Spesialis Tenaga Listrik di SMK ORA et LABORA

Spesialis Tenaga Listrik di SMK ORA et LABORA ~ Mendatangi sebuah sekolah SMK Teknik, saya jadi teringat masa sekolah dulu. Selalu bahagia kalau keluar kelas lalu menuju ke lab untuk praktik. Iya, habisnya kalau praktik itu bikin belajar jadi nggak terasa menjenuhkan. Apa sih enaknya jadi anak SMK? Kita bisa melihat secara langsung  alat-alat yang diceritakan dalam buku paket pelajaran. Nah, kali ini saya berkesempatan menghadiri peresmian gedung sekolah di bilangan Tangerang Selatan. Tepatnya di Anggrek Loka 2 Bumi Serpong Damai yaitu SMK ORA et LABORA (Oel). 



Lokasi sekolah cukup dekat dari stasiun Rawa Buntu, hanya beberapa kilo saja jaraknya. Berhubung masih pagi, saya menempuh perjalanan dengan angkutan umum dan ojek online. 




Sesampainya di sekolah Oel, ternyata gedungnya memang baru dan bagus. SMK ORA et LABORA untuk sekolah keahlian teknik pembangkit tenaga listrik. SMK Oel di tahun ini sudah memasuki angkatan kedua. 


Source: Tian

Tepatnya Kamis 18 Oktober 2018Acara juga dihadiri beberapa tamu undangan dari perwakilan beberapa instansi swasta dan pemerintah serta media juga teman-teman blogger lain. Peresmian ini sekaligus memperingati Hari Listrik Nasional ke-73, yang diselenggarakan setiap tanggal 27 Oktober.



source: April Hamsa


SMK ORA et LABORA didukung pengajar profesional bekerja sama dengan Swiss German University (SGU) menghadirkan pengajar-pengajar yang kompeten dan kredibel dibidangnya, serta menggandeng Central Industrial Technology Enterprise (CITE), sebuah lembaga berbasis industri dan berorientasi sosial yang teruji di dunia. Diharapkan mampu menciptakan man power handal untuk mendukung kebutuhan industri di masa yang akan datang. Saat media gathering dan tour SMK kami pun bisa berinteraksi dengan kepala sekolah, studi lulusan S3 Robotic di Jepang. 


Selain pengajar yang profesional, kurikulumnya juga sesuai dengan kebutuhan industri yang berasal dari para profesional di bidang kelistrikan, praktik 65% teori 35%. Model kurikulum 3plus1, masa belajar 4 tahun di mana 3 tahun sesuai kementrian pendidikan dan 1 tahun lagi untuk pelatihan profesi. Dengan harapan bisa langsung terjun di dunia industri.

SMK ORA et LABORA didukung oleh instansi swasta seperti PT. Saratoga. 

Saratoga bukan hanya perusahaan investasi aktif, Saratoga mendukung upaya pemerintah meningkatkan pembangunan nasional. Ya, ini adalah program CSRnya yang berkomitmen dalam bidang pendidikan sejalan dengan pilar tanggung jawab sosial Saratoga. Kami juga bertemu perwakilan dari PT. Saratoga yaitu ibu Katerina Latjuba.






FYI, sekolah ini memiliki Komite Eksekutif terdiri dari para praktisi di bidang pembangkit tenaga listrik telah dan akan terus terlibat langsung dalam pemantauan proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan industri, yang diharapkan dapat membantu Pemerintah dalam mengatasi permasalahan kurangnya tenaga profesional di bidang tersebut. Jadi memang terpantau jelas oleh ahlinya yaa.

Ketua Yayasan ORA et Labora, ibu Sandi Rahaju menjelaskan sektor ketenagalistrikan memiliki peranan yang sangat strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional. Tenaga listrik merupakan kebutuhan fundamental dalam kehidupan manusia yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. 

Memang benar, tenaga listrik itu kebutuhan fundamental dalam kehidupan manusia yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Ada 35 Giga Watt yang disiapkan pemerintah tetapi masih kekurangan SDM untuk mengelola itu. Wah SMK ORA et LABORA berproses untuk menjadi bagian dari peran tersebut.

Kalau menurut Bapak Hamid Muhammad Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan beliau senang ada sekolah kelas atas yang membuka SMK Keahlian dan ini jarang terjadi.

SMK ORA et LABORA juga bekerja sama dengan mitra strategis seperti perusahaan investasi Saratoga dan anak usahanya yakni Adaro Power, industri pembangkit tenaga listrik seperti Paiton Energi, sehingga siswa-siswi SMK OL dapat mengaplikasikan teori yang diperoleh secara langsung ke dunia kerja. 






Kami diajak tour SMK dan melihat langsung peralatan praktik belajar dalam kelas yang berasal dari Jerman dan Amerika. Seperti ini nih kelas dan beberapa peralatannya untuk membantu peserta didik memahami dan menguasai kondisi realistis yang terjadi di industri terutama sektor pembangkit tenaga listrik.


Saya bangga masih ada siswa-siswi yang mempunyai minat di bidang ini. Seperti Nisa, beliau adalah anak dari pekerja ahli tenaga listrik di Jepara. Di era milenial begini, beliau semangat belajar kelistrikan. Keren. Nantinya Nisa akan lulus sekolah dan kembali lagi ke daerah asalnya atau daerah pembangunan kelistrikan lain, dan siap jadi spesialis.



Well, memiliki masa studi 4 tahun dan memiliki Komite Eksekutif yang terdiri dari tenaga ahli menjadi pembeda dengan sekolah SMK lainnya. Moga dapat mencetak generasi handal dengan Keahlian Teknik Pembangkit Tenaga Listrik dan bisa bermanfaat untuk masyarakat.

SMK ORA et LABORA
Anggrek Loka Sektor II.1 BSD
021-5376346 / 089620395364
smkbsd@smkoel.org


#jadilahspesialis
#SMKORAetLABORA

11 comments:

  1. Lulusan yayasan Ora Et Labora ini terkenal dengan siswa siswi yg berprestasi. Ditambah saat ini dengan SMK yang berfokus pada pembangkit tenaga listrik ini, pasti akan melahirkan lulusan² yang handal dalam bidangnya. Tidak diragukan lagi ya, karena tenaga pengajar dan alat praktik sangat mendukung

    ReplyDelete
  2. Wow ahli kelistrikan. Ruang belajarnya asyik ya pasti betah belajar di sana.

    ReplyDelete
  3. Udah saatnya ya kita mengarahkan ke anak-anak kita untuk jadi spesialis, biar tambah ahli

    ReplyDelete
  4. Smoga ke depan akan semakin banyak Nisa Nisa yang lain dan membantu Indonesia di sektor kelistrikan ya

    ReplyDelete
  5. Tenaga kerja yg trampil memang masih jd masalah utama di Indonesia, tp saya yakin lulusan SMK Oel ga mungkin jd pengangguran lah ya

    ReplyDelete
  6. Wahh kece ya mba. Mudah mudahan SMK OL makin keren dan diminati ya mba

    ReplyDelete
  7. Aku kok ngerasa yayasan ORA Et LABORA ini keren bgt ya... Bisa aja gitu kepikiran buat bikin spesialisasi di bidang ini, bidang yang masih jarang bgt tenaga ahlinya tapi amat dibutuhkan

    ReplyDelete
  8. Studinya empat tahun tapi kalau lulus udah siap kerja ya mbak. Bagus ini misi sekolahnya buat memenuhi kebutuhan tenaga listrik poyek pemerintah :D

    ReplyDelete
  9. Fasilitasnya lengkap dan bagus ya...ada ekskulnya juga

    ReplyDelete
  10. Aku pun bangga pernah sekolah di SMK dan sangat mendukung program pemerintah untuk revitalisasi SMK. Thanks Saratoga dan Ora Et Labora sudah menghadirkan sekolah baru dengan keahlian khusus yg sangat diperlukan masyarakat!

    ReplyDelete
  11. waktu main ke sana rasanya pengen jadi anak sekolah lagi ya mbak hihi.. Gedung bsrunya juga bagus peralatan praktikumnya lengkap ya

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di maming story. Yuk leave comment. Semoga bermanfaat ^^

Twitter / IG : @uciggg (sila follow yaa ^^)

cigrey.blogspot.co.id. Powered by Blogger.

© Maming Story, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena