Cerita Menambah Penghasilan Dari Fotografi

Cerita Menambah Penghasilan Dari Fotografi ~ 

Sebenarnya judul Menambah Penghasilan Dari Fotografi ini pernah saya sajikan di group Facebook KEB (Kumpulan Emak Blogger). Tepatnya ketika ramadhan tahun ini ya, kalau saya tidak lupa. Karena waktu itu ada trouble, entah kenapa postingan tidak dapat terlihat. Hanya admin aja yang bisa melihatnya. Bingung juga kenapa, hiks. Saya rada curiga karena copas textnya bermasalah, mungkin ada code apa gitu nyangkut. Entahlah. Fiuhh, alhamdulillah masa itu udah lewat, Jadi saya mau menuliskan di blog supaya bisa dibaca-baca lagi tentang Cerita Menambah Penghasilan Dari Fotografi seperti apa?


Cerita Menambah Penghasilan Dari Fotografi


Peluang bisa datang dari arah mana pun, kesempatan itu dimiliki para blogger. Disclaimer dulu, penghasilan di sini bukan tentang uang yang banyak banget gitu, tapi kalau ditekuni hasilnya bisa menjadi sumber pokok penghasilan. Singkat cerita awal mula suka foto karena untuk mengisi akun instagram kala itu. Ditambah lagi saya juga seorang blogger yang seringkali review sesuatu di blog pribadi. Pengin dong fotonya cakep gitu biar enak dilihat pengunjung blog, jadi aja saya keterusan belajar foto sampai pada akhirnya motoin produk orang.

Ternyata ada skill lain yang dimiliki blogger yang mungkin nggak diduga. Dan kemampuan fotografi itu bisa menjadi nilai tambah lho. Kenapa nggak coba menambah penghasilan dari fotografi. Cek-cek situs freelance dan cari job moto pernah saya lakuin. Dibayar sesuai kemampuan saya saat itu, saya terima aja dulu. Nggak mungkin kan matok harga muhul tapi kualitasnya kureng. Seiring berjalannya waktu #hadeh, bikin rate card foto. Ohkeey melenceng ke mana-man euy. 


Cerita Menambah Penghasilan Dari Fotografi



Menambah Penghasilan Dari Fotografi Pengalaman Pribadi


Cerita Menambah Penghasilan Dari Fotografi



Buka Jasa Foto Produk

Pertama kali ditawari moto produk sempat masih kayak bertanya-tanya, ini benerrr nggak sih? Wah pokoknya nggak nyangka. Ada rasa ciut tapi kenapa nggak dicoba? Bismillah, akhirnya selesai tugas foto segambreng pakai ipad belum ada mirrorless. Basicnya nggak ada, nggak pernah belajar teori, hanya trial aja, itu bikin bingung. 

Pengin nyemplung buka jasa foto produk tapi galau nggak tau harus mulai dari mana? saya bangetlah. Ngulik-ngulik terus, itu aja yang saya lakuin beberapa tahun lalu, dan akhirnya mencoba ikut workshop. Cuma kalau ditanya mulai dari mana. Gini aja saya rangkumkan:


Bekali diri basic fotografi dengan begitu jadi percaya diri. Mulai cari tau tentang dasar fotografi, lalu persiapkan alat kebutuhan foto. Jangan lupa konsisten memotret.

Menghasilkan karya di sosial media. Perbanyak referensi foto dan update mengenai trend Foto


Cerita Menambah Penghasilan Dari Fotografi

 


Tips Memulai Jasa Foto Produk


Di era digital gini sayang banget kalau nggak dimanfaatkan untuk memasarkan apa yang pengin kita jual. Ya nggak sih? Jasa juga sama sih. Boleh dicoba untuk memulai jasa foto produk, cantumkan keterangan buka jasa foto produk di social media masing-masing. Pelajari produknya, misal produk sambal, cari tahu info bahan membuat sambal. Diskusi konsep dengan owner, contoh diskusi tentang pemakaian background, mau foto seperti apa? semua perlu diskusi dengan ownernya ya. Kalau konsep udah fix, bisa dilanjut siapkan alat kebutuhan foto, seperti alas foto dan properti. Ketika eksekusi, bisa ambil beberapa foto, proses editing bila perlu dan finished.


Cerita Menambah Penghasilan Dari Fotografi





Jual Foto/Video Online


Banyak sekali situs untuk jualan foto atau video secara online. Biar nggak riweh, pilih salah satu. Saran saya cobain Shutterstock dulu aja. Beberapa Microstock lain bisa menyusul kayak Adobestock, Getty Images, Deposit Photos, dll. Kunci main di Microstock, banyaknya portofolio yang berkualitas, keywordnya tepat, membuat banyak peluang foto/video terjual, daftar menjadi kontributor di beberapa Microstock. Nggak ada yang instan sama seperti di dunia lainnya, dunia microstock pun begicuuuh. Prosesnya lumayan, kalau udah dapat soulnya, gaskeuuun. Jual foto atau video di Shutterstock bisa dari handphone kok, nggak harus kamera profesional ya, syarat foto minimal 4MP (megapixel).



Cerita Menambah Penghasilan Dari Fotografi




Saya sendiri merasa agak telat baru mainan #hadeh mainan di Shutterstock, huaa, namun kan lebih baik telat dari pada saya nggak coba sama sekali :p saya juga masih passive income si Shutterstock ini. hihi. Kalau peluangnya bisa untuk penghasilan utama, ini bisa banget lho. Oh ya akun Shutterstock kamu bisa jadi warisan ya.


Saya masih merintis dibantu model pribadi, aka bapak suami. Kami mau perbanyak portofolio yang berkualitas, do'ain ya. Semoga teman-teman juga bisa tiap bulan cair apa pun itu, cuannya dari mana, ku turut mendo'akan semoga dicukupkan segala sesuatunya, insya Allah.


Btw, masih ada lagi cara menambah penghasilan dari fotografi yang belum saya tuliskan seperti mengikuti lomba Foto/Video, menjadi mentor atau menjadi konten kreator brand mungkin bisa juga dilakukan ya. Nah kalau kamu gimana, suka foto-foto juga nggak?

Komentar

  1. Keren deh udah berpenghasilan di fotografi, ya. Aku sebatas hobi doang dengan hasil jepret pas2an

    BalasHapus
  2. Aku suka foto-foto mba. Tapi belum yakin dengan kemampuan aku khusus foto-foto atau buka jasa foto secara khusus. Masih seperti sekarang saja. Salut mba dan semoga makin lancar rejekinya ya mba

    BalasHapus
  3. masyaallah memang sih era digital canggih kayak sekaran gini tuh kayak banyak aja sumber penghasilan yang bisa dilakukan dari rumah, salah satunya yaitu dari fotografi ya mak

    BalasHapus
  4. keren maksayy... moga sukses laris manis yaa mendatangkan cuan dari foto, aamiin.
    kalo aku baru ikutan shutterstock dan macet :D emang kudu rajin posting biar kelihatan hasilnya kata yg ngajarin. padahal udah dipermudah tinggal uplot dari hp. dasar akunya terlalu pemalas hihi.

    BalasHapus
  5. Suka foto2 karena emang buat keperluan review produk juga.heheheh... btw, gimana sih caranya dapet uang dari shutterstock?

    BalasHapus
  6. Saya suka juga foto-foto mbak, tapi untuk keperluan pelengkap konten tulisan di blog saja.
    Nah kalau lihat foto-foto di Shutterstock itu kan bagus-bagus dengan kualitas tinggi (HD), kirain mesti pakai kamera pro. Ternyata dari handphone juga bisa ya, dengan syarat minimal 4MB

    BalasHapus
  7. Peluang bisa datang dari arah mana pun, yang jelas kita memang kudu mau usaha ya mbaaa

    dan bener bgt, kesempatan itu dimiliki para blogger , jadi skuyyy ttp semangaattttđź’Ş

    BalasHapus
  8. Wah keren banget mbaak, yang penting mah coba aja dulu yah sembari belajar pelan-pelan. Aku foto-foto paling cuma berani pajang di blog dan IG sendiri aja masih ngerasa belum pantes nih. Masih harus banyak belajar lagi, makasih banyak buat tipsnya yaah

    BalasHapus
  9. Setiap bulan cuan cair dari penghasilan sampingan pastinya menyenangkan. Saling mendoakan juga ya Mak... semoga tercapai usaha sampingan dari foto dan videonya

    BalasHapus
  10. keren bgt mba uciii udahh, kalau urusan take foto udah paling juara deh, estetik dan menjual. Sukses terus mbaaa

    BalasHapus
  11. Duh... tertampar ini, aku malah lagi off terima foto produk karena lagi mager. Mungkin efek sedang menemukan kesenangan baru ya, jadi belum ada semangat angkat kamera lagi.

    BalasHapus
  12. Skill fotografi mbak Uci emang keren, sih. Bisa banget ya menghasilkan cuan. Didukung paksu pula. Uhuyy.. alhamdulillah, ya.
    Tapi emang kudu beneran niat dan berusaha keras, ya. Salah satunya dengan terus belajar :)

    BalasHapus
  13. Keren banget mbaaakk. Aku belum mulai2 juga krn gak tau kenapa aku kok lemah soal penilaian sebuah poto indah atau gak haha. Tapi baca2 lagi tulisanmu jd terinspirasi buat mencoba lagi. Krn dr sharingmu itu aku jd tau yang kurasi AI yaa bukan manusia. Kali AI-nya siwer liat potoku hehe.
    Pengen juga usaha poto produk tapi kyknya aku harus mulai belajar lagi dari awal, udah lama banget gak ngikutin pelatihan2 gini buat nambah skill hehe.

    BalasHapus
  14. Banyak yang hobi fotografi tapi gak banyak yang paham gimana caranya menambah penghasilan dari fotografi. Makasih infonya mbak. Jadi nambah wawasan nih.

    BalasHapus
  15. Zaman sekarang yang sebuah produk bisa menjadi sangat menarik kalau difoto oleh seorang profesional. Jadi aku percaya banget kalau bisa menghasilkan uang dari skills fotografi yang dimiliki dan terus ditingkatkan melalui jam terbang yang semakin tinggi.

    BalasHapus
  16. Keren banget Mak akhirnya mengasah kemampuan memotret dan jadi fotografer, memang blogger tuh kudu serba bisa dan akhirnya setelah belajar macam-macam eh kita bisa jadi ahli, ada yang jadi konsultan keuangan keluarga, parenting, literasi digital sampai fotografi..

    BalasHapus
  17. Sekarang skill creative termasuk fotografi sangat dibutuhkan, apalagi semuanya lagi sifthing ke digital dan visual, makanya foto produk penting buat konten digital marketing. Fotografi juga makin berkembang fungsinya bisa datengin cuan

    BalasHapus
  18. Aku penikmat foto-foto termasuk karyamu Mba Ucig...dari yang awal teknik dan prop masih biasa sekarang dah ahli..keren asli!

    BalasHapus
  19. sangat menginspirasi, apalagi sekarang ini tempat berjualan foto banyak bertebaran, tinggal milih dan punya kemauan aja

    BalasHapus

Posting Komentar

Hai, terima kasih sudah mampir di cigrey.com. Yuk leave comment. Semoga bermanfaat ^^

Mohon maaf komentarnya dimoderasi dulu ya 🙂
Twitter / IG : @uciggg (sila follow yaa ^^)