Usaha Terbaik Seorang Ibu

Selama hidup, rasanya baru kali ini saya merasa telah melakukan usaha terbaik yaitu melahirkan! Iya, berjuang melahirkan. Katanya kalau di caesar itu nggak sakit?! Atau kalau melahirkan normal itu enak dan lebih terasa perjuangannya.




Duh. Nggak asyik sih kalau dibahas. Akan ada hati wanita yang mungkin terluka. Ya kan. Kita nggak bisa pukul rata dan menilai seorang ibu cuma dari cara melahirkan. 

Saya pernah ada di posisi keduanya, melahirkan caesar untuk si kakak dan normal untuk adik. Yang paling penting adalah ibu dan bayi selamat, sehat semuanya. Su cukup. Sebisa mungkin jaga pertanyaan, lahir caesar apa normal? Saya pribadi, enggan untuk menanyakan hal ini. Well, jadi kepanjangan kan haha.

Melahirkan itu magic hehe. Tepatnya sih jadi ibu itu luar biasa banget.

Entah ada kekuatan apa bisa makan sambil goreng plus nyuci piring. Multitasking, everyday. Semua ibu, rata-rata begitu kan. 

Dulu, saya pikir cuma ibu peri yang bisa selalu baik. Ternyata kita, sebagai ibu pun bisa selalu memberikan yang terbaik. Right. Do your best itu pilihan.

           

Melahirkan anak menurut saya juga melahirkan naluri baru. Rasa yang berbeda. Rasa yang nggak ada duanya. Beda lah pokoknya. Selalu punya hasrat melindungi dan menyayangi anak-anak. Berusaha memberi contoh yang baik. Jaga sikap. Meski nggak jarang juga sih berdebat dengan mereka :)) 

Balik ke soal melahirkan. .
Hmm, melahirkan itu ya antara hidup dan mati. Saya nggak ingat lagi rasa mulesnya.

Setelah melahirkan resmi harus menjadi seorang yang kuat namun tetap halus, itulah ibu. Juga bisa nangis berember-ember demi melegakan perasaan. Ayo ngaku :))

Melahirkan itu bukan hanya perjuangan saya seorang tapi juga suami. Usaha terbaik beliau adalah dengan merelakan telinganya dan menabahkan hatinya saat mendampingi persalinan. Gimana nggak? Setiap menit, detik, sang istri makin sering merintih kesakitan sebelum persalinan.

Saat anak-anak sakit, orang tua jauh lebih sakit. Itu kata bapak yang akhirnya saya rasakan juga.

Yang saya juga kira, perjuangan akan semakin ringan setelah melahirkan. 

Akhirnya... penantian 9 bulan. Ku sangka usai :D

Nyatanya ya, hidup harus terus berjuang. Melahirkan itu hanya setitik awal. Susah tidur saat hamil, setelah melahirkan ya juga ternyata masih susah tidur. But, enjoy it.

Kini, PR-nya adalah mendidik mereka. Dan lebih sulit dari sekedar melahirkan. So hard. Menjaga mood lalu menahan amarah. Hal yang amat susah. Terhadap orang lain mungkin rasa amarah saya bisa tahan tapi untuk anak-anak kecil ini, kadang menggelegar jua. Maafkan ya nak :'(

Tapi tapi. . Ingat penggalan lirik lagu Tic Band - Terbaik Untukmu
Setiap hembusan nafasku
Kulakukan yang terbaik untukmu. .


Tulisan ini untuk #1minggu1cerita
Semoga bisa diambil manfaatnya ya.

@uciggg
@mamingstory

       






12 comments:

  1. Nice story mom, hebat bisa VBAC heheu ternyata perjuangan baru dimulai setelah melahirkan ya^^ semangattt

    ReplyDelete
  2. ini banget.. setelah lahiran masih banyak tugas menanti yaa.. hehe. Semangat buibu

    ReplyDelete
  3. selamat yah mbak, semoga anaknya menjadi anak sholeh/sholeha dan berbakti kepada orang tua

    ReplyDelete
  4. Sampai kapan pun seorang ibu 'ga tidur' buat anak nya mba uci.. Jagain anaknya terus. So sweet.. Mau caesar or normal, semua sama sama hidup dan mati mba. Nyawa taruhannya. Semangat mba uci ^0^/

    ReplyDelete
  5. Mendidik, menjaga mood, dan menahan marah memang PR terbesar para orang tua yaa..setuju banget mbak Uci. Tetap semangat ya

    Tatat

    ReplyDelete
  6. Walopun sbnrnya aku ga suka anak2, dan akhirnya mau punya anak demi suami yg memang kepengin, tp lama2 bisa terbiasa jg sih dengan kehadiran mereka :) .. Trutama si bungsu yg paling bisa bikin maminya ini ketawa :D.

    ReplyDelete
  7. Perjuangan seorang ibu memang luar biasa, gak cuma disaat lahiran saja, tapi disaat lahir hingga besar. Semoga sehat selalu ya, Teh. Selamat, semoga anaknya bisa jadi anak yang berbakti sama orangtua, bisa membanggakan juga .. aamiin..

    ReplyDelete
  8. Wahhh mba orangnya semangat banget ya walaupun abis melahirkan masih bisa beraktifitas kembali hhe ;D

    ReplyDelete
  9. aaakkk... aku berkaca-kacaaa, jadi terkenang masa-masa awal melahirkan mbaa :')

    ReplyDelete
  10. Iyaaayy, akhirnya setor juga. Kemarin sy udah ngedraft setengah tp tertidur, DPO huhuhuh. Yasud gagal setor. Usahanya gak terbaik jadinya, hahahah.

    Huaa Uci, ngomongin lahiran.. Saya ntar lagi lahiran lagi nih Ci, doain lancar ya Cii. Pengennya bisa normal lagi. Sambil remas2 tangan PakSu biar bisa berbagi rasa sakit lagi ����

    ReplyDelete
  11. Setuju Ci, membesarkan lebih sulit daripada mengandung. Dulu aku pikir enggak masalah punya dua, tiga anak bisa ngurusnya. Eh baru dua, udah nyerah aku hahaha yg ketiga simpen dulu deh :P

    ReplyDelete
  12. Tetap semangat ya ci, klo mereka besar insyaAllah lelah kita terbayar :)

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di maming story. Yuk leave comment. Semoga bermanfaat ^^

Twitter / IG : @uciggg (sila follow yaa ^^)

cigrey.blogspot.co.id. Powered by Blogger.

© cigreydotcom, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena