Review Pompa ASI Favorit Medela Harmony dan Purelan Nipple Cream

Review Pompa ASI Favorit Medela Harmony dan Purelan Nipple Cream~ Siapa yang pernah bingung untuk menentukan pompa asi yang akan dipakai untuk memerah? SAYA. Saat jaman masih ngantor yang cuma sebentar itu, saya menggunakan pompa asi merek Medela Harmony. Pompa asi manual. Sempat review juga di blog ini sih, tapi nggak panjang lebar. Nah, kali ini saya mau review pompa asi favorit dengan ulasan yang lebih curhaat 😃

Dulu pakai Medela Harmony untuk pompa asi kakak Kaina. Saya pernah menjadi ibu bekerja di kantor selama beberapa bulan. Dengan segala drama dan ya begitulah. Hihi. Klo diingat, sedih-sedih gimana deh. Ketika jam makan siang adalah hal yang ditunggu untuk memompa asi. Kayaknya bahagia pol saat botol-botol kaca itu terisi penuh. Semangat deh mompa setiap hari. Ada suka juga ada duka, tapi akhirnya bisa terlewati semua.

Jadi, saat melahirkan Ashika saya nggak pernah pompa lagi. Eh pas melahirkan adik Ugo, beberapa minggu lalu saya nyoba pompa asi buat dia karena mau ke RS sendirian untuk kontrol ke obsgyn. Saya bertemu lagi dengan pompa Medela Harmony setelah sekian lama. Rasanya flashback ke jaman pumping di kantor. Saya dapat 100ml dalam waktu 15 menit. Alhamdulillah. Ugo juga langsung mau minum saat saya pergi.




Pompa Medela Harmony memang andalan. Dulu, saya dibelikan paping. Dan menjadi pompa favorit saya deh pokoknya. Lalu pompa lamanya berpindah tangan sementara ke sahabat dan sekarang di kakak saya. Awet. Hanya beli satu bagian saja, membran namanya.

Kalau kali ini saya diberi rejeki punya lagi, hamdalah. .  Happy deh. 




Selain itu, mudah banget saat pemasangannya. Ringan dibawa kemana-mana. Perawatannya pun mudah. Ringkesss.

Enak banget pumping saat kondisi PD penuh, ini sih menurut saya ya hehe. Kalau ditanya sakit nggak sih pakai pompa asi Medela Harmony? Atau bikin lecet puting kah?

Ng, nggak sakit sih di saya. Pakai pompa ini cocok dan nyaman buat saya. Medela Harmony menggunakan teknologi 2-Phase-Expression, apa ituh? Nah, 2 ritme yang bisa dihasilkan oleh pompa. Ritme ini meniru bayi ketika menyusu langsung kepada payudara ibu. Ritme cepat sebagai stimulasi dan ritme pelan sebagai pemerah/pengosong. Cara penggunaan agar terjadi dua ritme adalah gunakan tuas depan untuk ritme cepat dan tuas belakang untuk ritme lambat. Oh ya, semua bagiannya dapat saya sterilkan. Membersihkannya bisa dengan perebusan atau pencucian.






Dengan kata lain sih pompa asi Medela Harmony ini worth it to buy :) 


Oh iyaa saya juga mencoba purelan dari Medela. Medela PureLan 100 Nipple Cream. Jadi ini cream untuk kulit kering atau sensitive, khususnya sih untuk perawatan puting bila puting kering bahkan lecet. Bisa dicoba pakai ini. Nggak berbau, natural gitu. 



Purelan tersebut juga aman, kalau habis dioleskan tidak perlu dicuci. Kita bisa langsung memberikan si kecil asi. Btw, saya pakai juga untuk bibir saya yang kering semenjak menyusui Ugo. Purelan ini memang membuat kulit jadi lembap. Ya pokoknya makin suka karena nggak wangi aneh ^^.  Adik Ugo sempat saya kasih cream ini karena ada sedikit merah-merah di kulitnya. Oles 2x lalu hilang kemerahannya.

Nah gimana? Ada yang sudah coba juga pakai Medela Purelan Nipple Cream? Cerita-cerita juga yuk di komen :) tetap semangat mengASI ya. .

5 comments:

  1. Wah cocok banget nih ya Mbak pompa asi madela harmony ini untuk si Bunda yang mempunyai si kecil. Namun, ditinggal bekerja

    ReplyDelete
  2. Bagus banget nih Mbak pompa asinya. Rekomendasi baget nih buat Bunda

    ReplyDelete
  3. Wah ternyata juga ada produk lainnya ya. Medela PureLan 100 Nipple Cream

    ReplyDelete
  4. Wah pas banget nih, saya lagi cari infomasi tentang pompa asi hehe

    ReplyDelete
  5. Medela PureLan 100 Nipple Cream ini banyak banget ya berarti Mbak manfaatnya

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di maming story. Yuk leave comment. Semoga bermanfaat ^^

Twitter / IG : @uciggg (sila follow yaa ^^)

cigrey.blogspot.co.id. Powered by Blogger.

© Maming Story, AllRightsReserved.

Designed by