Tips Jasa Foto Makanan

by - March 23, 2021

Tips Jasa Foto Makanan ~ Beberapa waktu lalu saya ikut kelas online dari Greatedu dengan materi Effective Food Photography Selling Strategy at Pandemic Situation bersama mbak Astrid Febrina Rizal. Dari situ saya banyak dapat insight baru. Saya jadi tercerahkan dengan bisnis foto produk itu gimana sih. Membuat konsep seperti apa dan tidak terjebak konsep terserah dari klien 😄 jadi saya mau membagikan tipsnya dari mbak Astrid nih food photography business. Bagaimana sebenarnya bisnis food photography? Jasa foto makanan.




Kalau bicara food photography itu buat apa sih? Jelas ya buat bikin orang tergiur untuk mencoba produk yang ada pada foto. Bisnis foto makanan semakin melebar dan berkembang pesat. Sudah banyak jasa foto dari yang biasa sampai luar biasa.

Kadang ketika baru mulai buka jasa foto makanan, banyak yang masih bingung dengan berapa sih menghargai diri sendiri? Ada yang mau dibayar suka-suka juga kan? Hihi.

Pastinya banyak faktor ya dalam menentukan harga jasa foto makanan maupun produk. Perhatikan waktu, kemampuan foto, peralatan foto, sampai hal detail seperti background, properti dan perintilan yang cukup banyak. Mungkin bagi sebagian orang bilang, yaah moto doang sih gampang, bisalah tinggal cekrek. Eitsss tapi foto yang kayak gimana dulu nih. Jadi semua itu ada energi, usaha yang harus dikeluarkan lho, nggak sekedar tinggal cekreekkkkk.

Penting banget buat temans yang baru bergelut di bidang jasa foto makanan, bicarakan konsep di awal. Nggak boleh terjebak dengan kata terserah. Kenapa? Sebaiknya kamu memberi opsi konsep seperti apa yang cocok. Diskusi lebih dalam bersama klien agar hasil foto sesuai yang klien inginkan. Nggak mau kan foto ulang lagi karena kliennya nggak sreg sama foto kita. Diskusi konsep juga mencegah kata-kata "bisa nggak ininya begini.." naaaah hahaa ada yang pernah ngerasain terjebak dengan kata terserah? 

Well, berikut tips food photography business dari mbak Astrid yang juga saya rangkum hasil sharing waktu itu.

Tips Untuk Jasa Foto Makanan

Memahami Kebutuhan Klien
Sebelum foto kita harus tau apa sih maunya klien. Untuk apa foto tersebut, harus mendengarkan klien ingin foto yang kayak gimana? Kalau kliennya bilang, terserah aja? Kita harus inisiatif untuk mencari konsepnya lalu memberikan masukan pada klien. Kasih aja contoh fotonya, pakai bright mood atau dark mood. Gali kebutuhan klien dengan banyak diskusi. Usahakan sedetail mungkin ya, bisa sampai membahas properti apa yang harus digunakan. Jadi benar-benar harus fix konsep di awal, selain tau keinginan klien, proses ini juga memudahkan kita.




Memperbanyak Referensi Foto dan Update Mengenai Trend Foto
Kalau menulis kan harus banyak membaca ya, kalau foto? Selain berlatih bisa juga dengan cara melihat banyak foto. Ini bisa cek di pinterest dan semacamnya lah ya, pixabay dll. Rajin update trend foto. Sama seperti model baju, foto pun juga ada trendnya loh. Trend foto bersama tanaman adalah salah satu contohnya hehe.


Memperluas Networking dan Gabung Komunitas
Memperluas networking bisa nambah ilmu baru, juga sesuatu yang baru terkait dunia foto. Gabung di beberapa komunitas juga bisa menambah teman seprofesi. Dari sana akan semakin nyemplung ya.


Mengasah Kemampuan & Pelatihan
Otodidak dan sharing dengan teman se profesi itu perlu menurut mbak Astrid. Terus jangan berhenti, eksperimen dengan banyak latihan. Kita cari mau foto kayak di pinterest gitu, ya langsung aja cobain menchallenge diri sendiri. Dan yang nggak kalah penting juga ikut pelatihan fotografi. Banyak banget sekarang kita tinggal pilih dari suhu yang mana, bertebaran di instagram 😁.


Konsisten Memotret dan Menghasilkan Karya di Sosial Media
Apa pun usahanya, konsisten adalah kunci ya. Jadi terus memotret, selalu semangat dan hasil karyanya jangan lupa upload di sosial media ya. Ini bisa jadi daya tarik klien untuk memakai jasa foto kamuuu.




Waaah kelar juga tulisan tentang food photography business, ulasan beberapa tips untuk jasa foto makanan ini semoga bermanfaat ya 😊

You May Also Like

22 comments

  1. Pasti bermanfaat donk kak..secara fotografi makanan menunjang banget ke bisnis selain kualitas makanan itu sendiri.

    ReplyDelete
  2. Aku pernah ditanya soal jasa motret makanan ini mba. Tapi karena aku belum pede, kukasih kontak orang lain. Hehe. Salah ga sih kayak gitu? Soalnya peralatan motret ku juga masih terbatas. Pengetahuan motret ku juga. Jadi wajar banget kalo belum berani buka jasa motret

    ReplyDelete
  3. foto makanan itu memang preparation dan teknik motonya harus mumpuni ya, salut banget deh aku sama food blogger atau fotografer makanan

    ReplyDelete
  4. thank you so very much for all the tips and trick for food photography yaa mba. My hubby and I love learning about it as well

    ReplyDelete
  5. Aku suka puyeng kalau pepotoan makanan hahaha maklumlah masih amatir. Persiapan ini-itunya kudu sempurna agar menghasipkan foto makanan yang menggiurkan dan menarik hati. Iya sih mesti sering2 latihan hehee...

    ReplyDelete
  6. Makin ke sini banyaaak yg menekuni jasa foto makanan dan produk ini mba.
    Setuju bgt dgn semua tipsnya. Terutama Gali kebutuhan klien dengan banyak diskusi sedetail mungkin ya, sampai membahas properti apa yang harus digunakan.
    konsep kudu fix di awal, supaya memudahkan kita juga ye kan

    ReplyDelete
  7. Sejak pandemi karena banyakan di rumah jadi rajin pepotoan tapi masih gitu deh seadanya, gaka kayak dirimu yang dah klik oke banget karyanya..aku baca ulang deh artikelnya, ilmu manfaat ini

    ReplyDelete
  8. bener banget, kadang mulainya gampang, tapi untuk konsisten itu yang susah.
    ternyata motret makanan juga ada seninya ya, biar yang lihat jadi tertarik buat mencicipi

    ReplyDelete
  9. Pingin juga lho ikut kelas photography. Ya, meskipun masih nol besar, tapi penasaran banget gimana cara yang baik dan benar untuk menghasilkan foto makanan yang keren.

    Tapi biar makin keren, juga harus konsisten juga ya motretnya. 😁

    ReplyDelete
  10. Aku paling susah nih foto makanan, karena kurang properti sama kurang latihan sih. Tapi bisa foto makanan tuh banyak peluangnya loh, kayak temenku pandemi gini jobnya ngalir fotoin S makanan

    ReplyDelete
  11. Makasih banyak mbk tips tips kecenya. Kerasa beruntung banget terjun dan gabung di komunitas yang hobinya foto foto.. Banyak belajar dari mereka

    ReplyDelete
  12. Bermanfaat banget mbak...
    Tapi saya mah foto-foto buat sendiri aja dulu... Masih harus banyak belajar, hihihi...

    ReplyDelete
  13. Jadi inget temenku dia ini fotografer mba awalnya tuh dia blg lebih suka motret cewe2 cantik eh ganti tahun dia skrg menekuni potret makanan katanya lebih menantang hehehe..

    ReplyDelete
  14. Saya dulu pernah ikut kelas food fotografi untuk pemula. Memang katanya untuk kategori food fotografi, foto kita dikatakan berhasil kalau bikin yang lihat jadi ngiler pengen makan..hihi..dan untuk mengasahnya harus dilatih dengan banyak praktik..

    ReplyDelete
  15. Aku selalu kagum sama teman2 yang buka jasa foto makanan. Pdhl biasanya diawali dr hobi motret kemudian kemampuan motretnya meningkat gtu. Foto2nya jg jd makin bagus dan layak dijual. Jd pengen jg deh belajar motret makanan :D

    ReplyDelete
  16. Aku nyerah deh yang beginian. Lihat hasil jepretan Mak Uci dan emak-emak yang jago moto sungguh bikin jiper. Teknik dan taste-ku masih payaaah 😅

    ReplyDelete
  17. Konsistensi untuk setiap profesi dibutuhkan banget, juga foto produk gini. Makin sering berlatih jadi nambah bagus kualitas fotonya ya Mba

    ReplyDelete
  18. Buat yang punya bisnis jaman sekarang, foto ketje tuh emang wajib banget yaaaa.. akupun masih belajar nih kalo moto makanan, hehe. Makasi tipsnya ya maaaak

    ReplyDelete
  19. wah terima kasih ya mbak sudah nulis ini
    jujur aku masih suka kesulitan klo harus bikin konten foto makanan, maklum bukan food blogger sih...
    hehehe
    benar sekali mbak, sering latihan membuat skill foto kita meningkat ya

    ReplyDelete
  20. Buat modal pertama kali supaya orang lain mengenal diri ini bisa foto produk makanan. Mau ngga mau kudu sering upload makanan di sosmed.

    Belakangan saya sering upload foto makanan sosmed dengan cara ikutan Challenge UK harian.

    Alhamdulillah udah ada klien yang memanfaatkan jasa foto produknya di sosmed saya.

    ReplyDelete
  21. Semakin sering memotret dan ikut pelatihan khusus fotografi tentunya akan semakin mengasah skill ya. Aku senang loh lihat foto-foto makanan yang dihasilkan para fotografer gitu, bagus-bagus, estetik dan bisa menggugah selera ketika melihat hasil fotonya.

    ReplyDelete
  22. Point terakhir itu, konsistensi!
    Aku pernah juga dapat di peletihan fotografi.
    Benar banget itu!
    Dengan konsisten, seiring waktu kita jadi "upgrade" untuk bisa menangkap sudut, momen lebih baik dari sebelumnya.

    "Practice makes perfect, indeed!"

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di maming story. Yuk leave comment. Semoga bermanfaat ^^

Mohon maaf komentarnya dimoderasi dulu ya 🙂
Twitter / IG : @uciggg (sila follow yaa ^^)