Skip to main content

Mengatasi trauma mandi anak

Anak-anak kadang ngga bisa ditebak segala ulahnya. Beberapa minggu Kaina sempat trauma mandi. Sangat susah untuk mandi tanpa menangis. Semenjak saya bedrest Kaina selalu mandi sama eyang uti. Sebelumnya memang dia kalau diajak mandi agak susah karena tidak ingin berhenti bermain tetapi kalau sudah di kamar mandi ngga menangis. Setelah saya bedrest Kaina semakin menjadi-jadi kalau mandi selalu teriak, menangis. Kaina menjerit "ngga mau diguyur, ngga mau diguyur aku". Usut punya usut eyang uti bilang beliau memang mengguyur Kaina ketika keramas karena susah sekali diminta mendangak, maklum utinya Kaina rock n roll haha. Dari situlah saya tahu anak ini trauma mandi diguyur. 

Baca juga : Mengembangkan kecerdasan dan empati anak bareng Bebelac

Meski pakai air hangat agak berkurang menangisnya saat mandi, tapi ini cukup membuat saya capek dan sedih mendengar tangisannya. Kaina tetap ngga mau mendangak ketika saya mau membilas rambutnya. Dia ngga percaya kalau saya ngga bakal ngeguyur. Saya ngga mau terus menerus kalau mandi dengan tangisan. Mencoba cara-cara mengatasi trauma mandi pada anak yang sudah ada di mbah google hehe. Agak repot kalau saat keramas karena dia kekeuh ngga mau mendangak seperti biasa, dan pakai topi keramas pun ngga mau. Cara ini yang saya lakukan untuk mengatasi trauma mandi Kaina:

1. Pilih baju sebelum mandi
    Ini biasanya juga dilakukan, membujuk supaya berhenti main dan mau mandi. Kaina mandi dengan handuk kesayangannya. Semangat mandinya jadi lumayan kalau pilih baju di lemari. Kurang lebih selalu berhasil mau mandi. Ini baru studi kasus buat anak cewek sih, karena belum ada anak laki :D

2. Membawa mainan yang dia suka
    Menciptakan suasana yang asik, seperti dia tidak berhenti bermain kalau disuruh mandi, harus fun
Biasanya main air pakai ember, pasti suka. Berikan kesempatan untuk membasuh badannya sendiri.

3. Gunakan air adem, jangan dingin dan terlalu hangat.
    Sudah terbiasa mandi air dingin tak perlu kecil hati, kita coba ulang lagi pakai air campuran hangat. Cuma untuk meringankan bebannya, kasihan kalau pakai yang dingin, point ini usaha untuk mengurangi jeritannya saja.

4. Trauma guyuran, basuh saja pakai lap basah jika terlentang pun dia tak mau.
    Ketika ngga mau mendangak, biarlah kita cukup basuh dengan lap basah saja. Kaina hanya satu atau dua kali setelah itu mau keramas mendangak lagi. 

5. Tidak perlu memaksakan
    Tidak perlu memaksa untuk mengguyur kepalanya. Trauma anak akan berdampak buruk nantinya. Jadi harus step by step mom. Cuma berlangsung beberapa saat, dibanding kita harus paksa mengguyurnya dengan alasan, 'tak diguyur pun tetap saja menangis, jadi mending guyur aja sekalian deh' ini big no no yah mom....di khawatirkan nantinya sang anak akan trauma mandi, tidak bisa bernapas. Butuh waktu lebih mungkin untuk dia bisa keramas layaknya orang dewasa mom, ngga perlu membandingkan dengan anak lain.















Comments

  1. kalau anak keduaku gak mau mandi pakai air dingin awalnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. lumayan banyak juga yg bgitu dulu mba

      Delete
  2. anak pertama saya sempat gak mau keramas. Alasannya takut shampoonya kena mata. Padahal udah pakai shampoo yang gak pedih di mata. Tapi tetep aja dia gak mau. Akhirnya, solusinya dikasih kacamata renang setiap kali mau keramas hehehe

    ReplyDelete
  3. mba beneran kah kalau dipaksanan anak malah tidak bisa nafas?

    bayi nana so far kalau mandi masih anteng, tapi kalau kena air dingin dikit langsung kaget dan gemetar.
    Mudah-mudahan bisa ngeubujuk ya nanti untuk mau mandi air dingin. makasih mba tipsnya :)

    ReplyDelete
  4. @nana, susah bernapas na, engap. Klo kata kaka ipar, dia ngga bisa napas, dulu waktu kecil dipaksa mandi guyur..
    Iyah na, belum terbiasa mandi air dingin, perlahan aja, kasih agak adem2 dulu, jangan langsung air dingin keran na :)

    ReplyDelete
  5. @mba cha, wah boleh tuh yah pake kacamata renang hihiii

    ReplyDelete
  6. Kinan dari awal klo mandi selalu diguyur, hahaha sama koboy nya ky eyang uti nya kaina nih gw :))
    Tapi alhamdulillah, dy nya jg ga nangis, mungkin tips nya kasih aba2 pas mau diguyur, jadi si anak bisa siap2 ngatur nafas dan merem pas diguyur. Klo dr pengalaman eyke sih cuy, itu kelihatan reflek dari si anak.

    ayook kaina keramas bareng kinan, abis itu kita krimbat di salon :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai, terima kasih sudah mampir di maming story. Yuk leave comment. Semoga bermanfaat ^^

Twitter / IG : @uciggg (sila follow yaa ^^)

Popular posts from this blog

Menghilangkan flek hitam di wajah dengan Bio Oil

Menghilangkan flek hitam di wajah dengan Bio Oil ~ Saya mau cerita pengalaman menghilangkan flek hitam sekaligus bekas jerawat pakai Bio Oil. Temans blogger juga sudah banyak yang review sementara saya belum nyobain dan penasaran. Apa iyasih Bio Oil ini bisa bikin pudar scars or stretch marks setelah lahiran? Ng, tapi saya tertarik nyobain Bio Oil untuk menghilangkan flek hitam di wajah dan bekas jerawat dulu. Hasilnya setelah 3 minggu memang nampak sedikit memudar, ya orang baru pakai 3 minggu. So, wajar ya kan butuh proses nggak langsung simsalabim :)) Jadi lanjut cerita, Bio Oil ini tuh apa dan seperti apa sih? Apa bisa menghilangkan flek hitam di wajah? Karena testimoni orang-orang tentang Bio Oil ini bagus . Berapa sih harga Bio Oil ini? Yuk lanjut baca

Bio Oil Bio-Oil adalah spesialis produk perawatan kulit yang membantu menyamarkan bekas luka, stretch marks dan warna kulit yang tidak merata. Juga bermanfaat pada penuaan kulit dan kulit kering. Mantap ya!


Formulasi Bio-Oil merupa…

Curhat tentang dokter - RS. Hermina Tangerang

Tepatnya tanggal 09 Januari 2012 saya cek kehamilan di RS. Hermina Tangerang. Dengan dokter IS (inisial aja yah, mungkin kalau ada yang mau tau, bisa pm aja). Ini adalah kehamilan pertama saya, jadi yah kemarin milih dokternya liat dari jadwal yang sesuai dan si dokter ini cukup banyak jadwalnya di RS. Pikiran sih supaya gampang kalau mau ke dokter karena jadwal dia yang banyak di rs tersebut. Waktu itu saya booking via telepon dapat antrian nomor 1. Jadi jam 8 malam itu saya pasien pertama si dokter. 
Baca juga : Kontrol Kehamilan di RS. Melati Tangerang


Singkat cerita tanpa senyum dan si dokter langsung nanya 'kenapa'. Saya : 'mau cek kehamilan dok' Lalu suster menyuruh saya untuk duduk di kursi (mungkin yang udah pernah, tau kan diapain? :D) Kalo kata temen mah, kaya gagang sapu, LOL. Dokter langsung tau kalo saya sempet ada flek. Dan cuma periksa gitu aja, ngga dijelasin blas. Habis itu turun dari singgasana kursi obok obok. Saya duduk depan dokternya. Dokter bilang u…

Atasi sungsang dengan senam sujud

Atasi sungsang dengan senam sujud ~ Memasuki masa-masa akhir kehamilan, tepatnya pada 29 minggu, saya dan suami kontrol ke RS Hermina Tangerang, alhamdulillah baik-baik semua tapi si kaka posisinya masih belum masuk jalan lahir, kepala belum di bawah alias sungsang disebutnya, jadi harus banyak senam sujud :) dokter menyarankan supaya dalam sehari itu minimal 5x senam sujud selama 15 menit. Wow?? Perlu diinget supaya melakukannya di atas tempat tidur aja atau alas yang empuk, biar kalau si bumil oleng jatuh kecapean ngga kena dasar yang keras. Ngomong-ngomong masa akhir kehamilan, pas di RS kita diarahkan untuk registrasi untuk persalinan. Berhubung melihat search keywords yang terdampar ke blog ini, ada yang nyari nomor telepon Hermina, ada yang nyari biaya dokter kandungan di Hermina Tangerang. Kalau dokter kandungan untuk konsultasi dokter obsgyn Rp. 126.000. itu sudah termasuk USG. Nomor teleponnya bisa ke 021-55772525. Biasanya sebelum kontrol, melakukan booking lewa…