Ternyata Saya Introvert

Ternyata Saya Introvert ~ Introvert? Zaman sekarang kita lebih mudah mengenali diri sendiri, ya nggak sih? Ehe, saya ngerasanya gitu sih soalnya teori bertebaran cukup banyak. Dan saya ternyata termasuk ke dalam orang introvert yang mana lebih suka waktu sendiri. Tapiiii katanya tidak suka berhubungan sosial dan pendiam. Kalau pendiam sih enggak juga ya, lebih ke membatasi mana aja yang harus diucap atau tidak. Saya suka berhubungan sosial. Zaman sekolah, selalu aktif berorganisasi dari sekolah dasar sampai di sekolah menengah. Nggak ada yang salah dengan introvert. Orang introvert, ekstrovert, atau ambivert juga ada kok yang nggak suka bersosialisasi.

Ternyata Saya Introvert



Sejak kapan tau introvert? Suka di belakang layar memang udah dari dulu. Seingat saya dan sesadar saya ketika SMP kelas 3, saya membuat cerita pendek yang diperankan oleh teman-teman saya. HAHA, saya nggak tampil disitu karena memang nggak suka juga. Waktu itu belum paham tentang introvert, ekstrovert. 

Dulu nggak ngerti kenapa suka di belakang layar, dan malas tampil. Takut banget malah kalau disuruh tampil. Kalau disuruh guru, ah paling ogah. Apa karena tidak percaya diri? mungkin iya. Banyak faktor yang menentukan seseorang itu intovert, ekstrovert, maupun ambivert. Faktor lingkungan sih dukung banget ya pada waktu itu di saya. Ya gitulah ah. Ceritanya pernah saya taruh di sini. Alih-alih Just Kidding.

Lalu apakah kecewa menjadi seorang introvert? Enggak juga. Saya udah di tahap yaa udah, tidak merugikan orang dan nggak ansos HAHA. Saya introvert tapi insya Allah nggak ansos alias ANTI SOSIAL. Saya introvert tapi saya tetap memperhatikan. Saya nggak bicara bukan berarti saya nyuekin, saya hanya ingin memberi lawan bicara lebih banyak kesempatan berbicara hehe. Saya suka sendiri bukan berarti benci yang sedang ramai.


Belakang Layar Is My Playground
Kerja di belakang layar bagi introvert lebih menyenangkan, seperti menulis dan mengambil gambar alias moto. Saya juga nggak menyangkal. Sepi itu kayak surga dunia buat menjalankan kerjaan saya. Di rumah juga kalau foto atau menulis saat anak pada melek, feelnya beda banget. Berdasarkan teori, katanya introvert jenis kepribadian yang identik dengan pribadi yang tenang, pendiam, dan dan menutup diri. Katanya juga introvert itu orang yang tidak suka banyak mencari perhatian, suka bicara seperlunya, suka menyendiri, dan tidak suka memiliki banyak teman. Kalau saya ya tergantung karakter temannya sih ya heheu. Kalau yang nggak sefrekuensi, nggak sepemahaman, mending kita jalan sendiri-sendiri aja, #tsaaaah. Ngapain banyak-banyak kalau nggak sefrekuensi.


Dianggap Anti Sosial
Disangka anti sosial, sombong, tidak mau berbaur, ya bebas aja mau beranggapan seperti apa. Jujur, ya memang nggak nyaman suasana ramai. Kecuali buat orang-orang yang saya merasa cocok, ya nyamanlah. Kalau buat basa basi, nggak terlalu bisa. Agak kikuk menghadapi orang yang di depan ngomong mangga, tapi di belakang ngomong jeruk. :p mungkin dia adalah kang buah ye. Perlu belajar abai tapi ah kok kadang tersiksa. Mending jaga jarak.

Hmm, kalau ada yang sakit atau butuh bantuan, alhamdulillah masih mau membantu. Kita memang mudah melupakan kebaikan orang lain kalau udah benci. Jangan benci-benci ah.


Bahagia Menjadi Introvert
Cukup bahagia, alhamdulillah. Kalau zaman ngantor kerjaannya juga kebanyakaan di back end. Sekarang di rumah juga di belakang layar membersamai anak-anak hehe. Kerjaan lain seperti menulis, foto, atau bikin konten, saya agak menghindari yang harus depan kamera haha. Ya memang juga sukanya Food Photography kaan, udah klik sama jiwa raga, uuhuuk. Biasanya sangat urgent banget baru tampil depan layar terkait permintaan pekerjaan atau sharing knowledge baru tancap gassss. Dan kalau produknya makanan, saya prefer ya makanan aja tanpa saya in frame.

Ternyata Saya Introvert



Ternyata saya introvert dan saya menikmatinya. Dunia saya penuh kedamaian, nggak suka ribut apalagi melintir-melintir omongan. Sekian dan terima kasih haeheeu. Ah curhat kaaan. 

Komentar

  1. Kepribadian introvert itu malah menurutku luar biasa di balik diamnya dan lemahnya dia dalam bersosial. Ada bakat yang gak biasa seperti menulis, kayak dia yang malah gak bisa diam dan terus produktif.

    BalasHapus

Posting Komentar

Hai, terima kasih sudah mampir di maming story. Yuk leave comment. Semoga bermanfaat ^^

Mohon maaf komentarnya dimoderasi dulu ya 🙂
Twitter / IG : @uciggg (sila follow yaa ^^)