Selain Cinta, Kita Perlu 5 Hal Ini di Awal Pernikahan

Selain cinta, kita perlu 5 hal ini di awal pernikahan ~ Suka Duka selama 5 tahun pernikahan. . Nggak bisa dibilang singkat atau lama, yang pasti alhamdulillah Allah selalu kasih bahagia. Walaupun pernah mengalami hal yang pahit sekali pun, tapi kami selalu yakin Allah maha baik, teramat baik. 


5 hal di awal pernikahan


Kamu bilang kita adalah pasangan uncommon. Disitu daku mau ngakak. Apa betul kami adalah pasangan yang uncommon? Selama 5 tahun pernikahan, ngalamin cek-cok gitu ya bisa dihitung memang dengan jari. Kebayang betapa ademnya rumah kami meskipun nggak ada pohon yang bagus?  Lol.

Kami nggak suka yang imitasi-imitasi dalam kehidupan. Pure apa adanya. Kurang lebih ya kami berdua tuh sama. Mungkin hampir nggak bisa basa-basi. Meski begitu tetap ada sisi yang berbeda. Kalau ditanya soal cemburu, ini sudah pasti ada :) 


Nah, colab blog sama Diah kali ini mau bahas tema anniversary. Untuk yang mau baca punya Diah bisa mampir ke 3 Hal Tentang Anniversary. Diah lagi countdown, langgeng-langgeng ya Di :)

5 tahun pertama pernikahan katanya cukup penuh badai-badai. Selanjutnya 5 tahun kemudian dan kelipatannya. Berhubung baru pernah mengalami 5 tahun pertama yang yaaa amazing, saya sih berharap selalu amazing sampai tahun-tahun selanjutnya. Ini cuma sharing pengalaman di 5 tahun pertama pernikahan ya. Selain cinta, kita perlu 5 hal ini di awal pernikahan:

Penyesuaian
Namanya baru menikah, pasti mengalami gejolak perbedaan entah karena kebiasaan pasangan yang kurang kita sukai atau penyesuaian terhadap anggota keluarga lainnya. Meski menikah itu yang menjalani adalah dua orang tapi tetap di sana ada kedua orang tua dan anggota keluarga lainnya. Apalagi yang pernah mengalami tinggal serumah dengan mertua. Ada gesekan sedikit tapi ya sebisa mungkin kita cheer up lagi. Butuh proses dan waktu yang nggak sebentar buat adaptasi.

Saling Terbuka
Menikah ya berarti memiliki teman hidup, punya teman saling berbagi cerita. Anytime, kecuali kalau beliau lagi meeting 😹. Percuma kalau kita nggak saling terbuka. Buat saya, sudah paling beneeer deh curhat ke pak suami. Selain beliau bukan ember bocor dan memang sangat terpercaya. Hehe. Nggak kompor meledug.  Sharing problematika kehidupan kan sangat perlu ya, tapi penting juga meletakkan cerita pada tempat yang tepat. Jangan ada yang dipendam sekecil apa pun itu. Let's Try!


Kerja Sama
Pernikahan akan terasa berat tanpa kerja sama antara suami istri. Ini fakta. Banyak kerabat yang keren, bisa bekerja sama antara suami istri. Sang suami meski capek bekerja, di malam hari tetap membuatkan susu untuk anaknya. Mungkin kelihatannya si istri sadis ya, tapi kan yang menjalani pernikahan tsb adalah mereka. Kalau saya memang jarang membangunkan paping ketika malam hari. Iyalah cig kan ASI 😹. Tapi saya ingat pernah gantian untuk tidur ketika Kaina bayi, Kaina sakit maunya digendongin. Ini sedih banget. Syukurlah kita bisa bekerja sama.

Ketika pasangan memiliki kekurangan, nggak perlu lah satu RT kita beri tahu. #whew. Kan pasangan kita adalah pakaian untuk kita. Justru harus saling back up. Nggak ada yang sempurna. Silahkan cari ke belahan dunia mana pun, takkan kau temui orang yang sempurna 🤣 kata emak. Saling support demi kualitas hidup masing-masing. Kritik dan saran juga asyik.


Memupuk Rasa Percaya
Bagian ini sungguh nggak mudah. Saya sebetulnya tipe yang cukup cemburuan tapi berusaha nggak terlihat seperti itu. Pak suami masih bisa menikmati hang out sama temannya, nonton sendirian di bioskop. Nggak berubah-berubah banget lah kehidupan sosialnya setelah menikah. Memiliki rasa percaya 100% pada pasangan bukan berarti daku tak cemburu. Saran saya coba buat rules seperti apa batas-batasnya. Jangan sampai cemburu buta ya.


Dont Look Back In Anger
Semarah-marahnya kita, sama-sama belajar nggak ingat lagi kesalahan yang lalu. Dengan begitu artinya, memaafkan sepenuh hati. Tentunya akan terasa melegakan jiwa dan raga. 


Di balik tips ini, masing-masing pasangan perlu rasa ikhlas dan kesabaran yang penuh. Ikhlas dan sabar seperti rumus yang tiada duanya ya. Dan karena pernikahan adalah ibadah. yang merupakan menyempurnakan setengah agama. Jadi, kalau mau gampang seperti orang single, ya nggak usah menikah. Saya juga masih belajar dan 5 hal ini nggak hanya di awal saja, perlu  terus diasah.

Semoga bisa selalu mengulang tahun pernikahan lagi, bersama bahagia dunia dan akhirat. Amin. Mohon doanya ya.

9 comments:

  1. saya sudah jalan12 tahun mbak memang banyak rintangan suka dan duka namun semua membuat hubungan kami semakin kuat hingga saat ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat yaa.. Smoga selalu bahagia barengan 😊

      Delete
  2. Bener banget deh, setelah menikah tempat curhat paling tepat ya Pak Su. Segala hal bisa jadi pembahasan, dan entah kenapa ya aneh aja klo ada sesuatu tp gak bilang ke doi, xixixix.

    Happy Annive ya Ci dan Papingnya, kompak slalu yaahh ;)

    ReplyDelete
  3. Aku noted ya mbk. Makasih sharingnya. Berguna banget nih buat aku yg belum nikah :))

    ReplyDelete
  4. Aku noted ya mbk. Makasih sharingnya. Berguna banget nih buat aku yg belum nikah dan akan segera nikah hehe :))

    ReplyDelete
  5. Wah, ini materi banget nih..hehe
    Bisa lebih dipelajari untukku yang memang belum masuk ke jenjang pernikahan..
    Nice share ya, Teh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah Ndi.. Smoga manfaat yaa

      Delete
  6. justru saya baru ngerasa open banget setelah di atas 5 tahun loh! awalnya menutupi dengan maksud baik tapi kayanya perlu sekali-kali jujur meski kejam hahah *piss

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di maming story. Yuk leave comment. Semoga bermanfaat ^^

Twitter / IG : @uciggg (sila follow yaa ^^)

cigrey.blogspot.co.id. Powered by Blogger.

© Maming Story, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena