Skip to main content

Melatih disiplin pada anak sejak dini

Melatih disiplin pada anak sejak dini merupakan salah satu hal penting yah mah. Tapi terkadang tak selamanya mulus, pasti ada aja halang rintangannya. Membiasakan sesuatu supaya menjadi rutinitas si kecil dan diingat olehnya sehingga disiplin menjadi salah satu pola hidup. Untuk anak yang paling ampuh yah tidak lain dan tidak bukan adalah memberi contoh. Mereka sangat pandai dan cepat merekam apapun yang dilihat, dirasa, didengar, semua inderanya bermain. Jadi perlu hati-hati sebagai orang tua untuk bertindak tanduk di hadapan buah hati. Ngga jarang juga mereka sebetulnya mendengar perkataan kita, tapi terkesan acuh tak acuh. Namanya juga anak-anak mah, masih terus eksplorasi, nyobain ini itu. Kita harus selalu bijak menerimanya.

Disiplin bukan keras atau berlatih layaknya militer untuk berperang hehe. Disiplin untuk anak adalah melakukan sesuatu sesuai waktu dan tanggung jawabnya. Membiasakan hal-hal yang sudah sepatutnya si kecil bisa sesuai umur mereka sekaligus tahap kemandirian. Contohnya makan dengan menggunakan tangan kanan, membiasakan makan dengan membaca do'a terlebih dahulu, melakukan toilet training dengan sabar dan masih banyak lagi yang harus dilatih supaya di usianya mereka sudah mampu melewati perkembangan baru.

Para mamah mungkin bisa mencoba hal-hal kecil untuk menanamkan kedisplinan karena banyak sekali manfaatnya. Mereka bisa mengembangkan pikirannya sehingga nalarnya berjalan dan menjadi pribadi mandiri percaya pada kemampuan diri sendiri. Hmm, berarti dengan membelajarkan anak untuk disiplin otomatis kita sudah harus disiplin dong, hehe. Mustahil kalau ingin punya anak yang disiplin tapi orang tuanya belum disiplin. Disiplin dengan cara-cara yang menyenangkan kadang terlupakan. Sering juga bernada perintah yang menyeramkan, ngebosenin, sampai mata melotot, bikin ngga semangat buat si anak. Apalagi dipikiran mereka kan hanya bermain, main dan main lagi. Tapi kita cobain ini yuk mah.

                                            
   

Berikan pola pada anak
Dimulai dari pagi hari bangun tidur jam berapa lalu melakukan apa setelah bangun tidur, biasanya saya mengajak untuk membaca do'a bangun tidur lalu menawarkan minum, pipis. Seringkali penolakan ketika diajak minum, pipis. Setelah itu rutinkan terus, jam makan, jam mandi, jam bermain, istirahat sesuai jadwal sehari-harinya. Beri pengertian bahwa waktunya bangun harus bangun, ada waktunya untuk bermain, juga waktu istirahat dan makan. Selain itu juga butuh waktu untuk proses ini, lama-kelamaan mereka bisa mengatur kegiatan mereka sendiri. Dari awal lahir bayi sudah bisa kita kenalkan pola. Pada tahap ini memang harus ekstra sabar dan konsisten ya mah, pasti bisa.

Membiasakan hal yang baik, sopan santun
Tak lupa membiasakan untuk mengucap salam ketika bertamu, meminta maaf bila salah, berdo'a sebelum dan sesudah melakukan sesuatu. Coba deh moms misalnya sengaja kita ngga baca do'a sebelum makan, mereka kalau udah biasa berdo'a, pasti bakalan protes kenapa ngga membaca do'a. Kebaikan sekecil apapun juga harus kita kenalkan mah, sering terlupa kata 'tolong' jika meminta sesuatu. Kita bisa contohkan dengan meminta tolong pada anak untuk mengambil remote tv. Sesederhana itu, kata 'tolong' jangan sampai dilupakan ya mah.

Belajar bertanggung jawab dan membantu orang tua
Merapihkan mainan adalah hal kecil yang bisa kita asah jadi pola disiplin. Meski kelihatannya sepele tapi saya rasa ngga. Para mamah pasti juga setuju kaaan? :D misalnya ada penolakan untuk merapihkan mainan, kita harus bertanya pada si anak, alasan menolaknya. Kita bisa bersama-sama koq merapihkan mainannya, biasanya ini cukup ampuh atau bisa juga sambil nyanyi-nyanyi karena kan anak-anak suka bernyanyi untuk membangkitkan semangatnya mungkin setelah capek bermain. Goalnya ada dua nih, bertanggung jawab dan membantu orang tua, kan PeEr juga yaa kalau ngerapihin mainan.

Meletakan sesuatu pada tempatnya
Selalu memberi tahu untuk meletakan kembali benda-benda yang ada di rumah pada tempatnya. Bisa dengan buang sampah pada tempatnya kalau habis makan permen misalnya. Menaruh kembali sepatu, sendal sehabis dipakai. Menaruh pakaian kotor pada tempatnya. Anak-anak juga harus tahu manfaatnya meletakan kembali barang-barang pada tempatnya, misal menaruh mainan pada tempatnya, kita bisa bilang supaya kalau nanti nyari mainan ngga bingung lagi, bisa langsung cepat ketemunya. Perintilan mainan kan pasti banyak banget yaaa, sambil belajar mengelompokkan sesuatu, misalnya masak-masakan jangan dicampur dengan alat-alat menulis. Dengan belajar ini, orang tua juga akan terbantu koq.

Memberikan teguran dan pujian 
Teguran tidak boleh bersifat kekerasan lho mah :) teguran secara halus, lebih ke arah pendekatan, bicara dari hati ke hati berefek luar biasa dibanding dengan omelan plus mata melotot hihiii. Misalnya ngga mau mandi, kita harus jelasin nih mah kenapa harus mandi, kalau ngga mandi nanti badan kakak / adek jadi gimana, gerah, banyak kuman, bau atau dilalerin ( lebay ). Nah kalau pujian bisa berupa hadiah, pelukan, ciuman kalau si anak melakukan kepatuhan. Ini bakalan jadi penyemangat buat dia. 

Para mamah mungkin ada cara yang beda? Share di komen yaaa..buat saling menambahkan.
Suksessss yah mah untuk belajar disiplinnya, moga anak-anak kita menjadi orang yang bermanfaat, sukses dunia akhiratnya, amin. Karena dengan disiplin sejak dini, mereka akan mudah melangkah menjadi anak-anak hebatnya mama.

Comments

  1. Menerapkan pola itu penting ya mba, No.1 aku lagi banyak belajar nih.. Sedang trimester ke II Alhamdulillah.. :)) jadi belum bisa banyak komentar, masih memperdalam ilmu tentang anak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah,moga lancar yah lahiran selamat ibu dan anaknya.. sbntar lagiiii bisa ngerasain koq :)

      Delete
  2. setuju sama poin terakhir momss hihi.
    Itu teguran ngga boleh keras keras amat, karena mungkin bisa berujung pada pemberontakan. Lebih baik PDKT yah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaah luuk yuk cepetan pdkt heheuu..

      Delete
  3. meletakkan sesuatu pada tempatnya ini hal kecil tapi kalau sejak dini jadi terbiasa. Anak-anak jadi lebih disiplin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya mba,plus juga mengajar kerapihan ya ^^

      Delete
  4. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Non inge, afwan kepencet delete komennya.. smangat yaa pola yg sulit biar jd mudah, krna mau tk yaa

      Delete
  5. kurang lebih nerapin yang sama, cuma ditambah tauhid supaya anak disiplin dengan aturan Allah SWT

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya bude siap insya Allah ditambahin ^^

      Delete
  6. aku juga membiasakan iyas belajar membantuku, Alhamdulillah lumayan terbantu dengan adanya little helper ini hehehe

    ReplyDelete
  7. terguran dan pujian itu penting ya tapi dalam porsi yang benar

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai, terima kasih sudah mampir di maming story. Yuk leave comment. Semoga bermanfaat ^^

Twitter / IG : @uciggg (sila follow yaa ^^)

Popular posts from this blog

Menghilangkan flek hitam di wajah dengan Bio Oil

Menghilangkan flek hitam di wajah dengan Bio Oil ~ Saya mau cerita pengalaman menghilangkan flek hitam sekaligus bekas jerawat pakai Bio Oil. Temans blogger juga sudah banyak yang review sementara saya belum nyobain dan penasaran. Apa iyasih Bio Oil ini bisa bikin pudar scars or stretch marks setelah lahiran? Ng, tapi saya tertarik nyobain Bio Oil untuk menghilangkan flek hitam di wajah dan bekas jerawat dulu. Hasilnya setelah 3 minggu memang nampak sedikit memudar, ya orang baru pakai 3 minggu. So, wajar ya kan butuh proses nggak langsung simsalabim :)) Jadi lanjut cerita, Bio Oil ini tuh apa dan seperti apa sih? Apa bisa menghilangkan flek hitam di wajah? Karena testimoni orang-orang tentang Bio Oil ini bagus . Berapa sih harga Bio Oil ini? Yuk lanjut baca

Bio Oil Bio-Oil adalah spesialis produk perawatan kulit yang membantu menyamarkan bekas luka, stretch marks dan warna kulit yang tidak merata. Juga bermanfaat pada penuaan kulit dan kulit kering. Mantap ya!


Formulasi Bio-Oil merupa…

Curhat tentang dokter - RS. Hermina Tangerang

Tepatnya tanggal 09 Januari 2012 saya cek kehamilan di RS. Hermina Tangerang. Dengan dokter IS (inisial aja yah, mungkin kalau ada yang mau tau, bisa pm aja). Ini adalah kehamilan pertama saya, jadi yah kemarin milih dokternya liat dari jadwal yang sesuai dan si dokter ini cukup banyak jadwalnya di RS. Pikiran sih supaya gampang kalau mau ke dokter karena jadwal dia yang banyak di rs tersebut. Waktu itu saya booking via telepon dapat antrian nomor 1. Jadi jam 8 malam itu saya pasien pertama si dokter. 
Baca juga : Kontrol Kehamilan di RS. Melati Tangerang


Singkat cerita tanpa senyum dan si dokter langsung nanya 'kenapa'. Saya : 'mau cek kehamilan dok' Lalu suster menyuruh saya untuk duduk di kursi (mungkin yang udah pernah, tau kan diapain? :D) Kalo kata temen mah, kaya gagang sapu, LOL. Dokter langsung tau kalo saya sempet ada flek. Dan cuma periksa gitu aja, ngga dijelasin blas. Habis itu turun dari singgasana kursi obok obok. Saya duduk depan dokternya. Dokter bilang u…

Atasi sungsang dengan senam sujud

Atasi sungsang dengan senam sujud ~ Memasuki masa-masa akhir kehamilan, tepatnya pada 29 minggu, saya dan suami kontrol ke RS Hermina Tangerang, alhamdulillah baik-baik semua tapi si kaka posisinya masih belum masuk jalan lahir, kepala belum di bawah alias sungsang disebutnya, jadi harus banyak senam sujud :) dokter menyarankan supaya dalam sehari itu minimal 5x senam sujud selama 15 menit. Wow?? Perlu diinget supaya melakukannya di atas tempat tidur aja atau alas yang empuk, biar kalau si bumil oleng jatuh kecapean ngga kena dasar yang keras. Ngomong-ngomong masa akhir kehamilan, pas di RS kita diarahkan untuk registrasi untuk persalinan. Berhubung melihat search keywords yang terdampar ke blog ini, ada yang nyari nomor telepon Hermina, ada yang nyari biaya dokter kandungan di Hermina Tangerang. Kalau dokter kandungan untuk konsultasi dokter obsgyn Rp. 126.000. itu sudah termasuk USG. Nomor teleponnya bisa ke 021-55772525. Biasanya sebelum kontrol, melakukan booking lewa…