Skip to main content

Panduan Memilih Capres secara Objektif

Assalamu'alaikum.. hai tadinya mau posting tentang ganti dokternya Kaina, tapi pas buka facebook ada yang sharing tulisan tips yang menurut saya, oke.

Panduan memilih capres secara objektif, yak ini dia. Tidak menyudutkan, coba saya cerna dan baca kemudian hanya Allah lah yang maha Tahu. Yang penting bukan siapa yang menyampaikan tapi APA nya yang akan disampaikan (Lebih ke arah isi).

Hanya ingin berbagi mungkin temans semua sampai saat ini ada yang masih bingung untuk menjatuhkan pilihan. Let's read

Panduan Memilih Capres secara Objektif :

Jokowi adalah muslim, terlepas dari kadar keislaman dan pemahamannya terhadap Islam, dia punya kelebihan. Kelebihannya sudah sering diumbar oleh para pendukungnya di berbagai media. Semoga Allah Ta’ala memberikannya balasan yang setimpal.

Prabowo juga seorang muslim, terlepas dari kadar keislaman dan pemahamannya terhadap Islam, dia juga punya kelebihan. Kelebihannya pun juga sering diberitakan para pendukungnya di berbagi media. Semoga Allah Ta’ala memberikannya balasan yang setimpal.

Janganlah kelebihan kedua orang ini membuat masing-masing pendukung buta mata, mati akal, dan kerasnya hati, sampai membela keduanya secara membabi buta dan serampangan, hingga mendudukannya sekelas nabi.

Jokowi adalah seorang manusia, maka dia punya banyak kekurangan dan kesalahan. Sebagaimana kekurangannya itu disebarkan oleh lawan-lawannya juga melalui berbagai media. Semoga Allah Ta’ala mengampuninya atas kekurangan dan kesalahannya itu, dan mau menerima taubatnya jika dia bertaubat, karena ampunan-Nya begitu luas.

Prabowo juga seorang manusia, maka dia punya banyak kekurangan dan kesalahan. Sebagaimana kekurangannya itu juga disebarkan oleh lawan-lawannya melalui berbagai media. Semoga Allah Ta’ala mengampuninya juga, dan mau menerima taubatnya jika dia bertaubat, karena ampunan-Nya begitu luas.

Janganlah kekurangan dan kesalahan kedua orang ini membuat lahirnya mata kebencian dari pendukung masing-masing, lalu olok-olok, caci maki, serapah, dan fitnah, sampai mereka menjadikan lawannya sekelas setan.

Pujilah yang perlu dipuji, dan kultus bukanlah pujian…

Kritiklah yang perlu dikritik, dan fitnah bukanlah kritikan…

Pilihlah salah satu di antara mereka berdua, bukan karena benci dan cinta buta kepada pribadi, tapi karena ingin membangun negeri Indonesia, bumi Allah, bumi kaum muslimin…

Kita harus memilih salah satunya, karena tidak mungkin memilih keduanya sekaligus, tidak mungkin pula membiarkan keduanya sekaligus…

Ketika kita memilih A, bukan karena membenci dan memusuhi B, bukan pula karena B tidak cakap dan tidak mampu….

Ketika kita tidak memilih B, bukan karena A lebih jago, cakap dan mampu dibanding B. Karena selama keduanya masih “Capres” maka keduanya sama-sama belum teruji kemampuannya sebagai Presiden. Namanya juga calon, belum ngapa-ngapain, baru rencana dan impian.

Ketahuilah, cinta secara ekstrem itu buruk, dan benci secara ekstrem juga zhalim. Posisikanlah kedua Capres ini sebagai manusia biasa. Bukan malaikat, nabi, apalagi Rabb semesta alam. Tapi jangan pula posisikan mereka seperti setan yang jahat.

Bagi seorang muslim, al- Quran dan as- Sunnah adalah panduan, kapan pun dan di mana pun, dan dalam hal apa pun. Keduanya adalah pegangan hidup yang telah bergaransi anti sesat dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Pilihlah Capres yang lebih kecil keburukannya, ketika kita tahu semuanya memiliki keburukan. Sesuai kaidah irtikab akhafu dhararain (menjalankan kerusakan yang lebih ringan di antara dua kerusakan).

Pilihlah Capres yang lebih berpihak dan mengajak kepada shirathal mustaqim, Islam, dan al-Quran, yang semakin membuat kita dekat dengan Allah Ta’ala, bukan justru semakin jauh dari Allah Ta’ala dan agama, hura-hura dan maksiat, ketika kita mengetahui bahwa kedua Capres ini pasti memiliki goal setting dalam hidup mereka. Sesuai firman-Nya, “Inna Haadzal Quran Yahdi Lillati Hiya Aqwam,” (Sesungguhnya al-Quran memberikan petunjuk ke jalan yang lebih lurus).

Pilihlah Capres yang lebih dicintai ulama dan dekat dengannya, mereka pun juga mencintai ulama dan menjadikan ulama sebagai tempat bertanya. Bukan hanya ketika kampanye saja, bukan pula sowan kepada musuh-musuh agama, ketika kita tahu bahwa ulama lebih paham tentang standar baik dan buruk, benar dan salah, dibanding orang kebanyakan. Sesuai firman-Nya, “Fas’aluu Ahlaz Zikri Inkuntum Laa Ta’amun,” (Bertanyalah kepada ulama jika kalian tidak mengetahui). Juga sabda nabi, “Al-mar’u ‘Alad Diini Khaliilih,” (Keadaan agama seseorang tergantung siapa kekasihnya).

Pilihlah Capres yang di sekelilingnya berkumpul ahlul khair (pelaku kebaikan), bukan ahlul ma’shiyah (pelaku maksiat), ahlut thaa’ah (taat) bukan ahlul hawa (penyembah hawa nafsu). Sesuai sabda nabi, “Al Arwaahu Junuudun Mujannadah,” (Sesungguhnya jiwa-jiwa itu akan berkomunitas dengan orang yang setipe dengannya).

Pilihlah Ccapres yang track record-nya jujur bukan pendusta. Karena nabi bersabda, “‘Alaikum Bish Shidqi Inna Shidqa Yahdi Ilal Birr Wal Birru Yahdi Ilal Jannah,” (Hendaknya kamu jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa kepada surga).

Pilihlah Capres yang track record-nya bukan pendusta, karena berdusta adalah penyakit jiwa yang sulit sembuhnya. Ketika sudah terbiasa berdusta, maka korbannya bukan lagi satu manusia tapi satu negeri. Karena nabi bersabda, “Wa Iyyakum Wal Kadzib, Innal Kadziba Yahdi Ilal Fujuur Wal Fujuur Yahdi Ilan Naar,” (Takutlah kamu terhadap dusta, karena dusta membawa kepada kejahatan, dan kejahatan membawa kepada neraka).

Pilihlah Capres yang mampu menjaga amanah bukan mengkhianatinya. Karena Allah Ta’ala berfirman, “Yaa Ayyuhalladzina Amanuu Awfuu Bil ‘Uquud,” (Wahai orang-orang beriman penuhilah janji-janji kalian). Firman-Nya juga, “Laa Takhuunullah wa Rasuul wa Takhuunuu Amanaatikum wa Antum Ta’lamun,” (Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan mengkhianati amanah yang ada pada kalian dan kalian sendiri tahu hal itu).

Pilihlah Capres yang mampu bekerja secara genuine bukan dibesar-besarkan, dan puja puji oleh media semata, sebab kita memilih Presiden bukan aktor sandiwara.

Pilihlah capres yang kuat dan pemberani, itu modal untuk keselamatan negaramu dari serangan asing, dan modal perlindungan untuk rakyatnya.

Selamat memilih!! Semoga Allah Ta’ala memberkahi.

Oleh Ust. Farid Numan

Comments

Post a Comment

Hai, terima kasih sudah mampir di maming story. Yuk leave comment. Semoga bermanfaat ^^

Twitter / IG : @uciggg (sila follow yaa ^^)

Popular posts from this blog

Menghilangkan flek hitam di wajah dengan Bio Oil

Menghilangkan flek hitam di wajah dengan Bio Oil ~ Saya mau cerita pengalaman menghilangkan flek hitam sekaligus bekas jerawat pakai Bio Oil. Temans blogger juga sudah banyak yang review sementara saya belum nyobain dan penasaran. Apa iyasih Bio Oil ini bisa bikin pudar scars or stretch marks setelah lahiran? Ng, tapi saya tertarik nyobain Bio Oil untuk menghilangkan flek hitam di wajah dan bekas jerawat dulu. Hasilnya setelah 3 minggu memang nampak sedikit memudar, ya orang baru pakai 3 minggu. So, wajar ya kan butuh proses nggak langsung simsalabim :)) Jadi lanjut cerita, Bio Oil ini tuh apa dan seperti apa sih? Apa bisa menghilangkan flek hitam di wajah? Karena testimoni orang-orang tentang Bio Oil ini bagus . Berapa sih harga Bio Oil ini? Yuk lanjut baca

Bio Oil Bio-Oil adalah spesialis produk perawatan kulit yang membantu menyamarkan bekas luka, stretch marks dan warna kulit yang tidak merata. Juga bermanfaat pada penuaan kulit dan kulit kering. Mantap ya!


Formulasi Bio-Oil merupa…

Curhat tentang dokter - RS. Hermina Tangerang

Tepatnya tanggal 09 Januari 2012 saya cek kehamilan di RS. Hermina Tangerang. Dengan dokter IS (inisial aja yah, mungkin kalau ada yang mau tau, bisa pm aja). Ini adalah kehamilan pertama saya, jadi yah kemarin milih dokternya liat dari jadwal yang sesuai dan si dokter ini cukup banyak jadwalnya di RS. Pikiran sih supaya gampang kalau mau ke dokter karena jadwal dia yang banyak di rs tersebut. Waktu itu saya booking via telepon dapat antrian nomor 1. Jadi jam 8 malam itu saya pasien pertama si dokter. 
Baca juga : Kontrol Kehamilan di RS. Melati Tangerang


Singkat cerita tanpa senyum dan si dokter langsung nanya 'kenapa'. Saya : 'mau cek kehamilan dok' Lalu suster menyuruh saya untuk duduk di kursi (mungkin yang udah pernah, tau kan diapain? :D) Kalo kata temen mah, kaya gagang sapu, LOL. Dokter langsung tau kalo saya sempet ada flek. Dan cuma periksa gitu aja, ngga dijelasin blas. Habis itu turun dari singgasana kursi obok obok. Saya duduk depan dokternya. Dokter bilang u…

Atasi sungsang dengan senam sujud

Atasi sungsang dengan senam sujud ~ Memasuki masa-masa akhir kehamilan, tepatnya pada 29 minggu, saya dan suami kontrol ke RS Hermina Tangerang, alhamdulillah baik-baik semua tapi si kaka posisinya masih belum masuk jalan lahir, kepala belum di bawah alias sungsang disebutnya, jadi harus banyak senam sujud :) dokter menyarankan supaya dalam sehari itu minimal 5x senam sujud selama 15 menit. Wow?? Perlu diinget supaya melakukannya di atas tempat tidur aja atau alas yang empuk, biar kalau si bumil oleng jatuh kecapean ngga kena dasar yang keras. Ngomong-ngomong masa akhir kehamilan, pas di RS kita diarahkan untuk registrasi untuk persalinan. Berhubung melihat search keywords yang terdampar ke blog ini, ada yang nyari nomor telepon Hermina, ada yang nyari biaya dokter kandungan di Hermina Tangerang. Kalau dokter kandungan untuk konsultasi dokter obsgyn Rp. 126.000. itu sudah termasuk USG. Nomor teleponnya bisa ke 021-55772525. Biasanya sebelum kontrol, melakukan booking lewa…