Berdamai Dengan Keadaan

Berdamai Dengan Keadaan ~ Pasti ada waktu di mana kita kecewa, sedih, bahkan menyesal sampai tidak memaafkan orang lain bahkan diri kita sendiri. Biasanya gimana sih menghadapi perasaan yang seperti itu? galau. Udah menikah juga masih galau? Ya masih sih kalau mendekati PMS. Ada kah yang sama? Saat ini sedang nyoba berdamai dengan keadaan daring lagi. Ini kapan kelarnya sih coronce 😭. Yuk sama-sama berdo'a supaya lekas membaik keadaannya.


Berdamai Dengan Keadaan


Keadaan nggak nyaman silih berganti, ya mau nggak mau kita harus hadapi #tariknafas duluuu. Hampir 10 tahun tidak kerja kantoran. Nampaknya selalu ada hal yang timbul tenggelam. Kadang jenuh tapi yaudahlah. Cuma bisa mengontrol diri sampai sejauh mana kejenuhan itu mempengaruhi diri. Balik lagi ke isi tangki cintamu ya.

Keinginan akan selalu ada tapi kita punya yang namanya prioritas. Boleh aja putar balik. Sementara ini saya belum sih. Masih mencoba berdamai dengan keadaan karena nggak mau maksain. Rasa jenuh yang bikin lumayan susah kendalikan emosi.

Berdamai dengan keadaan satu-satunya jalan untuk tetap bertahan. Kadang sulit cuma kalau nggak dicoba apa keadaan makin membaik? Jadi berdamai dengan keadaan bisa apa? Bisa dong. 

Yaa namanya hidup, kita hanya berusaha dan berdo'a, selebihnya hak Allah yang mengatur ke depan akan seperti apa. Toh nggak selamanya keadaan nggak enak, pasti, pasti silih berganti.

Berdamai dengan keadaan adalah hal yang perlu dilakukan setelah lelah payah berusaha. Ingeeet ya, bukan pasrah sebelum berusaha. Jangan sampai berdamai dengan keadaan yang salah kaprah. Ada beberapa manfaat dari berdamai dengan keadaan adalah sebagai berikut:


Berpikiran Tenang

Keadaan damai lebih memudahkan kita dalam berpikir tenang. Situasi yang nggak diharapkan tuh memang nggak ngenakin sih. Semakin dibawa KZL, memperkeruh keadaan bikin berlarut-larut malah nggak ketemu solusinya. Justru setelah menerima emosi, proses menerima keadaan akan jauh lebih mudah. Mengambil sikap dalam pikiran tenang hasilnya juga akan jauh lebih baik dibanding dengan amarah, betul bukan?!


Berdamai Dengan Keadaan
SOURCE:PEXEL



Hidup Sehat Bebas Stres

Yes, dampaknya berdamai dengan keadaan bebas stres. Bebas dari kecemasan, otomatis sehat. Ada baiknya lepaskan aja deh pikiran yang nggak bikin kamu bahagia. Bebaskeun. Berusaha menerima dan gali aja hikmahnya dari tiap-tiap hal yang terjadi di hidup kamu. Masalah yang kecil dianggap nggak ada dan masalah yang besar dikecilin. Tentu sambil dicari solusinya ya.


Berdamai Dengan Keadaan
SOURCE:PEXEL



Lebih Bahagia

Menerima keadaan lalu berdamai dengan keadaan membuat hidup lebih bahagia. Stop ngotot dan bikin ruwet diri sendiri. Keadaan mungkin sedang tidak baik-baik sajaah tapi kita perlu berdamai dengan keadaan supaya nggak sedih terus menerus. Bahagia dan sedih silih berganti. Selalu ingat ini “Sesungguhnya, sesudah kesulitan itu ada kemudahan“. 


Berdamai Dengan Keadaan
SOURCE:PEXEL


Walau kisi-kisinya udah megang, tapi saat ujian praktiknya sungguh sulit dicapai 😂. Apalagi kalau lagi PMS, rasanya ingin ngosrek kamar mandi melulu. HAHA. Berdamai dengan keadaan di situasi yang kurang bikin nyaman kadang bikin uring-uringan. Mau gimana lagi? nyaman atau nggak nyaman, cari cara adaptasinya. Kalau dulu pas masih kerja kantoran, adaptasi sama lingkungan kerjaan, mulai dari bos dan teman-teman kantor. Kini adaptasi dengan lingkungan rumah dan anak-anak tentunya. Alhamdulillah. Proses berdamai dengan keadaan nggak selalu mulus, kuncinya jalani dengan hati tulus #asikkkk.  Jadi siap berdamai dengan segala keadaan? 

Komentar

  1. Seperti kata lain dari berdamai dengan diri sendiri, memang sulit dan kebanyakan masalah sekarang berasal dari sana. Padahal hanya satu solusinya, bersyukur, menerima apa adanya itu cukup.

    BalasHapus

Posting Komentar

Hai, terima kasih sudah mampir di maming story. Yuk leave comment. Semoga bermanfaat ^^

Mohon maaf komentarnya dimoderasi dulu ya 🙂
Twitter / IG : @uciggg (sila follow yaa ^^)