Showing posts with label anak. Show all posts
Showing posts with label anak. Show all posts

5 Cara Membiasakan Anak Tidur Sendiri

5 Cara Membiasakan Anak Tidur Sendiri~ Mengamati pertumbuhan anak-anak membuat saya semangat kembali. Di rumah. . Perlu menata hati banget? Ya gitu deh berhadapan setiap hari sama krucil. Habis melahirkan, bahagia lelah bercampur jadi satu. Saya merasakan sumbu mulai pendek kembali. Hmm mungkin waktunya saya menambah sumbu dengan pergi berwisata ke pasar. Tadi pagi saya bahagia karena benjolan di ketiak Ashika sudah tinggal titik sih. Duluu, dokter Armila menyarankan untuk biopsi tapi kami nggak mau pakai cara itu.



Makanya memang penting untuk cari second opinion, dan tentunya cari juga ke ahlinya ya.
Sudah sebulan berlalu, masih terkagum-kagum sendiri pasca lahiran. Banyak sekali tamu yang menjenguk, semoga ikut bahagia dan keberkahan Allah untuk kita semua. Amiin.

Kalau ditanya gimana tuh kakaknya Ugo ada adik? Kakak Kaina dan mbak Ashika. . Kalau Kaina sudah mengerti ya, Kaina usianya sudah 6 tahun di Agustus ini. Sudah jauh lebih maju pikirannya dibanding Ashika. Wajar banget. Ashika memang nggak pernah ngomong secara langsung tentang kecemburuannya. Tapi sekarang ini kalau ada paping, maunya sama paping aja. Okay, good. Sudah bisa tidur terpisah sama saya saat malam hari, tentu ditemani dulu sampai paping pulang dan saya pindah ke kamar sebelah. Kemajuan banget. Sangat. Semuanya dilakukan secara bertahap. Semua atas support paping. Ashika nggak mau puk-puk lagi sama saya.

Ashika yang butuh perhatian lebih, usia dia masih 3 tahun ++. Cuma yaaa saya sebagai ibu yang masih banyak banget kurangnya, yang bisa marah juga. Ashika sempat ngompol, pipis di celana saat main. Ini kejadian yang bikin, oh saya sebagai ibu banyak alpanya. Ini anak berulah pasti karena sesuatu. Saat nulis ini, beneran pusing karena Ashika. Saya kurang memperhatikan dia. Jadiii menurut saya cukup perhatian, tapi mungkin menurut Ashika nggak! Jalan keluarnya ya memeluk Ashika sesering mungkin.^^

Well. . Saya mau share gimana caranya ngajarin anak tidur di kamar terpisah. Tepatnya sih bercerita aja. Sekarang Kaina dan Ashika bobonya di kamar mereka, memang masih ditemani paping. Mereka tidur di kasur atas, sedangkan papi di kasur bawah. Saya ya di kamar sebelah bareng adik Ugo.

1. Siapkan Tempat Yang Nyaman
Kamar di rumah cuma ada 2 kan, berhubung waktu itu masih tim cewek-cewek, ya disatuin deh. Kami meminta bapak tukang mengecat motif dan warna yang diminta Kaina. Pada saat itu saya memang tanya Kaina mau warna apa. Kamar dibuat senyaman mungkin. Dan nggak lupa pakai lampu tidur, supaya tidur lebih lelap juga.

2. Bermain Dalam Kamar
Kaina dan Ashika suka main peran, main pakai boneka, tas, lampu-lampu. Main gelap-gelapan. Biasakan mereka main di dalam kamar yang baru. Ini sih supaya adaptasi cepat. Soal kebiasaan aja, anak-anak pasti bisa mudah melewatinya deh.

3. Menata Kamar Secara Bersama
Di kamar biasanya kami taruh buku dan boneka. Lalu pilih sprei, warna bantal dan guling. Saya juga beli sprei baru, imbasnya. .mereka jadi semangat bobonya.

4. Lakukan Bertahap
Nggak ada yang instan, huhu. Dari awalnya nangis-nangis nggak mau pisah. Sampai akhirnya nggak mau dipuk-puk lagiii. Ashika 3 tahun, sudah tidur terpisah sama saya. Mulai dengan temani dahulu di kamar baru mereka. Dilanjut dengan, pisah sama ibunya. Sekarang masih bobo ditemani papi. Naah, next adalah pisah dari paping. Dan kakak number 1 di kasur atas, number 2 kasur bawah. Hihi. Ya masih berproses deh :)

5. Ritual Menyenangkan Sebelum Tidur
Pasti semua punya ritual bersama anak sebelum mereka tidur. Mengobrol, membacakan dongeng, atau apa aja yang bikin mereka senang. Mood harus bagus pokoknya mah haha.




Membiasakan anak tidur sendiri atau belajarin anak-anak untuk sesuatu yang baru perlu waktu, tenaga, trik. Sabar dan sabar. 😆

Kalau sudah terbiasa, insya Allah mereka bisa. Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat dan si kecil bisa mulai tidur sendiri yaa.  
Read More

Pentingnya Sentuhan Cinta Untuk Bayi

Pentingnya Sentuhan Cinta Untuk Bayi~Memiliki anak bayi itu seperti orang gila yang harus tetap waras. Lho kok gitu? Iyaa dong, kan sebagai ibu yang baru melahirkan suka ngajak ngobrol bayi bukan? Ngomong sendiri. Ya meski sesekali si bayi mengeluarkan suara sih. Demi apa sih ngajak ngobrol bayi yang belum bisa berbicara, hmm ya demi stimulasi tumbuh kembangnya atuh :)




Stimulasi bayi baru lahir mulai dari anak pertama sampai anak ke-3 kini, saya nggak pernah bosan untuk mengajak bayi ngobrol, membacakan surat pendek Al-Qur'an, bernyanyi untuknya, bertanya, dan masih banyak lagi kecerewetan saya hihiii. Paling favorit sih kalau bayi melek dan ekspresi mukanya bermacam-macam gitu, love it. 


Adik Ugo usia 2 hari

Ngomongin stimulasi tumbuh kembang anak yang juga sangat penting. Sebenarnya selain nutrisi yang cukup, penting bagi bayi untuk mendapatkan afeksi melalui sentuhan Ibu melalui ritual pijat dan mandi bayi. Dengan begitu mereka dapat tumbuh secara optimal. 

Berdasarkan penelitian, periode emas atau 1000 hari pertama kehidupan adalah periode penting bagi bayi, pertumbuhan yang diperoleh dalam periode ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan periode berikutnya, sampai bayi beranjak dewasa. Nah!


Adik Ugo kurleb 3 minggu


Sebagai seorang ibu memang harus selalu upgrade ilmu ya. Kalau pemerintah sendiri menargetkan angka kematian bayi di Indonesia turun menjadi 12 per 1.000 kelahiran. Ini tuh perlu dukungan dari semua pihak supaya kualitas kesehatan bayi meningkat. 
Sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan bayi di Indonesia, JOHNSON’S® sebagai salah satu perusahaan produk bayi terkemuka yang berfokus terhadap perkembangan holistik anak, kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup bayi melalui program Sentuhan Cinta.  


Apa sih program Sentuhan Cinta dari Johnson?

Program ini mendorong para ibu di Indonesia untuk terus mendukung pentingnya sentuhan cinta ibu untuk kesehatan dan perkembangan bayi, khususnya selama periode emas. Dalam menjalankan kampanye ini   JOHNSON®  akan bekerja sama dengan Habitat for Humanity, Alfamart dan Shopee.


Bersama Habitat for Humanity membangun pusat kesehatan anak  (Posyandu) di desa Randusongo, Gresik, Jawa Timur. 

Tidak berhenti disitu saja, untuk memastikan bayi Indonesia mendapatkan perawatan yang terbaik, JOHNSON’S® melakukan roadshow edukasi pelatihan pijat bayi ke 15 kota di Indonesia bersama 22 orang Tim Edukasi Profesional dari JOHNSON'S untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal.

Wah keren ya. Johnson's juga mengadakan event bersama The Urban Mama (TUM blogger) pada tanggal 26 Juni 2019 lalu di Hotel Gran Mahakam Jakarta. Masih dengan tema Sentuhan Cinta, klik link ini ya Sentuhan Cinta untuk tahu lebih lanjut mengenai Kampanye Sentuhan Cinta, banyak informasi menarik di sana.








Ternyata memang benar adanya, manfaat pijat untuk bayi. Sentuhan yang dilakukan melalui ritual pijat bayi akan membantu meningkatkan kesehatan psikologis bayi sehingga saluran pencernaan menjadi lancar dan makanan pun lebih dapat diserap dengan baik. Selain itu, juga bermanfaat untuk meningkatkan imunitas bayi dan juga kepadatan mineral tulang. Langkah-langkah untuk pijat bayi cukup mudah. Bisa cek langkah di link berikut ya pijat bayi.



Baca History of Touch pada link di atas ya





Sikap orangtua juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan anak secara jangka panjang dan bagaimana nantinya anak mampu menghadapi tekanan.  Sentuhan cinta berpengaruh terhadap sistem saraf – stimulasi sensorik selama pijat telah terbukti membantu otak bayi untuk berkembang dan bekerja lebih cepat.

Ritual mandi dan pijat dengan menggunakan produk yang tepat untuk bayi adalah waktu ikatan yang tepat antara orang tua dan bayi. Hal tersebut juga dapat meningkatkan kualitas dan durasi tidur bayi.



Adik Ugo bersiap mandiii

Biasanya saya melakukan pijat bayi sesudah mandi. Sentuhan Cinta juga saya berikan saat menjemur adik Ugo. Favorite time banget pakai head to toe,  lotion, dan baby oil dari Johnson's. Alhamdulillah bisa selalu bersama anak-anak dalam 24 jam. Tiada hentinya saya bersyukur. Semoga anak-anak bisa merasakan penuh kasih sayang dan sentuhan cinta yang saya berikan sehingga mereka bertumbuh kembang secara optimal.


Btw, kita juga dapat berpartisipasi dalam program sentuhan cinta dengan cara berdonasi melalui pembelian produk JOHNSON’S. 




Informasi lebih lanjut, langsung cek link di bawah ini ya

Johnson's atau 
Instagram: @JohnsonsBaby_id 
Facebook: @JohnsonsBabyIndonesia



#SentuhanCinta 
#JohnsonsBabyid 
#PijatBayi


Read More

Chil Kid Soya Madu, Solusi Alergi Pada Anak

Chil Kid Soya Madu, Solusi Alergi Pada Anak~ Adik Ashika suka sekali minum susu. Apalagi kalau dingin. Mulai dari susu cokelat, full cream, strawberry dan varian lainnya. Alhamdulillah sih ya, kalau anak suka minum susu. Tapi nih kalau terlalu sering susu cokelat dingin, suka bikin dia batuk. Karena beberapa merek susu random dikonsumsi. Saya jadi selalu mengingat susu cokelat yang dia minum beberapa hari lalu. 

Usia pertumbuhan kayak Ashika gini, memang perlu susu. Soalnya kadang ya makannya suka moody. Nah, susu itu ngebantu banget melengkapi nutrisi tubuh si kecil. Semacam agak lega saja kalau nafsu makannya lagi drop, tapi masih bisa minum susu. Alhamdulillah Ashika tidak memiliki alergi terhadap susu sapi. Cuma yaaa addicted dengan susu cokelat dingin, pokoknya cokelat dingin. Hmm, kendalanya ya batuk lah.




Beberapa hari lalu saya coba Ashika minum susu kedelai/soya. Dia memang suka juga susu kedelai. Dan ini bisa menjadi alternatif sehingga dia nggak selalu minum susu cokelat dingin. Happy banget rasanya nemuin alternatif kayak gini.




Ashika minum susu dari Morinaga Chilkid Soya Madu. Susu keluaran PT Kalbe Nutritionals, memang anak-anak di rumah juga suka dan cocok. Kakak Kaina juga suka susu keluaran Kalbe.



Apa sih keunggulan susu soya dari Morinaga Chilkid ini?
PT Kalbe Nutritionals bersama Morinaga Research Centre Jepang, Morinaga Allergy Solution ini juga punya tiga keunggulan, yang pertama adalah solusi nutrisi untuk mencegah alergi dan mengatasi alergi susu sapi. Yang kedua adalah tersedia produk nutrisi untuk anak dari lahir sampai usia 12 tahun. Yang ketiga adalah sinergi nutrisi yang tepat dan mencakup Brain Care, Body Defense dan Body Growth. 




Morinaga Chil Kid Soya MoriCare+ Prodiges adalah formula pertumbuhan bergizi dengan isolat protein. Morinaga Chil Kid Soya MoriCare+ Prodiges merupakan kombinasi antara gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan mikro (vitamin dan mineral) yang dapat memenuhi kebutuhan untuk pertumbuhan  si kecil.


PT Kalbe Nutritionals mendukung program tahunan World Allergy Week dengan konsisten. Kali ini, dalam rangka Morinaga Allergy Week 2019, Morinaga berkomitmen untuk mendukung penuh Si Kecil dari segala aspek kehidupannya. “Dalam rangka mendukung penuh Si Kecil yang alergi, tahun ini Morinaga Allergy Week mempersembahkan program #BekalPrestasi. Program ini terdiri dari edukasi alergi lewat hospital seminar yang didukung oleh dokter spesialis anak ahli alergi di berbagai kota besar di Indonesia, kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak dari KLIKDOKTER, penyediaan asuransi pendidikan anak, penyediaan asuransi jiwa untuk orangtua (s&k berlaku), serta inovasi produk berupa varian terbaru dari Chil Kid Soya rasa madu untuk memenuhi kebutuhan dan kelengkapan nutrisi Si Kecil. 




Dukungan penuh dari Morinaga dalam program #BekalPrestasi ini diharapkan bisa membantu generasi platinum untuk mencapai cita-cita dan kualitas terbaik dirinya,” jelas Dewi Angraeni, Senior Brand Manager Kalbe Nutritionals.


Morinaga Chil Kid Soya MoriCare+ Prodiges dilengkapi dengan Bifidobacterium longum BB536 dan Bifidobacterium breve M-16V.



Morinaga Chil Kid Soya MoriCare+ Prodiges adalah formula untuk anak usia 1-3 tahun yang:
  •  Intoleransi terhadap laktosa
  •  Menderita galaktosemia
  •  Intoleransi terhadap protein susu sapi

Nah, kalau keunggulan Moricare+ Prodiges dapat dilihat pada gambar di bawah ini 



Ternyata susu soya dari Morinaga ini menjadi solusi untuk anak-anak yang alergi terhadap susu sapi. Anak yang alergi tetap berprestasi. Tentunya juga dengan memberikan stimulasi untuk mengasah kecerdasan majemuk, yaitu kecerdasan yang menyangkut banyak bidang dalam kehidupan sehari-hari. 


CHIL KID SOYA VARIAN MADU merupakan inovasi dari program #BekalPrestasi dalam rangka Morinaga Allergy Week 2019, menghadirkan varian terbaru dari Chil Kid Soya yaitu rasa madu yang digemari Si Kecil. Pantesan Ashika suka, selain rasanya yang nikmat, madu sebagai kandungan yang berkhasiat, memberikan banyak sekali manfaat kesehatan untuk anak karena mengandung banyak nutrisi, antioksidan. Selain itu, madu juga dapat membantu proses pertumbuhan sel-sel dan jaringan tubuh anak dan melawan sumber penyebab alergi atau histamin yang menyebabkan reaksi alergi tersebut, sehingga anak tidak mudah sakit.




Baca Juga : Bagaimana Mencetak Generasi Multitalenta

Well, 100% Bunda SETUJU Morinaga Soya MoriCare+ Prodiges mengurangi gejala alergi dan alergi tidak muncul. Hasil survey terhadap ibu-ibu di Indonesia dengan anak yang alergi susu sapi berdasarkan hasil survey Home Tester tahun 2018. 

Chil Kid Soya Madu, Solusi Alergi Pada Anak. 



Untuk informasi lebih lanjut bisa cek pada akun resminya di bawah ini ya:
· Faceboook : Morinaga Platinum
· Instagram : @Morinagaplatinum
· Twitter : @MorinagaID
· Youtube : MorinagaPlatinum


#MorinagaAllergyWeek
#AlergiTetapBerprestasi
#SusuAlergiAnak#SusuAlergi
#SusuMorinaga#AllergySolution #Morinaga#ChilkidSoya#SolusiAlergi
#AlergiAnak#ChilkidSoyaSolusiAlergi #BekalPrestasi
Read More

5 Hal Dalam Menanamkan Minat Belajar Anak

5 Hal Dalam Menanamkan Minat Belajar Anak~ Nanti ngaji nggak na?". .  pertanyaan yang lumayan sering saya lontarkan pada Kaina. 

"Iyaaa mi." Dan saat ditagih janjinya, Kaina membatalkan belajar ngaji begitu saja. Huhu. Yaa saya nggak bisa memaksa tapi tetap cuap-cuap gitu deh. Ngerti kan? Hihi. Kaina memang mengaji sama saya dari usia 4 tahun sampai sekarang. Dan sebagai seorang ibu sekaligus guru untuk mereka, gaya belajarnya itu lho yang membuat saya garuk-garuk tanah. Sabar.. sabar. Kadang moody banget, namanya juga masih anak-anak ya saya coba mengerti sambil memberi pengertian. Saya juga mau tahu minat bakat anak ini di usia golden age.





Seperti yang kita tahu, anak bukan kertas kosong. Tidak perlu memaksa, cukup mengarahkan. Saya sadar masih suka seperti memaksa Kaina dalam mempelajari hal baru. Saya pribadi bukan ingin mengejar prestasi, cepat-cepat masuk sekolah. Bukan. Well, saat melihat perkembangannya ketika tidak saya paksa justru malah jauh lebih baik. Ada hal yang menonjol dari diri si anak. Tapi saya tetap mau tahu tentang bagaimana gaya belajar Kaina. Sejauh ini saya mencoba menanamkan minat belajar pada Kaina dengan cara berikut ya.

Memberikan Pengertian Tentang Belajar
Dari pengalaman mengajarkan Kaina, pertama kali saya kasih pengertian kenapa sih harus belajar. Makna belajar sangat luas kan ya. Dengan belajar bisa banyak tahu. Seperti belajar membaca, kenapa sih belajar baca? Kalau bisa baca nanti Kaina nggak tersesat, bisa baca petunjuk jalan. Beri penjelasan sesederhana mungkin.

Belajar Sambil Bermain
Kalau yang satu ini perlu ekstra ya hihi. Dunia mereka kan dunia main. Tapi kan sudah canggih nih, kita bisa gugling atau youtube untuk cari tahu gimana sih belajar yang menyenangkan. Dan pastinya sebagai orang tua tahu apa yang paling disukai anak.

Ciptakan Suasana Yang Asyik
Karena anak-anak moody ya, harus dengan suasana asyik. Misalnya ada mainan favorit di tempat belajar, buku yang disukai. Kalau Kaina paling sering di kamar atau ruang tamu untuk belajar. Mau pakai tenda-tendaan juga seru. Hehe.

Jangan Pernah Memaksa
Sangat tidak dianjurkan deh kalau anak nggak mau belajar lalu dipaksa. Nantinya definisi belajar jadi menjenuhkan buat anak. Ini ke depannya bakalan nggak baik untuk si anak. So don't do that.
suasana bermain sebelum belajar


Beri Reward atau Kejutan
Anak-anak suka sekali hadiah, walaupun cuma kotak dibungkus kertas kado. Ini Kaina suka banget. Selepas belajar, coba berikan pujian. Kalau saya suka kasih jempol tiba-tiba saat dia lancar mengaji. Mereka senang, apalagi kalau dibolehin nonton youtube lagi habis ngaji. Hadeh, girangnya bukan main.



pointernya pakai suntikan mainan dokter

Dari beberapa usaha yang saya lakukan untuk menumbuhkan minat belajarnya, saya ingin juga mengenali dan mengembangkan potensi anak sejak dini. Nah saat tahu ada AJT CogTest, untuk memahami bagaimana mereka dapat belajar lebih baik dan efektif bisa jadi solusi.

Apa sih AJT CogTest?
AJT CogTest itu hasil dari penelitian yang dilakukan selama lebih dari 4 tahun terhadap hampir 5.000 siswa dari 6 propinsi di Pulau Jawa, bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Kevin McGrew sebagai konsultan proyek, ahli dari teori CHC dan Co-Author dari Woodcock-Johnson III & IV. AJT CogTest telah diuji coba di 10 Sekolah terkemuka se-Jabodetabek.

Jadi sudah diteliti dan diuji coba yaaa.

#AJTCogTest dikembangkan berdasarkan teori kecerdasan termutakhir, yaitu teori Cattell – Horn – Carroll (CHC Theory).


AJT CogTest juga Tes Kognitif pertama yang dikembangkan berdasarkan norma Indonesia dengan proses pengembangan yang sistematis melibatkan lebih dari 250 psikolog Indonesia dan hampir 5.000 anak Indonesia sehingga menghasilkan produk tes yang berkelas dunia. 

Landasan teori psikologi yang dipakai merupakan teori paling mutakhir dan komprehensif di dunia saat ini. 

Untuk Anak Usia 5-18 tahun. .
AJT CogTest mengukur delapan bidang kemampuan kognitif anak usia 5 sampai dengan 18 tahun sehingga kekuatan serta kelemahan kemampuan berpikir anak dalam belajar dapat teridentifikasi secara lengkap dan jelas.

Faktanya. . 
Kebanyakan alat tes IQ yang banyak dipakai di Indonesia disadur dari luar negeri sehingga belum sesuai norma yang ada di Indonesia. 
AJT CogTest hadir sebagai alat tes kognitif yang dirancang oleh psikolog dan ahli psikometri Indonesia maupun internasional untuk anak Indonesia.



Ada 2 Jenis paket Tes Kognitif AJT:
1. AJT CogTest Full Scale
Mengidentifikasi 8 kemampuan kognitif lengkap yang menampilkan profil lengkap kekuatan dan kebutuhan belajar anak. Biayanya Rp. 760.000.-

2. AJT CogTest Comprehensive
Diperuntukkan ketika seorang anak memerlukan data lebih terperinci untuk dianalisis, psikolog akan merekomendasikan tambahan tes. Biayanya Rp. 1.200.000,-

Psikolognya bagaimana?
AJT CogTest dilakukan oleh psikolog yang  sudah mengikuti pelatihan dan disertifikasi oleh PT MCI.

Hasil Test. .
Btw, hasil AJT CogTest akan dikirimkan berupa softcopy melalui surat elektronik (email) dalam waktu 7 sampai dengan 14 hari kerja setelah tes dilakukan ya. Wah asyik lewat email. 

Sekilas tentang PT. MCI
PT Melintas Cakrawala Indonesia (MCI) adalah penyedia AJT CogTest, tes kognitif pertama di Indonesia yang sudah dinormakan untuk anak Indonesia usia 5 sampai dengan 18 tahun, berbasis bukti untuk memberi wawasan jelas tentang bagaimana siswa memproses dan memperoleh pengetahuan. MCI bercita-cita untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran di Indonesia.


Setelah tahu ada #TesKognitifAJT# gimana nih? Tertarik untuk ikut tesnya? Bisa hubungi kontak di bawah ini ya. #YukKenaliAnakKita sedini mungkin supaya kita bisa mengembangkan potensi anak dan meminimalisir kekurangannya ^^.

Instagram: @melintascakrawalaid
Website:  www.melintascakrawala.id
WhatsApp CS: 087883258354
Read More

Pengalaman Merawat Balita Diare Dan Muntah-Muntah

Pengalaman Merawat Balita Diare Dan Muntah-Muntah~ Sungguh lelah banget semingguan lalu. Adik Ashika sakit. Bermula dari pagi itu dia bangun masih ketawa lalu ambil botol minumnya sendiri. Nggak lama. . Muntahan pertama keluar. Hingga akhirnya 12 jam tidak bisa makan dan minum. Setiap kali minum, muntah lagi. Padahal dia haus banget-banget. Ashika muntah tanpa demam. Saya juga kondisinya sedang hamil dan punya PR naikkin HB. Pasrah, lelaaah maksimal. Cuma bisa jalanin, ya sedih kalau diingat lagi. Mau gimana? Mana rencana akan ngadain pengajian tasyakuran 7 bulanan. Tapi alhamdulillah semua sudah terlalui. 


cara merawat balita diare muntah


Kelar Ashika sakit, disusul Kaina juga sakit. Memang ya seringnya gitu. Dalam satu atap, kalau kakak atau adiknya sakit, yang lain ikut sakit. Cerita Ashika muntah tanpa henti, akhirnya di hari itu juga kami bawa ke dokter. Niatnya ke dokter Aryz yang biasa tapi sampai di sana menurut informasi beliau agak datang telat. Nah paping memutuskan pakai dokter lain. Jadilah ke dokter Adhani. Dokter cewek, sudah lumayanan sih usianya. Selepas periksa, anak-anak diberi mainan. Wah, kata paping sih ini baru dokter anak. Hihi..

Alhamdulillah dicek ujung jempol Ashika masih merah. Dokter Adhani masih memperbolehkan pulang dengan syarat kalau obat tidak bisa masuk, Ashika harus cepat dirawat di rumah sakit. Saya pun harap-harap cemas karena untuk minum air putih saja dia muntah. Dengan berharap di rumah, semoga obatnya bisa tertelan dengan damai masuk perut.

cara merawat balita diare muntah
source: pixabay

Lagi-lagi alhamdulillah. .
Obat bisa masuk ke tubuh dia. Ashika dikasih obat mual 2 macam.
Ada cairan oralit juga bakteri baik (lacto-b). Hari pertama nggak ada demam. Sudah bisa makan pisang lalu istirahat. Nggak muntah lagi.

Hari kedua, Ashika demam plus buang air. Mencret-mencret gitu *maaf. Jadi setelah muntah berhenti, perjuangan belum berakhir. Dilanjut buang-buang air, cair. Mau pipis tapi yang keluar ya campur pup. Pokoknya selama 2 jam itu berkali-kali pup. Sampai pakai diapers supaya bisa langsung buang dan nggak banyak cucian kotor. 6 jam bisa pup 8 kali, saya lupa berapa kali detilnya. Yang jelas, sering sekali. Sampai tidur nyenyak baru di jam 2 menuju subuh. Huaaa, perjuangan banget. Kasian Ashika kalau diingat lagi.

Pengalaman yang tidak terlupakan, saya coba berbagi ya. Mudah-mudahan bermanfaat.

Dari kejadian sakit itu, paling gregetan saat Ashika susah minum oralit. Tapi syukurlah dia kuat minum air putihnya. Saat tidur dia pun bangunin saya untuk minta air putih. Nah, gimana sih merawat anak balita yang muntah dan diare? Berikut ini pengalaman merawat balita sakit diare dan muntah - muntah. Oh ya, saya selalu sediakan kantong plastik untuk muntah dia, karena kan tiap masuk air putih langsung muntah lagi. Sedih banget. .

cara merawat balita diare muntah
Source: Pixabay


Kelar muntah-muntah si anak malah diare?

1. Setelah berhenti muntah-muntah, siapkan makanan seperti buah pisang, bubur, biskuit, roti. 

2. Porsi makan belum bisa banyak, jadi beri makan sedikit tapi sering.

3. Pakaikan diapers untuk memudahkan ketika buang air.

4. Usahakan beri cairan oralit karena air putih berbeda kandungannya dengan oralit (menurut informasi dari dokter)

5. Selalu beri cairan setelah BAB, juga sesering mungkin. Minum air teh hangat jadi pilihan favorit anak.

6. Saya berikan lacto-b pada teh dan buburnya.

Dari yang sering BAB sampai bertahap berkurang intensitasnya, karena pencernaannya belum stabil. Ada sesuatu yang terjadi mengganggu pencernaan si kecil.

Hari ke-3 masih ada pup cair, ya 3-4x . Berkurang jauh dari hari sebelumnya. 
Hari ke-4 dan hari ke-5 sudah jarang pupnya tapi memang belum padat. 
Hari ke-6 sudah agak padat, dan hampir semingguan pupnya kembali normal.

Seingat saya, Ashika minum lacto-b sebanyak 5 sachet selama sakit kemarin sesuai resep dokter diminum 2x dalam sehari. Ini pertama kalinya saya memakai Lacto-B, memang sudah dengar sih dari beberapa teman kalau anak mencret atau diare gitu, beri Lacto-B.

Alhamdulillah, sudah sehat semuanya. Semoga nggak sakit lagi ya. Sehat-sehat juga untuk kita semua. Semoga bermanfaat ya tulisan pengalaman saya dalam merawat balita yang diare dan muntah-muntah.
Read More

Membiasakan Anak Hidup Sehat Dengan 6 Hal Berikut

Membiasakan Anak Hidup Sehat Dengan 6 Hal Berikut~ Membiasakan anak untuk teratur dan hidup sehat memang nggak bisa instan ya. Hidup sehat kan lumayan gimana gitu, susah-susah gampang. Children see, children do. Iya nggak sih? Duluuu, si mama juga menerapkan hidup sehat seperti makan sayur harus ada setiap harinya. Kala itu, saya agak malas deh kalau sudah ketemu sayur, minum susu pun harus dipaksa dan tutup hidung. Sampai pada akhirnya mengerti sendiri kalau sayur, susu, dan buah adalah asupan yang penting, sangat bermanfaat untuk tubuh manusia. Nggak cuma si mama yang mengajarkan hidup sehat, tapi bapak pun gitu. Beliau hanya mau makan ayam, kalau itu ayam kampung dan anti fast food. Banyak hal yang saya dapat dari ajaran mama dan bapak. So, Sekarang saya juga mau membiasakan anak-anak juga untuk hidup sehat.

membiasakan anak hidup sehat dengan 6 hal berikut


Beberapa hal yang kecil kalau dibiasakan secara rutin, saya yakin anak-anak bisa melakukan yang lebih besar lagi. Ditolak mereka adalah hal biasa. Tapi saya nggak langsung menyerah. Cieeee. . Nah, awalnya tuh Kaina belum terbiasa minum air putih setelah bangun tidur tapi semakin ke sini, sadar sendiri kalau harus minum setelah bangun tidur. Saya mau cerita kebiasaan baik apa saja yang diterapkan untuk hidup teratur dan sehat.

Membiasakan Anak Hidup Sehat Dengan 6 Hal Berikut:

Mencuci Tangan dan Kaki
Cuci tangan kaki, sebelum makan dan tidur adalah kebiasaan yang sudah mendarah daging kan ya, jadi memang perlu dilestarikan, hehe. Membiasakan cuci tangan dan kaki ketika pulang dari bepergian di luar rumah. Pokoknya nggak boleh nggak. Awalnya yaaa lari-larian, rada malas mereka karena kalau habis pergi kan pasti capek yaaa. Sekarang? Adik Ashika sudah biasa menyalakan selang untuk cuci tangan dan kakinya sendiri meski sesekali pernah angot sih hihi. 

membiasakan anak hidup sehat dengan 6 hal berikut
source : Pixabay


Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur
Anak-anak itu kalau sudah asyik main ya lupa segalanya. Malahan bisa lupa minum lho. Padahal air putih sangat dibutuhkan untuk tubuh dan manfaat minum air putih setelah bangun tidur itu banyak sekali. Diantaranya mencegah dehidrasi dan meningkatkan kekebalan tubuh. Pembiasaan minum air putih setelah bangun tidur sangat baik.

membiasakan anak hidup sehat dengan 6 hal berikut
source: Pixabay


Konsumsi Kacang Hijau
Saat kecil, saya juga nggak terlalu suka kacang hijau. Saya hanya menyukai ketan hitam dengan campuran kacang hijau yang sedikit sekali porsinya. Kacang hijau bagus untuk anak dan orang dewasa ya jadi saya juga biasakan membuat bubur kacang hijau. Kacang hijau juga bisa mencegah pikun. Pertama coba kacang hijau, Kaina nggak terlalu doyan, saat ini sih triknya adalah disajikan secara dingin. Hmm, enak. Selain kacang hijau bermanfaat, asyiknya lagi murah.

membiasakan anak hidup sehat dengan 6 hal berikut
source: Pixabay


Sarapan
Terbiasa sarapan sedari kecil sampai kini itu enak banget. Nggak perlu terlalu banyak dan porsi besar, yang penting cukup. Sarapan yang cukup bisa menambah sumber energi. Nah, anak-anak butuh banget energi yang cukup karena mereka kan sedang aktif sekali ya. Bangun tidur seringnya minta main, bergerak ke sana ke sini. Beberapa artikel juga menyebutkan sarapan bisa meningkatkan konsentrasi. Jadi nggak ada salahnya membiasakan anak untuk sarapan dengan porsi secukupnya ya.

membiasakan anak hidup sehat dengan 6 hal berikut
source: Pixabay


Makan Buah
Happy deh kalau anak-anak suka makan buah. Di rumah nih yang sangat suka buah ya si adik. Kalau Kaina dia suka buah tertentu saja. Lumayan deh, dari pada nggak doyan sama sekali. Memberi contoh suka makan buah, biasanya anak akan mengikuti. Dan memberikan pengetahuan akan pentingnya kandungan buah untuk tubuh. 

membiasakan anak hidup sehat dengan 6 hal berikut
source: Pixabay

Tidur Siang
Siapa yang suka ngabur kalau disuruh tidur siang sama mama? ngacung deh saya. Hihi. Sebagai seorang yang pernah kecil dan pernah sesekali ngabur saat tidur siang, sekarang sudah tahu kenapa mama suka maksa untuk boci alias bobo siang saat kami kecil. Anak-anak di rumah bisa rutin tidur siang dengan pemahaman kalau setelah bangun tidur bisa lanjut main dengan tenaga yang pulih dan segar kembali, nggak capek. Kebutuhan tidur anak usia 0-7 tahun berbeda, dan kebutuhannya masih di atas 10 jam. Tidur malam dengan ditambah tidur siang akan memenuhi kebutuhannya. Anak juga bisa bangun lebih pagi dan teratur. Tentu lebih fresh! Yang penting tidur siang jangan terlalu sore sehingga saat malam, mereka bisa mudah istirahat malam ya.^^.

membiasakan anak hidup sehat dengan 6 hal berikut
source: Pixabay


Baca Juga : Agar Anak Tidak Bangun Siang

Nah kalau mereka tidur siang kan saya bisa ikut tidur juga #eh. Bisa ngoprek kerjaan yang lainnya. Bisa refreshing sejenak bersocial media, cari ide, browsing sampai akhirnya ketemu promo belanja, asyik kan? Kayak Promo Maret Tokopedia.

membiasakan anak hidup sehat dengan 6 hal berikut



Tokopedia memang makin bikin saya tertarik untuk cari barang di sana. Banyak promo menarik. Bulan Maret ini ada Tap Tap Mantap. Cus langsung meluncur ke TKP ya..

Nah, bisa dicoba promonya *upssss... jangan lupa biasakan anak hidup sehat juga ya. Selamat mencoba :)

Read More

Mengenal Karakter Anak Melalui Finger Print Test

Mengenal Karakter Anak Melalui Finger Print Test ~ Beberapa waktu lalu di sekolah Kaina ada finger print test. Saya sih nggak terlalu ingin ikut. Ya sekedar untuk anak-anak aja, oke deh. Berapa sih biayanya? Dengan biaya 80ribu rupiah per-anak terbilang cukup murah kan. Pengambilan sidik jarinya pun cepat sekali. Saya daftarkan juga adik Ashika untuk mengetahui gimana karakter dia. Paping juga penasaran sih sama karakter Ashika melalui finger print test ini. Seperti apa sih tes melalui sidik jari?




Setelah pengambilan sidik jari yang cukup singkat, ibu jari kanan kiri dan telunjuk kanan kiri, psikolog memberikan hasil secara jelas melalui persentasi. Sebenarnya finger print test ini digunakan untuk apa? Nah, saya setuju sekali dengan pemaparannya, orang tua yang bijak dan guru harus mengetahui, mengenal karakter dasar, pola pikir dan potensi anak-anaknya. Dari sidik jari inilah bisa terlihat kecenderungan anak ke arah mana. Dan saya pribadi melihat memang hasil tersebut sesuai dengan kepribadian anak Kaina dan Ashika.

Masalah yang dihadapi seputar anak sebenarnya ya dari dulu nggak terlalu berubah yaaa. 
Saat anak-anak usia Play group, TK, SD masalahnya adalah anak sulit konsentrasi, cengeng, sulit diatur, tidak respek pada orang tua, belajar malas-malasan, main games, manja, orang tua tidak tahu harus ambil les apa, tidak bisa bersosialisasi, terlalu ikut-ikutan orang, dan tidak percaya diri. Ada yang mengalaminya kah? hihi.

Sedangkan masalah anak usia SMP-SMA/SMK adalah masa pra remaja dan remaja, sulit menentukan jati diri, tidak tahu mau masuk jurusan apa, banyak ikut-ikutan teman dan lebih percaya teman, tidak punya rasa hormat pada orang tua, terlalu banyak socmed dan pacaran dengan orang yang baru kenal, banyak berbohong, suka mencari perhatian, tidak tahu potensi dan ragu-ragu, emosi tidak terkontrol.. dan masih banyak lagi. Huew ternyata cukup banyak yah. Ini saya copas dari materi sang psikolognya ya ^^.


Mengenal Karakter Anak Melalui Finger Print Test

Faktanya, Finger print atau tes sidik jari ini hasilnya tidak akan berubah. Memang agak beda kalau kita melakukan psikotest. Setiap anak memiliki hasil yang unik dan berbeda. Tidak ada hasil yang bagus atau lebih buruk.


Manfaat finger print test/ tes sidik jari ini adalah:

  • Melihat karakter asli anak, baik itu positif ataupun negatif
  • Melihat potensi terpendam
  • Untuk mengetahui jurusan sekolah atau kuliah yang direkomendasikan
  • Mengetahui pekerjaan apa yang direkomendasikan

Well, saya setuju dengan pemaparan sang psikolog kalau test sidik jari ini ditujukan untuk mengetahui potensi anak dan memperbaiki karakter supaya masa depan semakin baik. Semua digunakan untuk memperbaiki karakter. Kalau saya juga mengambil positifnya dari tes ini karena kan tidak ada yang pasti. Misalnya anak-anak ada masukan karena kekurangannya ya kita poles di sana. Saya dan paping terima kok. Semua hasil juga kecenderungannya mendekat ke anak-anak.


MENGENAL KARAKTER ANAK MELALUI FINGER FINGER PRINT TEST


Orang tua memang sudah seharusnya membantu anak meminimalisir kekurangan atau kelemahan anak serta mengoptimalkan potensinya. Ah ini juga masih menjadi PR bagi saya^^. Setelah finger print test atau tes sidik jari, saya menjadi tahu yang harus diperbaiki dan potensi apa yang harus digali lebih lanjut untuk anak-anak. Dan harus menabung demi pendidikan mereka :) semangat ya untuk semuanyaa.

Baca Juga : Cara Marah Yang Efektif Terhadap Anak
Read More
cigrey.blogspot.co.id. Powered by Blogger.

© Maming Story, AllRightsReserved.

Designed by