan hidup Ini. Kalau saya sih yes. Hobi itu tempat release stres banget. Masing-masing orang bebas punya hobi yang membuat dirinya bahagia, senang dengan catatan tanpa merugikan orang lain. Ada yang bilang hobi mah mahal, ya tergantung gimana mengelolanya. Nah kalau hobi yang sudah jelas mahal sih hobi belanja, LOL. Sedangkan untuk hobi saya sendiri memilih hunting foto dan menulis. 

Berkeliling komplek sambil menangkap gambar bareng Ashika colongan beberapa menit aja itu udah bikin hidup asyik banget.

Keliling Hunting Foto

Jauhi Stress Dengan Mencoba Traveloka Xperience
All Categories


Seperti yang saya bilang saya hanya ingin bahagia. Memanjakan diri meluangkan waktu nggak perlu nunggu stress. Liburan panjang nunggu uang kumpul? Bener banget hehe. Tapi boleh deh tipis-tipis nyobain keseruan dari Traveloka Xperience. Menghibur diri dengan Traveloka Xperience. Apa sih sebenernya Traveloka Xperience? Singkatnya gini, kita bisa cari kegiatan seru kayak nonton pertunjukan, perawatan wajah dan tubuh, ngajak anak bermain ke playground, tour dan masih banyak lagi deh kategorinya. 

Caranya gampang, buka aplikasi Traveloka atau webnya.




Pilih Menu Xperience pada Aplikasi atau Web Traveloka


Kamu bisa lihat kategorinya kayak di bawah ini nih. Tampilan aplikasi, pilih kategori yang kamu mau.

Kategori Xperience Seru

Saya pilih kategori playgrounds dan mendapati Funworld Tang City.

Kategori Playground

Saya mau ke Funworld deh sama anak-anak. Biar gimana pun, sering ketemu anak 24 jam, tetap mau seru-seruan sama mereka. Funworld Tangcity boleh dicoba nih karena jumat ini kami numpang bobo di daerah dekat situ.




Harganya juga lebih murah dengan menggunakan Traveloka Xperience. Mulai 96ribu nih tiketnya. Baca review orang-orang, ini cakep. Lumayan kan kalau ada yang lebih murah dan bagus reviewnya.


Terus pas saya browse daerah Tangerang, wah ada Wijaya Klinik. Sudah lama banget nggak kesitu buat facial. Mau ngajuin proposal lah buat me time cantik cantiiik. Ini tuh juga diskon ya dari 160ribu jadi ,142ribu sekian.



Berhubung baru bisa nyobain yang dekat dulu nih. Padahal Xperience luar kota sungguh hip hip hore kan.


Jadi aja kebayang serunyaaa. 

Kenapa suka Traveloka Xperience?

Praktis banget karena dia paperless. Kategorinya tinggal pilih yang kamu suka. Mulai dari nonton konser, film, beauty, tour, playground, workshop dan #XperienceSeru lainnya.

Metode pembayarannya mudah dan cepeeet di mana aja kamu bisa booking. Dan nggak perlu khawatir sama sistem, karena customer service 24 jam.

Buat #XperienceSeru di luar negeri juga ada banget. Keceh. Coba deh intip-intip dulu siapa tau pas yhaaa.

Mom should be happy

Temans, ada yang udah mencoba Traveloka Xperience ini? Kok saya tertarik nyobain, kalau kamu gimana?



Traveloka Xperience
Discover tons of local & international exciting experiences every day
Read More

Pengalaman Menjadi Anggota Komite Sekolah

Pengalaman Menjadi Anggota Komite Sekolah ~ Entah dari tahun berapa adanya model komite sekolah. Kalau jaman saya sekolah sih memang belum ada. Waduh tahun berapa sekolahnya si maming? 😂 okay angkatan jadul pokoknya lah ya. Sebelum anak-anak sekolah, saya hanya pernah mendengar tentang komite sekolah. Tapi nggak terlalu paham dan mengerti tugasnya. Nah sebenernya komite sekolah itu ngapain sih?




Sejujurnya, setelah kuliah kegiatan berorganisasi saya nggak banyak. Terjun di masyarakat juga hampir nggak pernah. Dilanjut dengan menikah dan memiliki anak. Ya bermasyarakat sebagai rakyat aja gitu hihi. Paling ngurusin reuni yang nggak setahun sekali. Lalu ketika ada undangan rapat di sekolah Kaina pada waktu itu, saya ingin tahu doang. Jadi sempatin hadir. Lagian kan sudah diundang ya, saya ada waktu, ya saya datang. Tema rapatnya memang pembentukan Komite Sekolah, kalau saya nggak salah ingat.

Kemudian kenapa waktu itu disuruh ikut ngurus yaa, kecemplung gitu. Lupa deh bagaimana ceritanya. Saya ditunjuk, ini sepertinya random sih pas waktu itu hehe. Ada salah seorang wali murid bilang, "hayuk ma, semua untuk kelancaran kegiatan anak-anak kita di sekolah". Mendengar kalimat tersebut, saya merasa terhipnotis  terpanggil. HAHA



memberi kenangan di hari guru

Pertemuan pertama kalinya di rumah ibu ketua yang baik hatinya luar biasa. Bersyukur pernah bekerja sama dengan beliau. Beliau yang sibuk dengan segudang kegiatan pribadinya masih menyempatkan ngurus komite sekolah. Pada pertemuan pertama yang membahas keseluruhan kegiatan sekolah selama setahun. Saya bertugas sebagai bendahara. Alhamdulillah mondar mandir kala hamil semua dilakukan dengan bahagia tanpa rasa paksaan lillahi ta'ala. Cuma berharap moga menjadi pemberat amalku nanti.

Susunan di dalam pengurus ini terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, penjab tabungan, korlas atau kordinator kelas. Itu sih kalau saya nggak salah ingat huhuw.

Komite Sekolah memiliki peran penting supaya kegiatan sekolah berjalan dengan baik. Aspirasi dari orang tua murid juga dapat tersalurkan. Guru, pihak sekolah dan orang tua murid bersinergi dengan lancar.

Kegiatan belajar mengajar bisa saling mengisi antara pihak guru dan orang tua. Misalnya acara manasik haji, orang tua murid membantu bunda guru sebagai volunteer. Saran dari orang tua murid untuk kegiatan sekolah supaya lebih baik lagi ke depannya perlahan dibenahi. Saran seperti menu catering maupun fasilitas sekolah. Apapun unek-unek mengenai sekolah bisa disampaikan melalui kordinator kelas.

Komite Sekolah di TK Fitrah Insani juga ikut menjenguk murid yang sakit lebih dari 3 hari. Biasanya ibu ketua komite sangat gercep! gerak cepeet banget. Beliau pokoknya terjun payung selalu deh. Masalah anggaran komite sekolah yang didapat dari uang per bulan tiap murid dikelola untuk kebutuhan murid seperti menjenguk murid yang sakit, guru juga orang tua murid selain itu menunjang kegiatan sekolah. Selesai masa jabatan, saya membuat laporan pertanggungjawaban. Semua bersifat transparan.


Menyiapkan bingkisan untuk bunda guru

Kenangan selama mengurus komite sekolah, ya luar biasa sih. Sosok ibu ketua yang ternyata lagi ngambil S2 (sekarang sudah lulus). Saya belajar banyak tentang keikhlasan dan pengorbanan dari beliau. Duh jadi termehek-mehek :) Para mama yang baik-baik, yang bersedia meluangkan waktunya buat lancarnya kegiatan sekolah. Kalau bunda guru? ya nggak usah diomongin lagi yaaa, insya Allah mereka bagus-bagus semua. Kerja sama yang seru.

Alhamdulillah ketemu para mama yang nggak ribet, nggak gimana-gimana, nggak ada pecah belah. Yaampun ini maming posting blognya random amat ya hehe. Daaagh. . Mau mandiin si kid no. 2.

Read More

5 Kebiasaan Keluarga Yang Jadi Aturan Main!

5 Kebiasaan Keluarga Yang Jadi Aturan Main!~ Kebiasaan atau aturan dalam keluarga, kita sebut saja ritual keluarga. Pasti deh semua punya kebiasaan dan juga aturan dalam keluarga masing-masing. Anak-anak yang terbentuk nanti diharapkan menjadi pribadi yang baik dan tangguh. Namanya juga usaha yakaaan. Maming tugasnya berusaha mendidik mereka dengan bantuan paping, meski nggak selalu bisa senyum, bahkan sedikit melotot, percikan amarah yaa gitu-gitu deh haha.


Yuk ah lanjut. .

Saya mau cerita nih. Ya sebenernya nggak ritual banget sih hihi. Cuma ada beberapa kebiasaan yang sudah turun temurun dari ibu bapak suami juga dari mama dan bapak saya. Aturan dari sananya gitu. Alangkah baiknya kami ikuti karena memang itu aturan yang baik.

Beberapa contoh aturan seperti: makan nggak boleh di dalam kamar? Terus. . . Nggak nonton sambil tiduran. Nah kayak gitu. Sama kan ya. Semua aturan dibuat supaya hidup lebih damai. Tapi anak-anak kan agak rebel, haha. Saya sendiri adalah orang yang cukup kuat dengar tangisan mereka. Jangan heran kalau rumah kami hingar bingar nangis karena ada masa tantrum. Nggak semua keinginan mereka bisa terpenuhi. Belajar mengatasi rasa kecewa itu perlu.

Dadah Pagi
Sebelum paping berangkat kerja, anak-anak dipamitin. Say goodbye to hello. 😄


Kaina dan Ashika suka ngejar abang gojeknya. Kalau mau dadah pagi, mereka harus bangun pagi dong, nggak ada kata tidur larut malam. Anak-anak sedari kecil saya atur untuk bisa biasa bangun pagi. Alhasil, Kaina sekarang biasa bangun sendiri di waktu 05.30-06.00. Wah dulu mah saya selalu dibangunin sama si mamah deh kayaknya hahaaa. Good job Kaina. Semangat untuk dadah dan mendoakan paping ya!


Es krim 3minggu 1x


Rules paping kalau yang ini. Tapi ya beliau kadang sih belum 3 minggu sudah pengin beliin anak-anak. Haha. Asyik kalau ada rules gini, jadi nggak selalu minta beli tiap mampir ke mini market. Dan misalnya ada mamang es krim lewat juga mereka nggak riweh minta karena sudah ngerti jadwalnya.


Tidak Main Malam Hari
Dari jaman saya kecil, bapak nggak bolehin kalau hari sudah malam. Sempat bete sih, tapi sekarang paham maksudnya. Lalu saya menerapkan aturan ini pada anak-anak. Lagian kan memang dalam ajaran yang saya imani, malam hari itu untuk istirahat. 


Makan Indomie seminggu 1x
Ups, bawa-bawa merek dagang nih. Iyaa gpp yaaa 😄. Rules yang ini juga bawaan dari mamah. Biasanya weekend boleh bikin mie. Sabtu atau minggu. Nggak boleh setiap hari. Lhaaa, anak-anak di rumah kalau dengar kata mie, setuju banget untuk bikin. Suka.


No Gadget Saat Teman Bertamu
Ini harus dibiasakan deh. Nggak mainan gadget kalau tamu datang. Masa anak-anak kan nggak terulang ya. Kalau main di rumah sini tuh pasti saya bawel, jangan nonton dong. Main bareng aja. Boleh sebentar nonton tapi prefer mainan. Berantakan? Ayo rapihkan barengan. Walaupun ujungnya kadang ditinggal tanpa suasana yang rapih. Dan bikin pening hihi. Saya selalu ingatkan, kalau main di mana pun, jangan lupa beresin lagi ya!



Itulah beberapa rules, kebiasaan atau ritual keluarga kami ya. Ada aturan lain yang belum disebutkan, soalnya aturan yang sudah umum diketahui. Nggak perlu diceritain yaa 😃

Lagi-lagi. . Namanya juga usaha yakaaan. Semuanya, Allah yang menggerakan hati. Banyak berdoa pokoknya buat buah hati.

Oh ya, kalau aturan dalam rumah kamu gimana? share ya di komen. Daaaagh. .maming mau lanjut, Ugo bangun. .
Read More

Gimana Punya Anak Laki-Laki?

Gimana sih bisa punya anak laki? Terus kalau punya anak perempuan itu gimana caranya? saya juga nggak akan pernah bisa jawab. Kalau bukan karena kehendak Allah, iyaaa semua sudah diatur kan. Sebagai manusia saya hanya bisa berusaha dan berdoa. Sewaktu anak kedua masih dalam perut kemudian USG, dokter bilang kalau anak kedua ini adalah cewek. Wah cewek lagi nih!. Nggak apa-apa tetap hamdalah. Lalu lahirlah Ashika dengan segala talenta yang dia miliki, meski kadang bikin esmosi jiwa huru hara. Huft.. Ashika si cinta. Yah pokoknya gitulah dia. Tidak terlalu feminim. Hmmm.. postingan resmi murni curhat lagiii hihu.



Sejujurnya, sebelum hamil Ugo saya masih maju mundur. Apakah mau rencana punya anak 2 cukup? atau mau lagi lagi lagiii (ala teletubis). Masih di ambang kegalauan huhu. Tapi, Allah kasih saya amanah kembali. Ternyata jawabannya dua garis. Dan nggak nyangka hamil sih. Saya kira waktu itu cuma telat haid biasa. Padahal pas enak banget kondisinya. Kaina dan Ashika sudah di atas 2 tahun. Bisa sering-sering me time hihi. ups. .


Awalnya ber-4

Beberapa orang nanya maming program anak laki nggak? Nggak program. Makan pun kayak biasa. Jauh sebelum hamil sempat ngobrol sama paping, kalau mau punya anak laki nyobain makan makanan yang dianjurkan. Namuuuun pemirsaaaa, paping mah nggak terlalu percaya yang gitu-gitu haha. Yasudahlah. Sampai dinyatakan hamil kami berdua juga cukup surprise. Ehem anak ke-3. Apa pun jenis kelaminnya yang penting sehat semuanya. 

LALU. .
Saya mencoba usaha, saya mohon doa supaya bisa dipercaya mendidik anak lelaki.
Saya belajar dari Ashika yang nggak terlalu feminim itu, mungkin Ashika termasuk cobaan sebelum memiliki anak laki haha. Trial. .

Berdoa saja. .
Melakukan sholat dhuha selama 40 hari tanpa putus. Namanya merayu Allah, bukankah boleh? Selama 40 hari pada kehamilan di bawah 3 bulan. Mohon doa, mohon doaa dan yakin banget sama Allah pokoknya. Memang sih setelah mempunyai anak, saya selalu doa supaya anak-anak menjadi anak sholeh dan sholehah. Padahal anaknya masih cewek-cewek hehe. Bisa juga doa dari orang tua kami yang dikabulkan atau keluarga yang turut mendoakan.

Paping sering bercanda, Ashika itu trial kita belajar punya anak laki. Supaya nggak kaget nantinya, jikalau, seandainya memiliki anak laki. Ashika yaa beda banget sama Kaina yang girly putri salju rapuh lembut gitu huhu. Ashika tomboy. Nggak suka boneka, nggak suka pakai baju model dress gitu. Tantangan buat saya supaya Ashika bisa seperti anak cewek pada umumnya. Alhamdulillah sekarang sudah lebih girly. Hehe. Walau perlahan, lama kelamaan berubah.

Balik ke cerita Ugo adalah laki-laki. Ketika hamil saya berharap bayi tersebut adalah laki. 
Ingin si paping ada teman laki gitu. Paping sendiri nggak pernah mengungkapkan apa-apa tentang anak laki. Menurut paping apa pun jenis kelaminnya yang penting sehat.
Seandainya bukan ya berarti memang saya mendapat rejekinya anak perempuan, itu yang terbaik.

Baca Juga : Seandainya Memiliki Anak Laki-Laki

Keluarga dan kerabat mah pasti sering ngomong "semoga laki ya." Saya aminkan. Alhamdulillah didoakan terus menerus. Sampai pada akhirnya USG lagi di bulan ke 5, dokter Hasta bilang. . "Kayaknya laki ini ada monasnya, insya Allah pak." Di bulan sebelumnya Ugo nggak mau menampakkan kelakiannya haha. Dia membelakangi kita.

Dan dari situ setiap kali kontrol kehamilan, dokter Hasta selalu nanya "waktu itu perkiraannya saya bilang apa ya?" 
"lakiii.."
"Oh iya bu masih sama nih insya Allah lelaki.."

Tiba mendekati hari lahir, saya membeli perlengkap,an sederhana saja. Memang dari dulu kalau lahiran nggak prepare gimana-gimana. Alhamdulillah lengkap kado Allah lewat keluarga, sahabat, teman-teman, tetangga kami. Ya Allah terharu banget dapet kado-kado untuk Ugo, super lengkap. Barakallah untuk semua yang mendoakan dari jauh.


Sekarang Ugo usianya memasuki bulan ke-3. Gimana rasa punya anak 3? Waw waw, nanti cerita di blog lagi :)) yang pasti saya memang harus bersyukur dan bersyukur.

Read More

Makanan Favorit Saat Menjadi Ibu Menyusui

Makanan Favorit Saat Menjadi Ibu Menyusui~ Setelah melahirkan, tugas ibu selanjutnya adalah menyusui. Untuk ibu yang baru pertama kali melahirkan, kegiatan menyusui adalah hal yang membuat harap-harap cemas. Mereka cemas apakah bisa keluar ASI nya. Begitu banyak pertanyaan ketika ASI tidak langsung keluar. Ya, saya pun mengalami kecemasan tersebut tapi akhirnya bisa melewati masa itu. Asi memang nggak langsung keluar detik itu juga, dia nggak keluar saat hari pertama bayi hadir. Terus bayi minum apa dong? Apakah bayi langsung diberi sufor saja kalau ASI belum keluar? Ah banyak sekali pertanyaan di otak.




Setelah banyak membaca dan melakukan beberapa upaya supaya ASI lancar, alhamdulillah sampai anak ke-3 masih menyusui. Rasanya bahagia luar biasa. Seperti yang kita tahu, ASI memiliki kandungan yang bagus juga untuk bayi meningkatkan kecerdasan serta kekebalan tubuh secara alami.

Meski lelah tapi harus makan dan minum yang disiplin supaya ASI lancar. Biasanya cuma makan 3x dalam sehari, kali ini saya perlu makan ngemil dan minum lebih dari biasanya. Bukan sugesti sih tapi memang dari perut ini terdengar suara lirih minta makan lebih sering hihi.

Nah selama saya memberi ASI, saya punya beberapa makanan andalan dan favorit. Ada yang masak sendiri, beli atau dimasakin. 

Pecel
Makanan yang terdiri dari sayuran diguyur dengan sambal kacang wangi daun jeruk. Hmm.. ditambah gorengan dengan sepiring nasi atau lontong. Sayurannya ada bayam kacang panjang, toge, kol, kangkung, labu, daun pepaya, pare, daun apalagi ya? pokoknya kalau pecel tuh booster untuk saya makan banyak. Suka juga pakai kerupuk mie yang berwarna kuning. Asli enaknya. 


Labu dan Mie Goreng 
Kalau yang ini pilihan cemilan kalau lagi mau instan dan nggak punya banyak waktu untuk masak. Saya pilih bikin mie goreng dan rebus saja sayuran berupa labu. Hihi. Waktu itu mie goreng yang hype chitato itu lho lumayan buat mengganjal perut. Always pakai nasi. Iya gitu saya nasi people.


Kacang Hijau
Sedari hamil sudah sering bikin kacang hijau. Makanan yang satu ini mah memang banyak manfaatnya, salah satunya mencegah pikun. Dalam satu minggu saya usahakan buat bubur kacang hijau tanpa santan dan tidak telalu banyak gula. Pasti pada paham kan kalau kacang-kacangan memang bagus untuk dikonsumsi ibu menyusui. Makan kacang hijau dingin maupun hangat oke saja. Kacang hijau hangat pakai roti tawar, sudah buat saya bahagia.




Sayur Bayam
Sayur paling praktis dan berkali-kali bikin dalam semingguan. Anak-anak di rumah saya biasakan makan sayur dan lauk. Walau kadang belum bervariasi masak sayurnya mereka tetap mau makan. Alhamdulillah. ASI juga melimpah karena sayur bayam. Saya makan sampai tomatnya kuahnya mesti juga ludes.

Pokcoy
Masak sayur nggak pakai lama? tumis menumis jawabannya. Pokcoy ini bisa dicampur telor udang atau ayam. Sesuai selera dan stok di rumah hehe. Pakai baso juga enak ya. Paling sering saya masak pokcoy pakai telor atau udang. Pokcoy cocok untuk sarapan karena bikinnya cepeeeet.

Oseng Pare Campur Teri
Wah menu yang ini biasanya dibikinin embaak. Setelah sekian lama nggak ada mbak ART dan she's come back akhirnya bisa ngerasain masakan kayak gini. Oseng pare campur teri rasanya lebih enak kalau dibikin pedas. Masak oseng parenya pakai terasi. Itu jadi tambah sedeeep deh. Cobain.

Minggu lalu saya sempat nanya di insta story makanan favorit selama menyusui. Eh beberapa jawabannya kurang lebih saya juga suka memakannya. Untuk booster lain yang murah meriah bisa nyobain rutin makan buah pepaya. Kalau nasi padang? hmm jangan ditanya. Itu mah saya juga suka.

Semangat selalu untuk ibu menyusui...insya Allah sukses menyusui hingga 2 tahun ya.
Kalau kamu? makanan favoritnya apa? yang nggak menyusui juga boleh drop komen lho :)

Read More

5 Cara Membiasakan Anak Tidur Sendiri

Mengamati pertumbuhan anak-anak membuat saya semangat kembali. Di rumah. . Perlu menata hati banget? Ya gitu deh berhadapan setiap hari sama krucil. Habis melahirkan, bahagia lelah bercampur jadi satu. Saya merasakan sumbu mulai pendek kembali. Hmm mungkin waktunya saya menambah sumbu dengan pergi berwisata ke pasar. Tadi pagi saya bahagia karena benjolan di ketiak Ashika sudah tinggal titik sih. Duluu, dokter Armila menyarankan untuk biopsi tapi kami nggak mau pakai cara itu.


Makanya memang penting untuk cari second opinion, dan tentunya cari juga ke ahlinya ya.
Sudah sebulan berlalu, masih terkagum-kagum sendiri pasca lahiran. Banyak sekali tamu yang menjenguk, semoga ikut bahagia dan keberkahan Allah untuk kita semua. Amiin.

Kalau ditanya gimana tuh kakaknya Ugo ada adik? Kakak Kaina dan mbak Ashika. . Kalau Kaina sudah mengerti ya, Kaina usianya sudah 6 tahun di Agustus ini. Sudah jauh lebih maju pikirannya dibanding Ashika. Wajar banget. Ashika memang nggak pernah ngomong secara langsung tentang kecemburuannya. Tapi sekarang ini kalau ada paping, maunya sama paping aja. Okay, good. Sudah bisa tidur terpisah sama saya saat malam hari, tentu ditemani dulu sampai paping pulang dan saya pindah ke kamar sebelah. Kemajuan banget. Sangat. Semuanya dilakukan secara bertahap. Semua atas support paping. Ashika nggak mau puk-puk lagi sama saya.

Ashika yang butuh perhatian lebih, usia dia masih 3 tahun ++. Cuma yaaa saya sebagai ibu yang masih banyak banget kurangnya, yang bisa marah juga. Ashika sempat ngompol, pipis di celana saat main. Ini kejadian yang bikin, oh saya sebagai ibu banyak alpanya. Ini anak berulah pasti karena sesuatu. Saat nulis ini, beneran pusing karena Ashika. Saya kurang memperhatikan dia. Jadiii menurut saya cukup perhatian, tapi mungkin menurut Ashika nggak! Jalan keluarnya ya memeluk Ashika sesering mungkin.^^

Well. . Saya mau share gimana caranya ngajarin anak tidur di kamar terpisah. Tepatnya sih bercerita aja. Sekarang Kaina dan Ashika bobonya di kamar mereka, memang masih ditemani paping. Mereka tidur di kasur atas, sedangkan papi di kasur bawah. Saya ya di kamar sebelah bareng adik Ugo.

1. Siapkan Tempat Yang Nyaman
Kamar di rumah cuma ada 2 kan, berhubung waktu itu masih tim cewek-cewek, ya disatuin deh. Kami meminta bapak tukang mengecat motif dan warna yang diminta Kaina. Pada saat itu saya memang tanya Kaina mau warna apa. Kamar dibuat senyaman mungkin. Dan nggak lupa pakai lampu tidur, supaya tidur lebih lelap juga.

2. Bermain Dalam Kamar
Kaina dan Ashika suka main peran, main pakai boneka, tas, lampu-lampu. Main gelap-gelapan. Biasakan mereka main di dalam kamar yang baru. Ini sih supaya adaptasi cepat. Soal kebiasaan aja, anak-anak pasti bisa mudah melewatinya deh.

3. Menata Kamar Secara Bersama
Di kamar biasanya kami taruh buku dan boneka. Lalu pilih sprei, warna bantal dan guling. Saya juga beli sprei baru, imbasnya. .mereka jadi semangat bobonya.

4. Lakukan Bertahap
Nggak ada yang instan, huhu. Dari awalnya nangis-nangis nggak mau pisah. Sampai akhirnya nggak mau dipuk-puk lagiii. Ashika 3 tahun, sudah tidur terpisah sama saya. Mulai dengan temani dahulu di kamar baru mereka. Dilanjut dengan, pisah sama ibunya. Sekarang masih bobo ditemani papi. Naah, next adalah pisah dari paping. Dan kakak number 1 di kasur atas, number 2 kasur bawah. Hihi. Ya masih berproses deh :)

5. Ritual Menyenangkan Sebelum Tidur
Pasti semua punya ritual bersama anak sebelum mereka tidur. Mengobrol, membacakan dongeng, atau apa aja yang bikin mereka senang. Mood harus bagus pokoknya mah haha.




Membiasakan anak tidur sendiri atau belajarin anak-anak untuk sesuatu yang baru perlu waktu, tenaga, trik. Sabar dan sabar. 😆

Kalau sudah terbiasa, insya Allah mereka bisa. Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat.
Read More
cigrey.blogspot.co.id. Powered by Blogger.

© Maming Story, AllRightsReserved.

Designed by